Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Benarkah Ustaz Abdul Somad Bakal Ditinggal Jamaah Bila Memihak dalam Capres?

Rabu, 06 Maret 2019 - 11:29:56 WIB - 15116
Benarkah Ustaz Abdul Somad Bakal Ditinggal Jamaah Bila Memihak dalam Capres?
Ustaz Abdul Somad (Foto: Serambi Indonesia)


POLITIK - Belakangan ini, kubu Jokowi-Maruf berusaha menarik sejumlah pendakwah untuk berada di tengah dan tidak menyerukan memilih salah satu pasangan capres-cawapres. Salah satu pendakwah yang berusaha didekati adalah Ustaz Abdul Somad atau UAS.

Terkait hal ini, Denny JA, yang merupakan pendiri Lingkaran Survei Indonesia mengatakan, mayoritas pemilih muslim yang pernah mendengar nama Ustaz Somad, dan menyukainya 65,7 persen lebih mengharapkan Ustaz Somad netral saja dalam pilpres. Kekuatan Somad justru karena publik merasa kepeduliannya pada agama bukan pada capres.

"Jika akhirnya Ustaz Somad mendeklarasi dukungan, Ustaz Somad akan rugi sendiri untuk dua hal. Pertama, tak banyak lagi gerbong baru yang bisa ditarik oleh Ustaz Somad. Pemilih muslim yang anti Jokowi umumnya sudah berada di kubu Prabowo," kata Denny JA dalam keterangannya tertulisnya, Rabu (6/3/2019).

Menurut Denny, pindahnya Ustaz Somad menjadi pendukung Prabowo tak akan banyak mengubah. Apalagi, dari survei terakhir LSI pasca debat capres kedua, Jokowi 58,7 persen versus Prabowo 30,9 persen. Selisih 28 persen. Selisih ini dianggap terlalu jauh.

"Perubahan dukungan yang mampu dibawa Ustaz Somad paling hanya di bawah 1 persen. Bukan karena Somad tak ada pengaruh tapi segmen yang bisa ia pengaruhi sudah berada di kubu Prabowo," ujarnya dikutip dari laman viva.co.id.

Kerugian kedua yang didapat jika Ustaz Somad memihak adalah pesona Ustaz Somad selaku kiai yang hanya peduli agama menjadi terganggu dan dianggap lebih peduli capres. Menurut Denny, pendengar Somad yang ada di kubu Jokowi, atau yang netral justru akan pergi meninggalkannya karena ia dianggap tak lagi menjadi ulama pengayom umat, tapi pengayom capres.

"Penting saya berikan pandangan ini untuk mengklarifikasi isu terkait survei LSI menyatakan dukungan Abdul Somad kepada Prabowo akan mengubah kemenangan. Itu tak benar," ujarnya menegaskan. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: indonesia,nasional,politik,reliji,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

DPRD Kota Pariaman Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Walikota Tahun 2018

DPRD Kota Pariaman Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Walikota Tahun 2018

PARIAMAN - DPRD Kota Pariaman menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD mengenai LKPJ (Laporan Keterangan...

Mahyeldi-Hendri Septa Resmi Dilantik Jadi Walikota dan Wawako Padang Periode 2019-2023

Mahyeldi-Hendri Septa Resmi Dilantik Jadi Walikota dan Wawako Padang Periode 2019-2023

PADANG -- Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno resmi melantik pasangan Walikota dan Wakil Wali Kota Padang...

Dalam Pelaporan Kegiatan, Kabupaten Tanah Datar Sudah Menggunakan E-Monev

Dalam Pelaporan Kegiatan, Kabupaten Tanah Datar Sudah Menggunakan E-Monev

TANAH DATAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam pelaporan kegiatan telah menggunakan E-Monev dengan jadwal...

Selama Bulan Suci Ramadhan, Satpol PP Kota Padang Akan Merazia Tempat Hiburan Malam

Selama Bulan Suci Ramadhan, Satpol PP Kota Padang Akan Merazia Tempat Hiburan Malam

PADANG - Selama Bulan Suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, akan menindak tegas dan...

Heboh People Power, Inilah Pandangan Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa

Heboh People Power, Inilah Pandangan Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa

PADANG -- Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa mengatakan, Ada yang berkata bahwa People power itu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media