Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Sebelas Pejabat Struktural RSUD Padang Pariaman Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Rabu, 13 Februari 2019 - 20:10:58 WIB - 12759
Sebelas Pejabat Struktural RSUD Padang Pariaman Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Surat pengunduran diri 11 Pejabat Struktural RSUD Parit Malintang


PADANG PARIAMAN - 11 orang pejabat struktural Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parit Malintang Padang Pariaman mengundurkan diri secara bersamaan pada Jumat (8/02) kemarin.

Adapun 11 pejabat yang mundur dari jabatan diantaranya: Kepala Bagian (Kabag) TU, Kasi Bidang Perencanaan, Kabid Pelayanan Medis, Kabid Penunjang Medis, Kasi Perawatan, Kasi Penunjang, Bid Perencanaan, Kabag Umum dan bidang, Kasi Pelayanan, Kabid Keuangan dan Kasubag Keuangan.

"Benar kita telah menerima surat pengunduran diri pejabat di RSUD Parit Malintang dari jabatannya yang berjumlah 11 orang," sebut Plt. BKPSDM Mayzar Selasa (12/02) kemarin.

Menyikapi hal tersebut ia mengatakan akan mencari solusi atas persoalan yang ada.

"Sedangkan menyangkut pengunduran diri mereka itu merupakan hak yang bersangkutan dan kita telah menerima surat pengunduran diri mereka dari jabatannya," ulas Mayzar.

Sedangkan masalah keputusan bagaimana dengan jabatan mereka terletak pada pimpinan.

Terpisah salah seorang Pejabat RSUD yang menyatakan mengundurkan diri Jabatannya selaku Kabag TU, Yusra Zein mengatakan, surat pengunduran diri mereka telah diserahkan pada BKPSDM pada Jumat kemarin.

"Jadi pada intinya kalau sudah tidak nyaman lagi pada jabatan yang kita emban untuk apa dipertahankan," ucapnya saat dihubungi via telepon, Rabu (13/02).

Disampaikan, alasan mereka yang mengundurkandiri karena alasan:
a. Tidak adanya komunikasi yang baik antara jajaran dan bawahannya dalam menjalankan tugas.
b. Banyaknya pembagian tugas yang tidak sesuai dengan TUPOKSI masing-masing bidang dan bagian.
c. Beberapa kebijakan terkait pelayanan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
d. Beberapa pelaksanaan kegiatan yang dijalankan tidak berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
e. Tidak adanya fokus prioritas
Dalam menjalankan kegiatan sehingga menurut penilaian kami akan berpotensi menyebabkan defisit berkelanjutan pada keuangan BLUD RSUD.
f. Beberapa proses pencairan dana/spj atas perintah langsung pimpinan daerah tidak sesuai dengan peraturan keuangan yang berlaku.

Disamping itu lanjutnya, komunikasi yang tidak baik antara pimpinan RSUD (Direktur) dengan bawahannya menambah tidak harmonisnya hubungan pekerjaan yang dijalankan dalam keseharian.

"Saat ini kita masih menjalankan tugas sebagaimana mestinya, sembari menunggu keputusan dari Kepala Daerah," pungkasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Parit Malintang Lismawati saat dihubungi via WA menjawab belum bisa dimintai ket. terkait hal tersebut karena dalam kondisi pemeriksaan oleh Inspektorat. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,padang-pariaman,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tenaga Pendidik SMPN 1 Tilatang Kamang Terapkan Pembelajaran Bahasa Inggris Dengan Metode Ini

Tenaga Pendidik SMPN 1 Tilatang Kamang Terapkan Pembelajaran Bahasa Inggris Dengan Metode Ini

BUKITTINGGI - Sebenarnya pembelajaran bahasa internasional seperti bahasa Inggris bukanlah pelajaran yang menyulitkan,...

Pasca Gempa, Bangunan Puskesmas Desa Malakkopak Mentawai Mengalami Rusak Berat

Pasca Gempa, Bangunan Puskesmas Desa Malakkopak Mentawai Mengalami Rusak Berat

MENTAWAI - Akibat gempa yang terjadi beberapa hari kemarin di Mentawai, khususnya pulau Sikakap, rumah warga serta...

Tingkatkan Kesejahteraan Kalangan Petani, Dandim 0307 Tanah Datar Sosialisasikan Bios 44

Tingkatkan Kesejahteraan Kalangan Petani, Dandim 0307 Tanah Datar Sosialisasikan Bios 44

TANAH DATAR - Dandim 0307 Tanah Datar mensosialisasikan pemakaian BIOS 44 sekaligus memperkenal hak paten fermentasinya...

PWNA Sumbar Gelar Muskerwil dan Dialog Ideopolitor, Ini Kata Desi Asmaret

PWNA Sumbar Gelar Muskerwil dan Dialog Ideopolitor, Ini Kata Desi Asmaret

PADANG -- Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sumatera Barat menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil)...

Wakil Walikota Pariaman: Sate Pariaman Aman dan Halal

Wakil Walikota Pariaman: Sate Pariaman Aman dan Halal

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyudin mengatakan sate Pariaman enak dan halal untuk dikonsumsi. Demikian...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media