Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Video Viral Diduga Siswa SD Nyanyikan Dukungan Paslon Capres, Ini Pernyataan Tegas KPAI

Rabu, 27 Februari 2019 - 01:11:23 WIB - 1757
Video Viral Diduga Siswa SD Nyanyikan Dukungan Paslon Capres, Ini Pernyataan Tegas KPAI
Komisioner kpai jasra putra (dok : istimewa)


JAKARTA -- Sebuah video berdurasi singkat memperlihatkan puluhan anak SD yang menyanyikan lagu dukungan untuk salahsatu pasangan calon selama 0, 29 menit di sebuah tempat yang belum diketahui.

Video tersebut diunggah di akun Instagram @infia_fact, pada Selasa (26/2/2019).

Terlihat puluhan anak SD berseragam merah itu dengan lancar menyanyikan lagu dukungan selama 0,29 menit.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jasra Putra mengatakan KPAI sedang melakukan kajian terhadap vidio tersebut termasuk berkoordinasi dengan tim cyber Polri untuk melacak lokasi pembuatan vidio tersebut.

Menurutnya, KPAI sangat menyayangkan masih terjadinya pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik. Padahal UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Pasal 15 menegaskan bahwa anak memiliki hak perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.

Jasra mengajak anak untuk mendukung salah satu paslon capres sebagaimana vidio yang beredar adalah upaya mengabaikan hak-hak perlindungan anak, terutama kepentingan terbaik anak agak tidak menjadi sasaran bully dan bentuk-bentuk perdebatan pro dan kontra oleh pendukung yang berbeda.

Berdasarkan hasil kajian terkait vidio tersebut, KPAI akan panggil pihak sekolah yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi, kenapa sekolah tidak bisa menjaga agar kampanye steril dari sekolah.

Selanjutnya hasil kajian dan klarifikasi tersebut akan kita sampaikan ke Bawaslu untuk mengambil langkah-langkah sesuai dengan kewenangan yang diamantkan dalam undang-undang Pemilu.

Dalam pantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh KPAI sepanjang 2019, kasus pelibatan anak dalam politik trendnya meningkat.Ada sekitar 18 aduan yang masuk, 5 kasus pelibatan anak dalam politik oleh jaringan timses atau timses Capres dan Cawapres, 13 kasus pelibatan penyalahgunaan oleh partai politik nasional dengan berbagai bentuk pelibatan, mulai membawa bendera partai, memakai atribut partai, sampai memasang bendera partai politik.

"KPAI meminta timses nomor urut 01 dan 02, caleg termasuk keluarga untuk menstop pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik termasuk upaya-upaya pencegahan," tutupnya. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pasaman,pasaman-barat,politik,semen-padang-fc

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan tertutup Pohon Tumbang

Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan tertutup Pohon Tumbang

PAYAKUMBUH - Puluhan rumah di Kelurahan Sicincin, Kota Payakumbuh mengalami rusak parah akibat terjangan angin...

ISI Padang Panjang Kembali Gelar Kriya Seni Expo #3

ISI Padang Panjang Kembali Gelar Kriya Seni Expo #3

PADANG PANJANG -- Bertemakan "Ivovasi Kreatif Produk Handycraft Masa Kini" Institut Seni Indonesia (ISI) Kota...

Operasi Zebra Singgalang, Kapolres Agam: Jumlah Tilang Meningkat Dari Tahun Lalu

Operasi Zebra Singgalang, Kapolres Agam: Jumlah Tilang Meningkat Dari Tahun Lalu

AGAM - Jumlah tilang meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya di wilayah hukum Polres Agam dalam rangka Operasi Zebra...

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

PADANG PANJANG -- Dengan tema "kita tingkatkan pengetahuan dan pengamalan agama masyarakat Padang Panjang"....

Sikapi Kelangkaan BBM di Sumbar, Ini Kata Sekdaprov dan Andre Rosiade

Sikapi Kelangkaan BBM di Sumbar, Ini Kata Sekdaprov dan Andre Rosiade

PADANG -- Warga Kota Padang dan sejumlah kab/kota di Sumbar, dalam beberapa hari terakhir ini mulai antre mengisi BBM...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media