Saturday, 17 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Walikota Bukittinggi Serahkan SK Pengangkatan 74 CPNS

Rabu, 13 Februari 2019 - 20:56:40 WIB - 1277
Walikota Bukittinggi Serahkan SK Pengangkatan 74 CPNS
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyerahkan SK Pengangkatan CPNS, Rabu (13/2)


BUKITTINGGI - Sebanyak 74 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lulus seleksi, Rabu (13/2) diserahkan SK Pengangkatannya oleh Walikota Ramlan Nurmatias, di Hall Balaikota Bukittinggi.

Terhadap ke 74 CPNS yang menerima SK Pengangkatan itu, menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bukittinggi, Sustinna, selanjutnya diberikan Pembekalan CPNS selama sepuluh hari.

"Saat Kemenpan RB membuka penerimaan CPNS untuk Kota Bukittinggi secara Online, 759 orang mendaftarkan diri, dan melakukan tes seleksi sebanyak tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, menilai tingkat kepatuhan dan ketelitian atas perintah, keabsahan berkas dan kesesuaian pendidikan dengan jabatan yang dibutuhkan," kata Sustinna.

Hasilnya, dari 503 peserta Tenaga Guru, dinyatakan lulus 200 orang, 130 peserta Tenaga Kesehatan, dinyatakan lulus 54 orang, 77 peserta Tenaga Teknis, dinyatakan lulus 38 orang.

Kemudian, Seleksi Kompetensi Dasar, mengukur tingkat intelengesia umum, kepribadian dan wawasan kebangsaan. Hasilnya, dari 200 peserta Tenaga Guru, dinyatakan lulus 88 orang, 54 peserta Tenaga Kesehaan, dinyatakan lulus 35 orang, dan 38 peserta Tenaga Teknis, dinyatakan lulus 21 orang.

Berikut, seleksi Kompetensi Bidang, hasilnya 88 orang peserta Tenaga Guru dinyatakan lulus 41 orang, 35 peserta Tenaga Kesehatan dinyatakan lulus 21 orang dan 21 peserta Tenaga Teknis dinyatakan lulus 12 orang.

Dari 78 Formasi yang tersedia pada awalnya, 4 formasi diantaranya tidak dapat terpenuhi, yaitu 3 orang formasi Perekam Medis dan 1 orang formasi Guru Bimbingan Konseling. Sehingga, hanya 74 formasi yang ditetapkan, terdiri dari 17 orang Laki-laki dan 57 orang perempuan.

"Sejak awal seleksi, Pemko Bukittinggi tidak pernah bertatap muka dan melakukan wawancara secara formil kepada peserta. Para CPNS inipun secara kedinasan belum kenal dengan ASN Kota Bukittinggi, SKPD dan Pimpinan Daerah. Karena itu diadakanlah Orientasi dan Pembekalan agar lebih kenal dengan Pemko Bukittinggi dan seluruh aparaturnya sekaligus memahami tugas dan kewenangan selaku Abdi Negara dan Abdi Masyarakat di Pemko Bukittinggi," ujar Sustinna.

Pemko Bukittinggi berusaha mewujudkan CPNS yang berkualitas, berintegritas dan professional dibidangnya, sehingga cita-cita pemerintah puat menjadikan CPNS yang berkualitas dan mengayomi masyarakat telah diupayakan sejak awal.

Orientasi dan pembekalan ini, katanya, dilaksanakan mulai tanggal 13 februari hingga tanggal 19 Maret yang wajib diikuti 74 CPNS Kota Bukittinggi yang tiap harinya dimulai dengan Apel Pagi pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB. Akan dibagi menjadi tiga kategori, tata muka dikelas berupa Ceramah Umum oleh Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, Etika Organisasi dan Etika Pelayanan Publik oleh Sekretaris Daerah, Pengenalan dan Pemahaman Layanan Kepegawaian/ Manajemen ASN, Pembinaan/ Pengawasan Administrasi dan pembinaan DIsiplin PNS dari BKPSDM, Pembinaan/ pengawasan Administrasi dan Pembinaan Disiplin PNS oleh Inspektorat, Membangun Nilai Spiritual oleh pemuka agama, Materi Pelayanan Hukum oleh Bagian Hukum dan HAM, MAteri Pengenalan Struktur dan Uraian Tugas oleh Bagian Organisasi, Materi Peran Aparatur dalam Pengembangan Pariwisata oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan Tata Cara Upacara Sipil dan PBB oleh Satpol PP dan Dishub.

Pada orientasi ini, para CPNS akan melakukan pengenalan kewenangan dan tupoksi beberapa SKPD. CPNS akan dibagi dan bekerja selama 1 minggu pada SKPD yang telah ditentukan. Tugas CPNS itu adalah mengenal dan memahami kewenangan tugas dan tanggung jawab SKPD, mengenal pejabat-pejabat yang ada yang akhirnya dirangkum dalam sebuah laporan.

Sesuai Keputusan Menpan RB, CPNS akan ditempatkan pada DInas Lingkungan Hidup 2 oarang, Dinas PUPR 8 orang, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman 2 orang, Dinas Kesehatan/ 7 UPTD Puskesmas 21 orang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan/ UPTD Sekolah (5 SMP dan 23 SD) sebanyak 13 orang tingkat SMP dan 28 orang tingkat SD.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, setelah menerima SK CPNS maka pertama sekali yang harus dilakukan adalah harus bersyukur. Karena baju Korpri itu tidak semua orang bisa memakainya. Tidak bisa dibeli dengan uang. Dengan rangkaian tes yang sulit, yang berhasil menjadi CPNS termasuk yang beruntung. Menyisihkan sekian banyak calon yang lain.

"Tapi anda perlu tahu perjuangan anda belum selesai. Masih panjang perjuangan yang akan dihadapi. Pemerintah masih bisa mengeluarkan anda dari CPNS jika tidak mematuhi peaturan yang ada. Tidak patuh dan setia kepada Negara Indonesia dan UUD 1945," ujar Ramlan.

Setelah menjadi CPNS maka CPNS telah menjadi panutan masyarakat, cara berpikir dan bertindak harus berubah. Aparatur Sipil Negara tugasnya adalah mengabdi kepada pemerintah dan masyarakat. Jangan bercita-cita menjadi orang kaya. Kalau ingin jadi orang kaya maka jangan jadi PNS. Sumpah yang pertama adalah loyalitas, harus loyal, tidak bisa tidak. Banyak tantangan dalam melaksanakan pekerjaan nantinya, karena itu perlu mengikuti orientasi yang akan membantu kinerja nantinya.

Ramlan menyebutkan, sumpah selanjutnya menyimpan rahasia jabatan dan rahasia negara. Tidak boleh rahasia negara dibocorkan. Itu berarti tidak setia kepada negara. Harus mementingkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi. Untuk menjadi ASN telah ada aturan yang mengatur bagaimana cara berpakaian, bagaimana cara bersikap, berbicara dan bertingkah laku. Jika melanggar maka anda bisa terkena hukuman, yang paling berat diberhentikan secara tidak hormat.

"Oleh karena itu, kalau ingin benar-benar mengabdi dan berkembang karirnya nanti maka ikuti dan patuhi aturan, bekerjalah dengan baik dan jujur, kembangkan energi positif anda, jangan merasa sok hebat dan pintar, kembangkan inovasi dan kreatifitas yang membangun dan mendukung kinerja. Jangan membiasakan disiplin yang tidak baik. Jangan biasakan menumpuk pekerjaan. Apa tanggung jawab yang diberikan, pelajari dan laksanakan, jangan menolak," tegas Ramlan.

Disebutkan, tugas ASN adalah melayani masyarakat dengan baik. Berikan senyuman dan pelayanan prima. Menjaga jatidiri pemerintah dalam bekerja. Menjaga kebersamaan, persatuan dan kekompakan dalam bekerja. Satu lagi, ASN tidak boleh berpolitik, punya pilihan tentu saja, tapi hanya saat memberikan suara pada Pemilu April 2019 nanti.

"Selain itu anda harus tahu, kepala daerah punya visi dan misi, punya cita-cita dan tujuan. Harus tahu kondisi kota Bukittinggi. Jika ada yang ragu dan kurang tahu, tanya kepada senior dan pimpinan. Tambah bacaan dan ilmu. Jika ada hal yang membahayakan dan berpotensi merugikan, cepat laporkan. Staf yang baik adalah staf yang berani menyampaikan apa yang benar kepada pimpinan. Yakinlah dari 74 CNPS ini ada yang akan menjadi pejabat. Dan langkah itu dimulai dari sekarang. Rapor kinerja anda sangat menentukan," tutup Ramlan. (rul)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Qori dan Qariah Kota Padang Panjang yang Berlaga di MTQ Nasional Tingkat Sumbar Terima Bonus

Qori dan Qariah Kota Padang Panjang yang Berlaga di MTQ Nasional Tingkat Sumbar Terima Bonus

PADANG PANJANG - Perjuangan para Qori dan Qariah Kota Padang Panjang yang berlaga pada MTQ Nasional tingkat Sumatera...

JPU Tuntut Pasutri Penjual Sate Daging Babi di Padang dengan Tiga Tahun Penjara

JPU Tuntut Pasutri Penjual Sate Daging Babi di Padang dengan Tiga Tahun Penjara

PADANG -- Pasangan suami-isteri Bustami dan Evita yang menjadi terdakwa Sate Padang yang diduga pakai daging babi...

Di Akhir Masa Jabatan, Sejumlah Anggota Dewan Padang Panjang Mohon Pamit

Di Akhir Masa Jabatan, Sejumlah Anggota Dewan Padang Panjang Mohon Pamit

PADANG PANJANG - Suasana haru mewarnai Rapat Paripurna DPRD, sore itu. Sejumlah anggota dewan yang mengakhiri masa...

Inilah Pertemuan Haru Wagub Nasrul Abit dengan Penderita Tumor Ganas Maxilla di Tanah Datar

Inilah Pertemuan Haru Wagub Nasrul Abit dengan Penderita Tumor Ganas Maxilla di Tanah Datar

TANAH DATAR -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menelusuri jalan setapak menyambangi Ibu Halfiyet penderita...

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media