Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Begini Penjelasan Neno Warisman Soal Doanya di Munajat 212

Senin, 25 Februari 2019 - 22:23:49 WIB - 537
Begini Penjelasan Neno Warisman Soal Doanya di Munajat 212
Neno warisman (Foto: Kumparan)


POLITIK - Aktivis sekaligus Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menjeleaskan maksud doa yang ia panjatkan ketika perhelatan Munajat 212, Kamis (21/2) lalu. Neno menegaskan, doa tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan ajang pemilihan presiden (pilpres). Terlebih, menyamakan pilpres dengan Perang Badar zaman Rasulullah SAW.

"Sama sekali tidak berhubungan. Saya hadir di acara Munajat 212 atas nama pribadi. Doa itu pun atas keprihatinan saya terhadap diri sendiri," kata Neno Minggu (24/2).

Ia mengaku heran, akan banyaknya pihak yang menganggap doa tersebut sebagai sikap menyamakan ajang Pilpres dengan Perang Badar. Menurutnya, hal itu sangat mengada-ada dan jauh dari konteks doa.

Menurut Neno, setiap hari, tiap manusia tentu berperang melawan hawa nafsunya sendiri. Bukan perang dengan sesama masyarakat hanya karena beda pilihan. Oleh karena itu, doa yang ia panjatkan agar tidak diterjemahkan dalam lingkup yang sempit.

Selain itu, kata "kami" yang disebutkan Neno dalam doa tersebut mewakili diri Neno sendiri. Bukan suatu kelompok tertentu, termasuk pasangan calon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. Neno mengaku, memang, doa yang ia panjatkan terinspirasi dari kisah Perang Badar saat zama rasul.

Hanya saja, bukan berarti doa tersebut lantas terasosiasikan dengan pertarungan politik yang tengah terjadi saat ini. Neno menuturkan, doa tersebut pun sering ia panjatkan dalam berbagai situasi yang dihadapi.

"Saya terpikat ketika mendengar Rasulullah SAW. pernah membawakan doa itu. Saya terkagum-kagum makanya sering saya panjatkan doa itu," ujar dia dikutip dari laman Republika.co.id.

Selain itu, Neno juga menepis tudingan bahwa dengan doa itu, ia menantang Tuhan. Sebab, kata dia, doa justru dipanjatkan untuk memasrahkan diri kepada Allha SWT dan berharap yang terbaik untuk kemaslahatan bangsa.

Sebelumnya, Ketua PBNU Robikin Emas mengingatkan Neno Warisman untuk tidak mengandaikan pilpres sebagai perang. Menurut Robikin, pengandaian pilpres sebagai perang adalah kekeliruan.

"Pilpres hanya kontestasi lima tahunan," kata Robikin melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (23/2).

Robikin menanggapi puisi Munajat 212 yang dibacakan Neno pada malam Munajat 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2). Puisi Neno yang kontroversial pada penggalan berikut:

"Namun, kami mohon jangan serahkan kami kepada mereka yang tak memiliki kasih sayang pada kami dan anak, cucu kami dan jangan, jangan kau tinggalkan kami dan menangkan kami. Karena jika engkau tidak menangkan kami, (kami) khawatir Ya Allah, kami khawatir Ya Allah, tak ada lagi yang menyembahmu." (rep)

Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: hukum,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemangku Adat dan Niniak Mamak di Tanah Datar Himbau Masyarakat, Untuk Tidak Ikut Aksi People Power

Pemangku Adat dan Niniak Mamak di Tanah Datar Himbau Masyarakat, Untuk Tidak Ikut Aksi People Power

...

Pengurus GOW 2019-2023 Dilantik, Walikota Pariaman: GOW Harus Ambil Peran Dalam Pembangun Daerah

Pengurus GOW 2019-2023 Dilantik, Walikota Pariaman: GOW Harus Ambil Peran Dalam Pembangun Daerah

PASAMAN - Walikota Pariaman Genius Umar lantik kepengurusan GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Pariaman Periode 2019-2023...

Sekda Prov Sumbar: Keharmonisan dan Dukungan Masyarakat Dapat Majukan Kota Padang Panjang

Sekda Prov Sumbar: Keharmonisan dan Dukungan Masyarakat Dapat Majukan Kota Padang Panjang

PADANG PANJANG - Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera...

Bupati Pasaman Harap ASN Tetap Jaga Etos Kerja Selama Bulan Ramadhan

Bupati Pasaman Harap ASN Tetap Jaga Etos Kerja Selama Bulan Ramadhan

PASAMAN - Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman memastikan adanya sedikit perubahan pada jadwal kerja Aparatur sipil...

IKA 98 SMA 6 Padang Berbagi Rezki Dan Buka Bersama dengan Puluhan Anak Panti Asuhan

IKA 98 SMA 6 Padang Berbagi Rezki Dan Buka Bersama dengan Puluhan Anak Panti Asuhan

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media