Thursday, 18 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

Masyarakat Agam Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan PT. BSS, Mereka Menuntut Lima Hal Ini

Senin, 25 Februari 2019 - 07:58:01 WIB - 641
Masyarakat Agam Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan PT. BSS, Mereka Menuntut Lima Hal Ini
puluhan masyarakat Dusun Satu Jorong Batu Hampar, Kabupaten Agam, Sumbar, gelar unjuk rasa di depan PT. Bukit Sawit Semesta (BSS), Minggu (24/2).


AGAM - Ikatan Pemuda Sarasah Antokan beserta puluhan masyarakat Dusun Satu, Jorong Batu Hampar, Kenagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), gelar unjuk rasa di depan PT. Bukit Sawit Semesta (BSS), Minggu (24/2).

Masyarakat setempat menilai Keberadan PT. BSS tersebut menimbulkan banyak dampak buruk dari pada baiknya. Dalam unjuk rasa tersebut, masyarakat melaksanakan aksi membakar ban dan memblokir akses masuk ke perusahaan tersebut. Hal itu merupakan sebagai bentuk keseriusan masyarakat terhadap hak-haknya.

Ketua Ikatan Pemuda Sarasah Antokan Dusun Satu Jorong Batu Hampar Kenagarian Manggopoh, BZ. Dt Rajo Dihilia mengatakan, dalam gelar unjuk rasa tersebut terdapat lima poin tuntutan masyarakat.

Pertama, masyarakat meminta kepada pimpinan PT BSS agar dapat menjelaskan keberadaan lokasi perusaan tersebut. Karena, didalam administrasi letak PT BSS di Pandam Jorong Pasa Durian sedangkan nyatanya PT tersebut berada di Rimbo Talang Dusun Satu Jorong Batu Hampar Manggopoh.

Kedua, masyarakat menuntut agar perusahaan dapat mengganti sawit masyarakat yang mati dan tidak dapat menghasilkan lagi.

Ketiga, maayarakat menuntuk agar perusahaan segera menyelesaikan persoalan dengan pemilik lahan jalan swadaya karena jalur tesebut digunakan setiap hari untuk kepentingan perusahaan.

Keempat, masyarakat meminta agar pimpinan perusahaan dapat segera menyelesaikan kaitan serikat pekerja dan menjunjung tinggi hak pekerja untuj berserikat tenaga kerja bongkar muat di PT BSS.

Kelima, Masyarakat meminta perusahaan untuk menyelesaikan hak ulayat ninik mamak.

"Tuntutan tersebut merupakan kewajiban dan harus dijawab oleh perusaahan. Banyak hal yang dilalaikan oleh perusahaan sedangkan perusaahan terus beroprasi," ujarnya.

Seharusnya keberadaan perusaahan memiliki dampak baik terhadap masyarakat. Namun semenjak beradanya perusaan tersebut lebih banyak mudarat daripada manfaatnya.

"Seusai aksi, kita diajak mediasi dengan pihak perusaahan, mereka memenuhi tuntutan kita, tiga diantaranya difasilitasi oleh Wali Nagari," katanya. (JNS)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: agam,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Antusias Anak-Anak Untuk Membaca Kembali Tumbuh di Padang Panjang

Antusias Anak-Anak Untuk Membaca Kembali Tumbuh di Padang Panjang

PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan buka lapak baca di SDN 17...

Ternyata ini Tujuan RSUD dr.Sadikin Mengunjungi RSUD Lubuk Sikaping

Ternyata ini Tujuan RSUD dr.Sadikin Mengunjungi RSUD Lubuk Sikaping

PASAMAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman terima kunjungan manajemen dr.Sadikin Kota Pariaman, Kamis...

Camat Rao Utara Disertijab, Ini Harapan Staf Ahli Bupati Pasaman

Camat Rao Utara Disertijab, Ini Harapan Staf Ahli Bupati Pasaman

...

Sinergi Dengan Pemko, Polres Padang Panjang Canangkan Program Satu Polisi - Satu RT

Sinergi Dengan Pemko, Polres Padang Panjang Canangkan Program Satu Polisi - Satu RT

PADANG PANJANG - Berikan pelayanan prima untuk masyarakat Kota Padang Panjang, Polres Padang Panjang Launching Program...

Tagar #TheGreatCampaignOfPrabowo Kampanye Prabowo di SUGBK Jadi Trendic Topik Twitter

Tagar #TheGreatCampaignOfPrabowo Kampanye Prabowo di SUGBK Jadi Trendic Topik Twitter

JAKARTA -- Tagar #PutihkanGBK adalah ajakan mengenakan pakaian putih saat datang ke kampanye terbuka paslon Prabowo...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media