Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Ollyn Desaigner Otodidak Ciptakan Batik Motif Jam Gadang

Sabtu, 23 Februari 2019 - 23:32:00 WIB - 2125
Ollyn Desaigner Otodidak Ciptakan Batik Motif Jam Gadang
Ollyn disaigner fashion dengan karyanya batik motif jam gadang


BUKITTINGGI - Awalnya tertarik sebagai desaigner fashion batik dari tujuh bersaudara karena bakat ada pada dirinya dan juga meneruskan warisan dari kakek yang dahulu bergabung dalam Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) serta juga mendapat dukungan dari keluarga, sampai kini peninggalan batik yang dibuat kakek masih ada tersimpan. Hal ini disampaikan seorang desaigner fashion Kota Bukittinggi Hj. Ardelina Anis Rasyid yang lebih dikenal dengan nama Ollyn, Sabtu (23/2/2019) di kediamannya yang lebih dikenal dengan nama galery Ethnic.

Dijelaskannya, bakat desaigner fashion ini memang sejak remaja secara otodidak, artinya menekuni dengan sendirinya desaigner fashion berbagai motif dan tidak pernah belajar dari tempat lain.

Kini, Ollyn tampil beda dari desaigner fashion lainnya yang ada di Kota Bukittinggi, kalau mengenai sulaman, bordir dan lainnya sudah umum, jadi Ollyn turut serta mempromosikan Kota wisata Bukittinggi melalui fashion motif batik ikon Bukittinggi yaitu Jam Gadang dikombinasikan ornamen-ornamen rangkiang dan bunga dahlia serta bukit barisan.

"Itupun mempunyai alasan kenapa desaigner fashion batik motif Jam Gadang, karena Kota Bukittinggi terkenal dengan ikonnya Jam Gadang, orangpun di seantero nusantara maupun mancanegara mengetahui adanya Jam Gadang di Kota Bukittinggi, sebab hanya ada dua di dunia, satu lagi big ben di London Inggris. Jadi wisatawan nusantara maupun mancanegara yang datang ke Provinsi Sumatera Barat kalau tidak singgah ke Kota Wisata Bukittinggi, belum merasakan berwisata," katanya.

Kota Bukittinggi dahulunya juga terkenal dengan bunga dahlia sebagai lambang keindahan serta dikelilingi bukit barisan, Ollyn pun terinsperasi membuat batik Jam Gadang, karena Kabupaten Kota lain sudah mempunyai batik ciri khas daerahnya, seperi Kota Solok, Dharmasraya, Kota Payakumbuh, kenapa Kota Bukittinggi tidak ada batik ciri khas daerah. Dengan dasar itu lah Ollyn menciptakan terobosan di bidang fashion berupa batik motif Jam Gadang.

"Asal mulanya membuat coretan gambar untuk dibawa ke kawan komunitas di Jakarta dan diarahkannya ke daerah Jawa yang terkenal dengan batik, seperti Kota Solo, Kota Pekalongan, Kota Jogjakarta dengan maksud menanyakan cara-caranya membuat batik karyanya. Wal hasil dibawa pembatik dari Jogja ke Bukittinggi untuk dipertemukan dengan pak Teten, sayangnya tidak ada kelanjutannya.

Sejak membatik sendiri ternyata sudah banyak pesanan-pesanan dari luar Kota Bukittinggi, seperti Kota Jakarta dan Kota Palembang. Disinilah kesulitannya, karena dalam pewarnaan harus ke daerah Jawa Tengah, sebab di Kota Bukittinggi belum ada alatnya. Jadi harus berulang-ulang, ini mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, sekiranya di Kota Bukittinggi ada alatnya, bisa lebih efisien dari biaya," ucapnya.

Launching fashion motif batik Jam Gadang karya Ollyn digelar pada rangkaian Hari Jadi Kota Bukittinggi tahun 2017 di auditorium RRI, Ollyn pun langsung memberikan kepada Walikota Ramlan Nurmatias dan Ny Yesi Endriani Ramlan dan langsung dipakainya.

Dikstakan, Fashion batik motif Jam Gadang seharusnya dipakai untuk seluruh PNS Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menandakan Kota Bukittinggi mempunyai ciri batik khas daerah tersendri, tapi sayangnya belum dilanjutkan untuk memproduksinya, itupun terkendala yang dialami Ollyn belum sempat diajarkan tentang masalah pewarnaan batik tersebut.

"Dengan harapan Pemerintah Kota Bukittinggi dapat mendukung kami sebagai desaigner pembatik yang mana pada waktu itu beberapa orang telah mengikuti pelatihan di dekranasda, Ollyn pun ingin mengajak teman-teman yang telah mengikuti pelatihan untuk berkolubrasi merancang batik motif Jam Gadang. Diharapkannya karyanya nanti bisa dapat dipakai PNS Pemerintah Kota Bukittinggi dan batik motif Jam Gadang terkenal di Indonesia dan dunia," ujarnya.

Ollyn pun sudah melanglang dunia mengadakan fashion show menampilkan karyanya berupa batik Jam Gadang bersama dengan komunitas desaigner fashion Jakarta, mengikuti Korea fashion week, ternyata mendapat respon dari orang korea dan membeli batik motif Kota Bukittinggi Jam Gadang dan menurut rencana bulan Juli akan ke negara Hongkong fashion week membawa karya motif batik Jam Gadang, pungkas Ollyn. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Sumbar memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan...

Mayat Pria Ditemukan di Dalam Rumah, Warga Agam Buncah

Mayat Pria Ditemukan di Dalam Rumah, Warga Agam Buncah

AGAM - Warga Agam buncah, telah ditemukan sesosok mayat laki-laki di dalam rumah di Kampung Melayu, Nagari Sitalang,...

Bayi Dua Tahun di Padang Terkonfirmasi Positif COVID-19

Bayi Dua Tahun di Padang Terkonfirmasi Positif COVID-19

PADANG -- Kasus positif virus Corona kembali bertambah di wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yakni seorang anak...

Dinyatakan Negatif Covid-19, Mr. X Disambut Warga Kepulangannya

Dinyatakan Negatif Covid-19, Mr. X Disambut Warga Kepulangannya

KOTA SOLOK -- Mr. X Warga Galanggang Batuang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok serta enam...

Kapolda Sumbar Puji Inovasi Polres Bukittinggi Soal Tanam Bawang di Lahan Tidur

Kapolda Sumbar Puji Inovasi Polres Bukittinggi Soal Tanam Bawang di Lahan Tidur

BUKITTINGGI -- Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH mendatangi lokasi lahan ladang bawang milik...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu