Thursday, 18 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur

Jumat, 08 Maret 2019 - 09:23:08 WIB - 482
Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur
Wagub Sumbar saat lakukan peninjauan jalan dari Simpang Empat menuju Teluk Tapang, Kamis (7/3)


PASAMAN BARAT - Wakil Gubernur Sumatera Barat lakukan peninjauan jalan dari Simpang Empat menuju Teluk Tapang memakan waktu lebih kurang 4,5 jam dari jam 8.30 - 13.00 Wib. Jalan yang ditemui masih belum dapat dilalui dengan cepat lantaran badan jalan masih becek dan berlumpur, Kamis (7/3/2019).

Pembangunan Teluk Tapang merupakan salah satu peluang Pasaman Barat dalam memajukan perkembangan daerah, terutama penopang pelabuhan teluk bayur dalam menyalurkan pengirim barang dan jasa potensi daerah sekitar. Teluk Tapang kpndisi tegak lurus menuju negara Timur Tengah Arab Saudi .

Wagub Nasrul Abit disela-sela kekunjungan menyampaikan, pembagunan pelabuhan teluk Tapang bagian dari memajukan dan mengembangkan Kabupaten Pasaman Barat keluar dari daerah tertinggal.

Tahun ini Kementerian PUPR akan mengucurkan dananya Rp40 miliar dalam pembangunan jalan teluk Tapang sejauh 42 km, harapan ini ditambah, karena keinginannya pada tahun 2020 jalan ke teluk Tapang ini selesai yang nantinya bisa dilewati mobil-mobil angkutan besar, katanya.

"Yang kedua kita menunggu surat dari kementerian perhubungan RI tentang pengelolaan pelabuhan teluk Tapang oleh pelindo II. Jika pelabuhan teluk Tapang telah ada yang mengelola tentunya akan membawa kemajuan dalam operasional di daerah ini," ungkap Nasrul Abit.

Wagub juga mengatakan saat ini sedang mengajakan kalangan profesional, termasuk dari kementerian ESDM bagaimana melihat kondisi teluk Tapang dalam pengadaan air besih dan listrik.

"Dalam dialog tadi sudah ditarik kesimpulan bahwa sudah ada potensi air besih 8 km dari lokasi teluk Tapang. Sementara untuk listrik kita akan dialog pihak PT PLN tentang potensi tangkos sawit yang dapat diolah menghasilkan listrik," ujarnya.

Ada 536.000 ton tangkos sawit per tahun yang diperkirakan dapat menghasilkan 10 megawat listrik. 10 megawat listrik dirasa cukup dalam mendukung operasional di teluk Tapang nantinya, lanjutnya.

Selain itu juga akan dibangun pabrik sawit olahan turunan CPO, ada batu besi dan potensi lainnya.

"Kita berharap pada tahun 2021 pelabuhan teluk Tapang telah dapat beroperasional dan dampaknya akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitarnya, ujar Nasrul Abit. (**)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: daerah,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bebas Memilih dengan Nurani

Bebas Memilih dengan Nurani

Oleh: Hardisman, MD, PhD Tinggal tiga hari lagi kita akan melaksanakan pemilihan umum serentak tahun 2019 ini. Kita...

Antusias Anak-Anak Untuk Membaca Kembali Tumbuh di Padang Panjang

Antusias Anak-Anak Untuk Membaca Kembali Tumbuh di Padang Panjang

PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan buka lapak baca di SDN 17...

Bupati Ali Mukhni Hadiri Pelantikan PKDP Serang Banten

Bupati Ali Mukhni Hadiri Pelantikan PKDP Serang Banten

PADANG PARIAMAN - Bupati Ali Mukhni dan rombongam hadiri malam pelantikan DPD PKDP Serang Banten pada Minggu (31/03)...

Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Pasaman Gelar Sosialisasi Pemilu RUN

Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Pasaman Gelar Sosialisasi Pemilu RUN

PASAMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman menggelar Kegiatan Sosialisasi Pemilu Run, di GOR Tuanku Rao...

Walikota Pariaman: Pemahaman Masyarakat Terhadap Pemilu Masih Kurang

Walikota Pariaman: Pemahaman Masyarakat Terhadap Pemilu Masih Kurang

PARIAMAN - Walikota Pariaman Genius Umar membuka kegiatan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu Serentak...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media