Tuesday, 31 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pemprov Sumbar

Buku Pedoman ABS-SBK Segera Diseminarkan, Ini Kata Kadisbud Sumbar

Rabu, 27 Februari 2019 - 01:56:11 WIB - 900
Buku Pedoman ABS-SBK Segera Diseminarkan, Ini Kata Kadisbud Sumbar
Kadis Kebudayaan Sumbar Geumala Ranti (Dok istimewa)


PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Kebudyaan Sumbar melaksanakan implementasi prinsip-prinsip agama dan filosofi "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" (ABS-SBK) dalam kehidupan masyarakat.

Pembangunan bidang keagamaan di Sumbar diarahkan pada pengamalan agama dan "ABS-SBK" dalam kehidupan masyarakat dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip yang terkandung pada filosofi adat budaya Minangkabau itu,

Demikian disampai kata Kadis Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti di Padang kepada Berita MinangkabauNews.com, Senin (25/2/2019).

Ia menyebutkan, sasaran yang hendak dicapai dari implementasi tersebut adalah, peningkatan pemahaman ajaran agama, meningkatkan pelayanan kehidupan beragama, meningkatnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat dan budaya.

Sasaran lainnya, berkurangnya kenakalan remaja dan perbuatan maksiat dan berkembangnya lembaga seni budaya dan sosial masyarakat.

Kadis Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menyampaikan, nilai-nilai dan norma yang kita peroleh sepenuhnya sesuai dengan yang dalam pepatah adat disebut "warih nan dijawek, pusako nan ditarimo" kehidupan kita sebagai orang Minang. Nilai-nilai keminangkabauan ini sesuai perkembangan zaman berubah, perubahan dan tidak ada yang hilang dan tidak dipahami lagi oleh generasi sekarang.

"Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku adat terkait Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, perlu dibuat rumusan atau pedoman yang disepakati dapat diaplikasikan dalam masyarakat di nagari-nagari secara maksimal," ungkap Ranti.

Lanjutnya, Buku Penyusunan dokumen ABSSBK, akhir 2018 itu sudah final dengan tim kecil, Bulan Maret seminar buku pedoman ABS-SBK tersebut akan diseminarkan dengan menghadirkan perguruan tinggi, pemangku adat, alim ulama, bunfo kanduang, dan sejumlah dinas terkait.

Tambahnya, Dalam buku itu ada 99 butir meliputi ekonomi, pembagian harta waris dan maslah sosial serta persoalan kesejahteraan masyarakat. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,pemprov-sumbar,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kawasan Kantor Bupati Pasaman Makin Indah dengan Air Mancur Lampu Menari

Kawasan Kantor Bupati Pasaman Makin Indah dengan Air Mancur Lampu Menari

LUBUK SIKAPING - Kawasan Kantor Bupati Pasaman yang berada di jalan Sudirman Lubuk Sikaping terasa kian berbeda....

Waspada Penyebaran COVID-19, Wisuda UNP Tanpa Jabat Tangan

Waspada Penyebaran COVID-19, Wisuda UNP Tanpa Jabat Tangan

PADANG - Semua orang yang berada di ruangan wisuda, termasuk Wisudawan/wisudawati Universitas Negeri Padang (UNP) pada...

Covid-19, Wali Kota Solok: Masyarakat Jangan Panik

Covid-19, Wali Kota Solok: Masyarakat Jangan Panik

KOTA SOLOK -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Dr. Ambun Kadri, Direktur RSU M. Natsir, Basyir Bosnia, dan Direktur...

Wabah Covid-19, Wapres Harap Masyarakat tak Mudik Lebaran, Silaturahmi Lewat Medsos dan Whatsaap

Wabah Covid-19, Wapres Harap Masyarakat tak Mudik Lebaran, Silaturahmi Lewat Medsos dan Whatsaap

NASIONAL - Wakil Presiden Maruf Amin berharap agar masyarakat mempertimbangkan kembali rencana mudik lebaran tahun ini...

Wabah Virus COVID-19 Makin Meluas, Masker di Padang Mahal dan Langka

Wabah Virus COVID-19 Makin Meluas, Masker di Padang Mahal dan Langka

PADANG -- Masker di Kota Padang jadi barang langka usai pengumuman adanya WNI yang terpapar virus corona di Padang,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu