Sunday, 25 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Dinpar Sumbar : Pentingnya Peran Masyarakat Lokal Kelola Obyek Wisata

Kamis, 21 Februari 2019 - 06:04:39 WIB - 434
Dinpar Sumbar : Pentingnya Peran Masyarakat Lokal Kelola Obyek Wisata
Bimtek kegiatan peningkatan dan pengembangan gerakan sadar wisata bagi 100 pelaku wisata di Hotel Rocky, Padang, Sumbar, Rabu (20/2/2019


PADANG -- Sebuah daya tarik wisata yang berada di tengah masyarakat setempat menjadi sangat penting. Sebab, dukungan yang diberikan oleh masyarakat dapat meningkatkan berbagai aspek, baik sosial, budaya, maupun ekonomi masyarakat.

Kadis Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengatakan, masyarakat Sumatera Barat, harus melek wisata artinya segala sesuatu dikaitkan dengan pengembangan kepariwsataan sebagai upaya memberikan keuntungan dan kesejahteraan dari sektor pariwisata.

"Masyarakat khususnya disekitar obyek harus sadar wisata, tingkatkan hospitality (keramahan) dan memiliku ilmu mitigasi bencana," kata Oni Yulfian usai membuka Bimtek kegiatan peningkatan dan pengembangan gerakan sadar wisata bagi 100 pelaku wisata di Hotel Rocky, Padang, Sumbar, Rabu (20/2/2019).

Menurutnya, gerakan sadar wisata penting dilakukan, karena kawasan wisata Sumatera Barat yang kaya kuliner dan pemandangan alam yang indah.

"Sehingga tidak mungkin, kami bergerak sendirian untuk menata dan menjaga kawasan wisata ini. Partisipasi dari seluruh pihak sangat diperlukan, karena kalau lokasinya bersih, maka kunjungan juga ramai dan pedagang juga untung," ujarnya.

Doni mengaku, selama ini tingkat kesadaran masyarakat maupun pelaku wisata sangat rendah, terbukti masih banyaknya sampah yang berserakan di lokasi wisata, padahal pihaknya telah menyediakan tempat sampah yang memadai.

"Untuk membuang sampah saja masih sembarangan, inilah yang perlu kita ubah, sehingga kedepannya bisa lebih baik. Tujuan utamanya adalah pengunjung memiliki kenangan yang indah atas lokasi yang dikunjungi," imbuh Oni

Kadis Pariwisata Sumbar menambahkan mengungkapkan, peran serta masyarakat setempat terhadap sebuah daya tarik wisata menjadi salah satu aspek dominan.

"Apakah masyarakat ikut mendukung kemajuan daya tarik wisata tersebut atau justru malah terjadi konflik dengan masyarakat setempat akibat keberadaan daya tarik wisata," jelasnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sukseskan KBN, Walikota dan Wakil Walikota Ajak ASN Goro Bersama

Sukseskan KBN, Walikota dan Wakil Walikota Ajak ASN Goro Bersama

...

Goa Batu Kapal Solsel Sudah Permanen Untuk Lokasi Upacara Hari-hari Besar

Goa Batu Kapal Solsel Sudah Permanen Untuk Lokasi Upacara Hari-hari Besar

PADANG ARO -- Sudah yang kedua kali Peringatan HUT RI ke 74 yang digelar di Goa Batu Kapal (GBK) Solok Selatan, ini...

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

PARIWARA -- Sebanyak 25 anggota DPRD Solsel terpilih, periode 2019- 2024 diresmikan penggangkatannya dalam sidang...

Ketua Komisi IV DPRD Pessel Minta Pimpinan Dewan Segera Gelar Sidang Terbuka Polemik RSUD M. Zein

Ketua Komisi IV DPRD Pessel Minta Pimpinan Dewan Segera Gelar Sidang Terbuka Polemik RSUD M. Zein

PESISIR SELATAN - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas meminta...

Danrem 032 Wibraja Hadiri Upacara HUT RI ke 74 di Mentawai, Bupati Bangga

Danrem 032 Wibraja Hadiri Upacara HUT RI ke 74 di Mentawai, Bupati Bangga

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media