Thursday, 18 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Heboh Polemik Istilah Kafir di Indonesia Dibahas Media Malaysia

Kamis, 07 Maret 2019 - 12:07:28 WIB - 3615
Heboh Polemik Istilah Kafir di Indonesia Dibahas Media Malaysia
Bendera Malaysia (Foto: Dok Istimewa)


INTERNASIONAL - Penggantian istilah kafir menjadi perdebatan hangat di tengah masyarakat Indonesia setelah Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (NU) menghasilkan rekomendasi dari Munas dan Konbes NU beberapa waktu lalu. Polemik yang ada sejauh ini menghasilkan dua kubu, yakni antara yang mendukung dan yang kurang antusias dalam mengganti istilah kafir dengan warga negara untuk orang Indonesia yang non-Muslim.

Teranyar, polemik itu menjadi bahan pemberitaan di Malaysia. Salah satu lembaga pers setempat, Malaysia Kini, turut mengulas hasil rekomendasi Bahtsul Masail NU tersebut. Dalam sebuah artikel, media itu menyebut keputusan NU telah menggemparkan wacana umat Islam tidak hanya di Indonesia.

"Baru-baru ini sebuah organisasi Islam tertua dunia, Nahdhatul Ulama (NU) di Indonesia mengeluarkan satu kenyataan yang menggembarkan wacana umat Islam di dunia," demikian dikutip dari laman Malaysiakini, Rabu (6/3).

Artikel tersebut juga mengungkapkan, belum pernah ada wacana semisal rekomendasi Bahtsul Masail NU itu di Malaysia. Kalaupun bisa dianggap ada, wacana demikian hanya dibahas dalam forum-forum tertutup di lingkungan pakar, tanpa melibatkan orang awam.

Artikel Malaysia Kini itu membenarkan bila wacana yang dimunculkan NU tersebut telah menjadi perbincangan yang cukup menarik bagi warga Malaysia. Dipaparkan pula tentang pemaknaan istilah kafir di dalam Alquran.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah angkat suara. Menurut Waketum MUI Zainut Tauhid Saadi, umat Islam diminta tak berlebihan dalam menanggapi hasil Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU itu.

Dia mengajak masyarakat untuk dapat menghargai putusan yang merupakan ijtihad kolektif para alim ulama di lingkungan NU. Putusan itu, kata Zainut, memiliki alasan, dalil, dan pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan

"MUI mengimbau kepada umat Islam untuk tidak terjebak pada polemik yang berlebihan atas putusan Munas NU terkait dengan penyebutan orang yang beragama selain Islam dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara dengan sebutan kafir," kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/3). (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,internasional,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

4.013 Warga Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Pariaman Langsung Jemput Bola ke Desa-desa

4.013 Warga Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Pariaman Langsung Jemput Bola ke Desa-desa

PARIAMAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pariaman kembali melaksanakan perekapan e-KTP...

RUPS, Wakil Walikota Padang Panjang Harap PT. Balairung Lebih Baik Kedepannya

RUPS, Wakil Walikota Padang Panjang Harap PT. Balairung Lebih Baik Kedepannya

JAKARTA - Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul menghadiri acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT.Balairung di...

Bawaslu Pariaman Ajak PWI Tergabung Dalam Lembaga Pemantau Pemilu

Bawaslu Pariaman Ajak PWI Tergabung Dalam Lembaga Pemantau Pemilu

PARIAMAN - Rapat Dalam Kantor (RDK) Bawaslu Kota Pariaman bersama lembaga pemantau Pemilu dan media dilaksanakan di...

Jelang Minggu Tenang, KPAI Temukan Ratusan Anak dan Balita Terlibat Kampanye Capres 01 di Karawang

Jelang Minggu Tenang, KPAI Temukan Ratusan Anak dan Balita Terlibat Kampanye Capres 01 di Karawang

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama Bawaslu RI menyatakan menemukan ratusan pelibatan anak dan...

Sosialisasikan Pemilu dan Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kota Bukittinggi Gelar Election Run

Sosialisasikan Pemilu dan Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kota Bukittinggi Gelar Election Run

BUKITTINGGI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukitinggi menggelar kegiatan Election Run 2019, diikuti ratusan peserta...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media