Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia tak Tinggal di Dalam Negeri, Ternyata Begini Faktanya

Senin, 18 Februari 2019 - 22:53:59 WIB - 6549
Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia tak Tinggal di Dalam Negeri, Ternyata Begini Faktanya
Prabowo Subianto (Foto: Dok. Istimewa)


POLITIK - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendukung pesatnya perusahaan rintisan atau startup untuk bisa berkembang menjadi unicorn di dunia.

Namun, ada hal yang perlu diwaspadai dari perkembangan Unicorn saat ini. Yaitu, semakin derasnya uang RI lari ke luar negeri. Unicorn sendiri merupakan sebutan bagi startup yang kapitalisasi usahanya sudah mencapai US$1 miliar.

"Nah, kalau kita tidak hati-hati dengan anti sosial untuk internet, e-Commerse ini, e itu, saya khawatir, ini juga bisa memperpecat arus larinya uang ke luar negeri," tegasnya dalam Debat Capres 2019 Kedua di Jakarta, Minggu malam, (17/2/2019).

"Ini bukan saya pesimistis, ini saya ingin menggugah kesadaran bahwa sistem sekarang ini memungkinkan uang kita mengalir ke luar negeri," tambahnya. Nah, bagaimana faktanya?

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Misbah Hasan, seperti dikutip dari keterangannya mengatakan bahwa tidak terpenuhinya target penerimaan. Khususnya, Target Repatriasi Dana dari Luar Negeri.

Namun, dari sisi deklarasi harta kekayaan, jumlahnya terbilang berhasil mencapai 4.855 triliun. Sedangkan Repatriasi, realisasinya hanya Rp147 triliun dari target Rp1.000 triliun.

Pengampunan pajak atau tax amnesty belum mampu secara maksimal meningkatkan partisipasi Wajib Pajak (WP). Total peserta tax amnesty sebanyak 965.983 WP atau hanya 2,95 persen dari WP terdaftar di 2016.

Secara jangka pendek, tax amnesty masih belum mampu menjadi solusi penerimaan negara. Namun, secara jangka panjang melalui deklarasi harta kekayaan senilai Rp4.800 triliun dapat menjadi modal awal yang baik.

Sementara itu, Manajer Advokasi FITRA, Ervyn Kaffah mengatakan, Presiden Joko Widodo memiliki agenda yang jelas mengenai hal ini. Selain kebijakan tax amnesty, sekarang ini ada penandatanganan Bantuan Hukum Timbal Balik (Mutual Legal Assistance/MLA) dengan Swiss.

Berdasarkan data DJP kemenkeu, kebijakan tax amnesty berhasil merepatriasi Rp147 trilun dari total deklarasi luar negeri sebesar Rp1.031 triliun. Pada 4 febuari 2019, pemerintah Indonesia membuat MLA dengan Pemerintah Swiss untuk mengembalikan harta kekayaan orang Indonesia yang disimpan di sana (Swiss).

Sementara itu, Iqbal Damanik, peneliti AURIGA mengungkapkan, catatan dari Bank Indonesia baru 93 persen devisa hasil ekspor Indonesia yang balik ke dalam negeri dan baru 15 persen yang sudah dikonversi menjadi rupiah.

Pemerintah sudah mengeluarkan devisa hasil ekspor (DHE). Ada tiga hal yang diatur (1) DHE Sumber Daya Alam (SDA) harus masuk ke dalam Sistem Keuangan Indonesia, (2) pemberian insentif terhadap PPh Final bagi DHE SDA yang masuk ke Sumber Kekayaan Indonesia (SKI), dan (3) sanksi administratif bagi yang melanggar. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: ekonomi,indonesia,internasional,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dosen IAIN Batusangkar Jadi Pembanding Makalah di Acara Expose Lembaga Survey Liberte Institute

Dosen IAIN Batusangkar Jadi Pembanding Makalah di Acara Expose Lembaga Survey Liberte Institute

TANAH DATAR - Dosen IAIN Batusangkar Irwan Malin Basa, M.Pd yang dikenal cukup kritis menganalisis persoalan daerah...

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI - Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Bukittinggi di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Pradipta Putra...

427 Beasiswa Disalurkan, Inilah Pesan Wabup Padang Pariaman

427 Beasiswa Disalurkan, Inilah Pesan Wabup Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN -- Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, menyalurkan Beasiswa kepada 427 mahasiswa Dalam dan Luar...

Tarmizi, Warga Negara Thailand Bersepeda Keliling Indonesia Mampir di Padang Panjang

Tarmizi, Warga Negara Thailand Bersepeda Keliling Indonesia Mampir di Padang Panjang

PADANG PANJANG --Tarmizi, seorang warga Thailand telah mengelilingi Indonesia dengan sepeda selama 2 tahun lebih....

Aksi Damai di Patung kuda Jakarta, Ini Pesannya

Aksi Damai di Patung kuda Jakarta, Ini Pesannya

JAKARTA -- Aksi mahasiswa dan pelajar di depan DPR yang berakhir ricuh, tentu tidak dapat dipungkiri juga banyak...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media