Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur

Jumat, 08 Maret 2019 - 09:23:08 WIB - 762
Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur
Wagub Sumbar saat lakukan peninjauan jalan dari Simpang Empat menuju Teluk Tapang, Kamis (7/3)


PASAMAN BARAT - Wakil Gubernur Sumatera Barat lakukan peninjauan jalan dari Simpang Empat menuju Teluk Tapang memakan waktu lebih kurang 4,5 jam dari jam 8.30 - 13.00 Wib. Jalan yang ditemui masih belum dapat dilalui dengan cepat lantaran badan jalan masih becek dan berlumpur, Kamis (7/3/2019).

Pembangunan Teluk Tapang merupakan salah satu peluang Pasaman Barat dalam memajukan perkembangan daerah, terutama penopang pelabuhan teluk bayur dalam menyalurkan pengirim barang dan jasa potensi daerah sekitar. Teluk Tapang kpndisi tegak lurus menuju negara Timur Tengah Arab Saudi .

Wagub Nasrul Abit disela-sela kekunjungan menyampaikan, pembagunan pelabuhan teluk Tapang bagian dari memajukan dan mengembangkan Kabupaten Pasaman Barat keluar dari daerah tertinggal.

Tahun ini Kementerian PUPR akan mengucurkan dananya Rp40 miliar dalam pembangunan jalan teluk Tapang sejauh 42 km, harapan ini ditambah, karena keinginannya pada tahun 2020 jalan ke teluk Tapang ini selesai yang nantinya bisa dilewati mobil-mobil angkutan besar, katanya.

"Yang kedua kita menunggu surat dari kementerian perhubungan RI tentang pengelolaan pelabuhan teluk Tapang oleh pelindo II. Jika pelabuhan teluk Tapang telah ada yang mengelola tentunya akan membawa kemajuan dalam operasional di daerah ini," ungkap Nasrul Abit.

Wagub juga mengatakan saat ini sedang mengajakan kalangan profesional, termasuk dari kementerian ESDM bagaimana melihat kondisi teluk Tapang dalam pengadaan air besih dan listrik.

"Dalam dialog tadi sudah ditarik kesimpulan bahwa sudah ada potensi air besih 8 km dari lokasi teluk Tapang. Sementara untuk listrik kita akan dialog pihak PT PLN tentang potensi tangkos sawit yang dapat diolah menghasilkan listrik," ujarnya.

Ada 536.000 ton tangkos sawit per tahun yang diperkirakan dapat menghasilkan 10 megawat listrik. 10 megawat listrik dirasa cukup dalam mendukung operasional di teluk Tapang nantinya, lanjutnya.

Selain itu juga akan dibangun pabrik sawit olahan turunan CPO, ada batu besi dan potensi lainnya.

"Kita berharap pada tahun 2021 pelabuhan teluk Tapang telah dapat beroperasional dan dampaknya akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitarnya, ujar Nasrul Abit. (**)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: daerah,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

PESIAIR SELATAN - Sebanyak 40 orang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Painan memperoleh remisi saat hari...

Wabup Mentawai Apresiasi Adanya Pembangunan Posko Pengungsian Oleh ASB

Wabup Mentawai Apresiasi Adanya Pembangunan Posko Pengungsian Oleh ASB

MENTAWAI - Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabelekake sangat mengapresiasi adanya beberapa Posko tempat...

Cita-cita Lahirkan Generasi Seperti Pejuang Kemerdekaan, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Ekskul Jurnalistik

Cita-cita Lahirkan Generasi Seperti Pejuang Kemerdekaan, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Ekskul Jurnalistik

AGAM - SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) membuka program ekstrakurikuler...

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

PADANG -- Menyikapi DPRD Padang periode 2014-2019 yang habis masa Jabatan pada tanggal 6 Agustus 2019 sementara DPRD...

Hari Raya Idul Adha Dua Ribu Umat Islam Salat Ied di Lapangan Khatib Sulaiman

Hari Raya Idul Adha Dua Ribu Umat Islam Salat Ied di Lapangan Khatib Sulaiman

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media