Monday, 17 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Ustaz Abdul Somad: Anak-Anak Muda Bukittinggi Wajib Pandai Menunggang Kuda

Minggu, 03 Maret 2019 - 18:15:46 WIB - 7665
Ustaz Abdul Somad: Anak-Anak Muda Bukittinggi Wajib Pandai Menunggang Kuda
Ustaz Abdul Somad (UAS) di Gelanggang Pacu Kuda, Bukit Ambacang, Bukittinggi, Minggu (3/3/2019).


BUKITTINGGI - Ribuan jemaah se-Sumatera Barat dan Kereta Kencana atau lebih dikenal Bendi sambut kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Gelanggang Pacu Kuda, Bukit Ambacang, Bukittinggi,Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (3/3/2019).

Setiba di Gelanggang Bukit Ambacang, UAS langsung diarak ke panggung Tabligh Akbar dengan menggunakan Bendi yang dikawal oleh gabungan Ormas, keamanan panitia dan pihak kepolisian.

Dalam Tausiyahnya UAS menyampaikan berbagai macam persoalan-persoalan sosial terkini, yang perlu dicermati oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi. Sambil berbahasa Minang UAS menyampaikan,

"Merasa terkesan atas sambutan kedatangannya di Bukkittinggi dengan naik kereta kencana atau bendi. Kedatangannya juga disambut dengan tarian dan silat Randai Minangkabau," kata UAS dalam ceramahnya.

UAS dalam tausiyahnya berharap, Pemda dan Parlemen Daerah Bukittinggi dapat membuat anggaran untuk seluruh anak-anak muda di Bukittinggi agar wajib bisa atau pandai menunggang kuda. Menurut UAS, "Olahraga berkuda, dapat mendidik anak-anak muda Bukittinggi belajar menjinakkan kuda, berlomba pacu kuda sehingga anak-anak muda jadi lebih berani, sehat dan berprestasi."

"Minangkabau terkenal dengan tokoh-tokoh nasional yang selalu mengedepankan adat bersandi sarak, sarak bersandi kitabullah. Sehingga masyarakat Minangkabau sudah semenjak dahulu terkenal dengan pola berpikir yang cerdas dan bijaksana." ujar UAS dalam 2 jam tausiyahnya itu.

Dalam tahun politik ini, UAS menghimbau, jemaah jangan hanya karena fanatik dengan pilihan tertentu mengakibatkan perpecahan antar sesama saudara. Masyarakat Minangkabau harus selalu mengedepan persatuan dan kesatuan dalam perbedaan pilihan.

Namun UAS yakin, masyarakat Minangkabau khususnya Bukittinggi dan sekitarnya dapat menjaga peradaban yang tertib, aman dan damai. Untuk mewujudkan semua itu, UAS berpesan selalu bersyukur kepada Allah SWT agar dilindungi di setiap langkah yang akan kita kerjakan. Aamiin. Allahuakabar. (Rizky/Putra/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: bukittinggi,daerah,indonesia,metro,nasional,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kakak yang Tenggelam Saat Menolong Adiknya di Pantai Ketaping Sumbar, Ditemukan Tak Bernyawa

Kakak yang Tenggelam Saat Menolong Adiknya di Pantai Ketaping Sumbar, Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG PARIAMAN - Ikhfal Handoko (20) remaja yang hilang tenggelam saat mandi di pantai Gosong Korong Simpang Ketaping...

Akulturasi Duo Etnis Minang dan China, Festival 10 Ribu Bakcang dan Lamang Baluo Resmi Ditabuh

Akulturasi Duo Etnis Minang dan China, Festival 10 Ribu Bakcang dan Lamang Baluo Resmi Ditabuh

PADANG -- Menyambut lebaran 2019, Walikota Padang Mahyeldi resmi menabuh gendrang Festival 10 Ribu Bakcang Ayam dan...

Wali Kota Padang Mahyeldi Apresiasi Pegawainya yang Tidak Menambah Hari Libur

Wali Kota Padang Mahyeldi Apresiasi Pegawainya yang Tidak Menambah Hari Libur

PADANG -- Hari pertama kerja, Wako Padang Mahyeldi dan Wawako Hendri Septa langsung melakukan sidak. Walikota melakukan...

Respon Cepat Polsek Teluk Kabung Amankan Pelaku Pungli

Respon Cepat Polsek Teluk Kabung Amankan Pelaku Pungli

PADANG -- Kepolisian Sektor Teluk Kabung, Padang dan Tim Satgas Pungli langsung bergerak cepat menciduk tiga orang...

Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan

Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan

PARIAMAN - Meskipun masih tradisional dan menggunakan tenaga manusia namun buaya kaliang masih diminati pengunjung...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media