Monday, 22 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Wabup Melalui PHnya Tanggapi Pemberitaan Kasus LH Mandeh, Sikap Bupati Pessel Dipertanyakan

Rabu, 13 Februari 2019 - 22:26:39 WIB - 1526
Wabup Melalui PHnya Tanggapi Pemberitaan Kasus LH Mandeh, Sikap Bupati Pessel Dipertanyakan
Kasubdit Penyidikan Perusakan Lingkungan, Kebakaran Hutan dan Lahan, Shaifuddin Akbar, saat menunjukan lokasi yang rusak milik salah satu pejabat namor dua di Pesisir Selatah. (Dok. Haluan)


PESISIR SELATAN - Terkait Pemberitaan, dengan judul "Terkait Kasus Pengrusakan Hutan Magrove di Mandeh, Bupati Pessel: Ada Permainan Apa Ini??", Wakil Bupati Pesisir Selatan Risma Yul Anwar melalui penasehat hukum memberikan tanggapan terhadap permasalahan tersebut.

Berikut tanggapan tertulis yang disampaikan tim penasehat hukum Wabup, Sutomo, SH yang diterima Minangkabaunews, Rabu (13/2/2019).

Pernyataan Pers Penasehat Hukum
Wakil Bupati Pesisir Selatan Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd.
Terkait Kasus Lingkungan Hidup di Mandeh

Sehubungan pemberitaan media massa lokal Sumatera Barat, hari Rabu (13/2/2019), terkait pernyataan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang meminta penegak hukum serius tuntaskan kasus Mandeh, maka berdasarkan surat kuasa tertanggal 03 Januari 2019, bersama ini kami sampaikan tanggapan sebagai berikut:

Bahwa, sampai tanggal pernyataan pers ini, kasus Wakil Bupati Pesisir Selatan Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd ("klien") terkait kasus Mandeh masih di tangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPNS KLHK) atau belum P21. Dimana saat ini klien kami masih menunggu kemungkinan kasusnya dilimpahkan oleh penyidik tersebut ke penuntut umum (P21) atau dihentikan (SP3).

Bahwa di samping itu, kami juga mempertanyakan sikap Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, mengapa terkesan kuat hanya mendesak kasus klien kami saja yang cepat dinaikkan, mengapa tidak mendesak terlapor lain dalam kasus yang sama agar juga segera diproses hukum, sesuai asas persamaan di depan hukum dan asas keadilan.

Bahwa, berdasarkan informasi klien kami, ada 4 (empat) orang terlapor yang disampaikan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan Jaksa Agung RI, yakni: klien kami, Nasrul Abit sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat, Yogan Askan (pengusaha) dan Deni (mantan Kapolres Pesisir Selatan).

Bahwa, sampai tanggal pernyataan pers ini, baru klien kami saja yang diproses hukum dari keempat terlapor di atas. Padahal, dari keempat terlapor tersebut, sangkaan perusakan lingkungan hidup kepada klien kami terhitung paling kecil jumlahnya, yaitu hanya kurang lebih hanya 1 Ha.

Bahwa dalam hubungan ini, kami juga meminta semua pihak khususnya penegak hukum dalam semua tingkatan bertindak cermat penuh kehati-hatian, termasuk menyangkut kemungkinan upaya paksa, untuk menghindari kerugian moril dan materil klien kami yang tidak dapat dipulihkan. Oleh karena menurut data kami, berdasarkan hasil penelitian konsultan independen, persentase kerusakan lahan milik klien kami sangat kecil, atau masih dibawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah.

Demikian pernyataan pers ini disampaikan kiranya dapat dipergunakan oleh media massa agar terdapat keseimbangan informasi di tengah masyarakat. Terima kasih.

(Romeo)

BACA JUGA: Terkait Kasus Pengrusakan Hutan Magrove di Mandeh, Bupati Pessel: Ada Permainan Apa Ini??

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo
Tag: daerah,hukum,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Camat Rao Utara Disertijab, Ini Harapan Staf Ahli Bupati Pasaman

Camat Rao Utara Disertijab, Ini Harapan Staf Ahli Bupati Pasaman

...

Pelanggaran Kecil dan Ketegasan Kita

Pelanggaran Kecil dan Ketegasan Kita

Oleh: Sartana, S.Psi., MA Ini cerita teman dari teman saya. Pada suatu pagi, di sebuah grup Whatsapp yang mestinya...

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

PARIAMAN - 194 Napi (Narapidana) di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman gunakan hak pilihnya (DPTB 191+3 DPK) pada Rabu...

Urai Sampah Organik, Warga Pariaman Manfaatkan Belatung

Urai Sampah Organik, Warga Pariaman Manfaatkan Belatung

PARIAMAN - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Jawi-Jawi II, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman...

Dandim 0319 Mentawai Tanam Seribu Pohon di Pantai Mapaddegat

Dandim 0319 Mentawai Tanam Seribu Pohon di Pantai Mapaddegat

MENTAWAI - Komandan Kodim (Dandim) 0319 Mentawai tanam pohon cemara udang di Pantai Mapaddegat Desa Tuapejat,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media