Monday, 17 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

KPAI Sayangkan Terjadinya Kekerasan Hingga Hilangnya Nyawa Anak di Pesantren Padang Panjang

Jumat, 22 Februari 2019 - 08:03:05 WIB - 617
KPAI Sayangkan Terjadinya Kekerasan Hingga Hilangnya Nyawa Anak di Pesantren Padang Panjang
Komisioner kpai jasra putra (dok : istimewa)


PADANG -- Menyikapi kekerasan di dunia pendidikan hingga hilangnya nyawa Santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, RA (18), Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra angkat bicara.

Jasra Putra sangat menyayangkan terjadinya Kekerasan di dunia pendidikan apalagi itu di Provinsi Sumatera Barat khususnya di kota serambi Mekkah Padang Panjang.

"Kita sangat menyayangkan kembalinya terulang kejadian kekerasan di dunia pendidikan siapapun pelaku dan apapun motifnya kekerasan di dunia pendidikan hal tidak dapat dibenarkan, dalam kasus ini kita ingin semua pihak bertanggung jawab termasuk pihak pesantren SOP, terkait adanya dugaan kelalaian," ujarnya kepada minangkabaunews di Padang, Kamis (21/2/2019).

KPAI juga mengucapkan turut berduka cita, semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kesabaran menerima cobaan dari Allah SWT.

Jasra juga mengapresiasi polisi dalam memberlakukan Undang-Undang sistem peradilan, di mana proses hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum bisa berjalan cepat dan hak pendidikannya tetap jalan, dan hak akses bertemu keluarga juga diterima anak.

"Kita berharap proses penyelidikan dan penyidikan bisa berjalan cepat dan hak anak menjadi perhatian, semakin cepat proses hukumnya maka akan semakin bagus. Jika diputus oleh pengadila di mana mereka ditaruh itu diproses pengadilan, selanjutnya dinas perempuan dan perlindungan anak melakukan pendampingan secara psikologi. Dan juga diminta pihak orang tua ikut mendukung dan mensupport anaknya.

"Pemerintah diminta evaluasi keberadaan pesantren terkait perizinan tentunya dinas pendidikan provinsi melakukan evaluasi di pomdok. Kita berharap dinas pendidikan melakilukan investigasi lebih jauh, " ujarnya

"Orang tua harus aktif berkomunikasi dengab pengasuh jangan sampai ketika didaftarkan anaknta ke pondok persoalannya selesai, orangtua perlu mengunjungi secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga agar peristiwa serupa tidka terjadi," imbuhnya.

Tambahnya, KPAI melihat kekerasan di tempat pendidikan makasar, jawa tengah dan yogyakarta, pola kekerasan didunia pendodikan harus dicarikan formulanya. Guru harus memeliki skill pedagogi, komptensi knowledge dan kompetensi sosial dimana guru aktuf berteman dengan anak di media sosial. Itu upaya yang bisa dilakukan pihak terkait dihulu maupun hilir. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: nasional,padang,padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Libur Lebaran 2019, Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Anjlok

Libur Lebaran 2019, Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Anjlok

PADANG -- Libur lebaran semestinya menjadi titik awal harapan pelaku pariwisata di Provinsi Sumatera Barat, khususnya...

Untuk Keamanan Arus Mudik, Polres Mentawai Buka Pos Pengamanan di Dermaga Tuapejat

Untuk Keamanan Arus Mudik, Polres Mentawai Buka Pos Pengamanan di Dermaga Tuapejat

MENTAWAI - Polisi Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Mentawai buka pos pengamanan lebaran tahun 2019. Pos tersebut...

Tiket Kereta dari Stasiun Merak Habis, Ratusan Calon Penumpang Terlantar

Tiket Kereta dari Stasiun Merak Habis, Ratusan Calon Penumpang Terlantar

NASIONAL - Tiket kereta api keberangkatan dari Stasiun Merak, Banten, habis, Sabtu (8/6/2019). Akibatnya ratusan calon...

Libur Lebaran, Pelayanan Kesehatan di Mentawai Tetap Berjalan Seprti Biasa

Libur Lebaran, Pelayanan Kesehatan di Mentawai Tetap Berjalan Seprti Biasa

MENTAWAI - Selama libur lebaran dipastikan pelayanan kesehatan di setiap tempat, tetap berjalan seperti biasanya, hal...

Rumah Warga Jundul Rawang Padang Terendam Banjir Hingga Selutut

Rumah Warga Jundul Rawang Padang Terendam Banjir Hingga Selutut

PADANG - Hujan yang mengguyur Kota Padang, Sumbar sekitar pukul 14.30 WIB, dengan intensitas lebat hingga pukul 17.00...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media