Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Kembangkan Kuliner Khas di Ambun Pagi, Nurleli Olah Buah Labu Menjadi Kerupuk dan Ice Cream

Senin, 04 Maret 2019 - 09:47:04 WIB - 322
Kembangkan Kuliner Khas di Ambun Pagi, Nurleli Olah Buah Labu Menjadi Kerupuk dan Ice Cream
Nurleli pelaku usaha kerupul labu ketika melayani pembeli


BUKITTINGGI - Untuk mencitrakan kuliner khas di kawasan ambun pagi Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam di kalangan wisatawan nusantara maupun mancangera yang datang, Nurleli pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan memanfaatkan petani buah labu membuat terobosan kuliner dengan mengolah buah labu menjadi berbagai macam kerupuk dan ice cream.

Ini dijelaskannya kepada MinangkabauNews.com, Senin (4/3/2019) di rumah produksinya, Leli sapaan kecilnya mengatakan kuliner khas ini adalah oleh-oleh wisatawan yang berkunjung dari dan ke ambun pagi. Mengenai buah labunya sendiri dari daerah setempat, artinya sama-sama saling membantu petani buah labu.

"Saya membeli buah labu dari petani per kilogramnya seharga Rp3.000.-, adapun proses pengolahan buah labu menjadi kuliner khas ambun pagi Nagari Matur Mudiak adalah buah labu itu dipotong tipis-tipis lalu direbus dan diberi tepung, jenis kerupuk labu ada yang manis dan ada yang pedas, keripik labu, stik labu, labu goreng dan ice cream labu. Dalam penjualannya ada yang masih mentah satu bungkus ukuran menengah seharga Rp. 20 ribu dan satu bungkus ukuran menengah yang sudah digoreng seharga Rp.15 ribu, begitupun dengan jenis pruduksinya yang lain tentu harganya berbeda," ucap Leli.

Peminat kerupuk labu tersebut juga beragam, ada wisatawan dari Provinsi Sumatera Barat dan luar Sumatera Barat serta wisatawan mancanegara dari tetangga jiran Malaysia.

"Mengenai pemasaran kerupuk labu ini, belum dipasarkan ke luar daerah Matur Mudiak, dikarenakan kalau dipasarkan ke luar daerah Matur Mudiak, ciri khas oleh-oleh dari Matur Mudiak akan tidak dikenal lagi," katanya.

Sementara itu Dinas Koperindag Kabupaten Agam, lanjut Leli hanya memberikan pelatihan-pelatihan pemasaran saja, sedangkan bantuan-bantuan lainnya sampai kini belum ada.

"Sekiranya dapat dimasyarakatkan olahan dari buah labu kepada warga Matur Mudiak sebagai pelaku usaha kecil menengah, bisa menjadikan daerah ini lebih lagi terkenal, sebab kini hanya ada dua orang pelaku usaha seperti ini," pungkas Leli.

Sedangkan salah seorang pembeli kerupuk labu, Ihsan dari Kota Bukittinggi ketika sedang membeli kerupuk labu, menjelaskan, kuliner seperti ini memang langka di daerah Matur Mudiak.

"Jika dimasyarakatkan kepada warga setempat, berarti bisa menambah pendapatan perekomian masyarakat dan juga bisa lebih terkenal seperti halnya kerupuk Sanjai di daerah Sanjai Kota Bukittinggi," katanya.

Mengenai rasa kerupuk labu ini renyah dan enak begitupun ice cream labu, sehingga tidak kalah dengan rasa kuliner daerah lain.

"Tentu masing-masing daerah mempunyai ciri khas kulinernya, wisatawan yang melintasi Matur Mudiak menuju danau maninjau untuk berwisata, bisa singgah sambil membeli kerupuk labu untuk makanan di tempat wisata maninjau," ungkap Ihsan. (Iwin SB)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,kuliner,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

PASAMAN - Tiga Puluh dua hari menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman...

Pahlawan Kemanusiaan di Bukittinggi Mendapat Pin Emas, Satyalencana dan Piagam Penghargaan

Pahlawan Kemanusiaan di Bukittinggi Mendapat Pin Emas, Satyalencana dan Piagam Penghargaan

...

Mahasiswa Asal Tanah Datar Meraih Juara Lomba Opini Tingkat Nasional

Mahasiswa Asal Tanah Datar Meraih Juara Lomba Opini Tingkat Nasional

NASIONAL - Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, Septian Fuji Syukri, berhasil mengharumkan...

Aksi Jambret Marak di Lubuk Sikaping, Pemotor Perempuan diharap Waspada

Aksi Jambret Marak di Lubuk Sikaping, Pemotor Perempuan diharap Waspada

PASAMAN -- Kota Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman yang dikenal dengan rasa sejuk tenteram dan nyaman, saat ini mulai...

Bayi Berumur 7 Bulan Bersama Seorang Ibu Diamankan Satpol PP Padang, Ini Alasannya

Bayi Berumur 7 Bulan Bersama Seorang Ibu Diamankan Satpol PP Padang, Ini Alasannya

PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kota Padang, mengamankan seorang bayi yang masih berumur 7 bulan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media