Thursday, 18 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Video Viral Diduga Siswa SD Nyanyikan Dukungan Paslon Capres, Ini Pernyataan Tegas KPAI

Rabu, 27 Februari 2019 - 01:11:23 WIB - 1633
Video Viral Diduga Siswa SD Nyanyikan Dukungan Paslon Capres, Ini Pernyataan Tegas KPAI
Komisioner kpai jasra putra (dok : istimewa)


JAKARTA -- Sebuah video berdurasi singkat memperlihatkan puluhan anak SD yang menyanyikan lagu dukungan untuk salahsatu pasangan calon selama 0, 29 menit di sebuah tempat yang belum diketahui.

Video tersebut diunggah di akun Instagram @infia_fact, pada Selasa (26/2/2019).

Terlihat puluhan anak SD berseragam merah itu dengan lancar menyanyikan lagu dukungan selama 0,29 menit.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jasra Putra mengatakan KPAI sedang melakukan kajian terhadap vidio tersebut termasuk berkoordinasi dengan tim cyber Polri untuk melacak lokasi pembuatan vidio tersebut.

Menurutnya, KPAI sangat menyayangkan masih terjadinya pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik. Padahal UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Pasal 15 menegaskan bahwa anak memiliki hak perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.

Jasra mengajak anak untuk mendukung salah satu paslon capres sebagaimana vidio yang beredar adalah upaya mengabaikan hak-hak perlindungan anak, terutama kepentingan terbaik anak agak tidak menjadi sasaran bully dan bentuk-bentuk perdebatan pro dan kontra oleh pendukung yang berbeda.

Berdasarkan hasil kajian terkait vidio tersebut, KPAI akan panggil pihak sekolah yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi, kenapa sekolah tidak bisa menjaga agar kampanye steril dari sekolah.

Selanjutnya hasil kajian dan klarifikasi tersebut akan kita sampaikan ke Bawaslu untuk mengambil langkah-langkah sesuai dengan kewenangan yang diamantkan dalam undang-undang Pemilu.

Dalam pantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh KPAI sepanjang 2019, kasus pelibatan anak dalam politik trendnya meningkat.Ada sekitar 18 aduan yang masuk, 5 kasus pelibatan anak dalam politik oleh jaringan timses atau timses Capres dan Cawapres, 13 kasus pelibatan penyalahgunaan oleh partai politik nasional dengan berbagai bentuk pelibatan, mulai membawa bendera partai, memakai atribut partai, sampai memasang bendera partai politik.

"KPAI meminta timses nomor urut 01 dan 02, caleg termasuk keluarga untuk menstop pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik termasuk upaya-upaya pencegahan," tutupnya. (Rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pasaman,pasaman-barat,politik,semen-padang-fc

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Menjaga Keamanan Pemilu, Polres Pasaman dan Kodim 0305 Gelar Apel Gabungan

Menjaga Keamanan Pemilu, Polres Pasaman dan Kodim 0305 Gelar Apel Gabungan

PASAMAN - Dalam rangka pengamanan masa tenang Pemilu dan untuk menjaga keamanan masyarakat sampai ke TPS, 150 personel...

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

PADANG PANJANG - Melalui gerakan Literasi, SMPN 5 Padang Panjang berhasil meluncurkan Majalah Hi-Five Edisi...

Walikota Pariaman: Pemahaman Masyarakat Terhadap Pemilu Masih Kurang

Walikota Pariaman: Pemahaman Masyarakat Terhadap Pemilu Masih Kurang

PARIAMAN - Walikota Pariaman Genius Umar membuka kegiatan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu Serentak...

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

BUKITTINGGI - Dalam mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas kinerja selama tahun 2014 - 2019, Drs Rismaidi SH...

Hendrajoni Cuti, Rombongan Simpatisan Jokowi-Maruf Amin di Pessel Bertolak ke Padang

Hendrajoni Cuti, Rombongan Simpatisan Jokowi-Maruf Amin di Pessel Bertolak ke Padang

PESISIR SELATAN - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengambil cuti untuk mengikuti kampanye Calon Presiden nomor urut...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media