Tuesday, 18 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Biadap, Bocah SD di Pariaman Dicabuli Selama 3 Tahun oleh Suami Tante dan Ayah Kandungnya

Jumat, 08 Maret 2019 - 17:10:34 WIB - 3531
Biadap, Bocah SD di Pariaman Dicabuli Selama 3 Tahun oleh Suami Tante dan Ayah Kandungnya
Kapolres Pariaman Andry Kurniawan saat menginterogasi pelaku cabul terhadap anak di bawah umur, Jumat (8/03) di Mapolres Pariaman.


PARIAMAN - Kasus pedofilia terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini siswa salah satu Sekolah Dasar (SD) di Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sebut saja namanya, Bunga (12) menjadi korban kekejian orang dekat yang tidak beradab.

Perbuatan tersangka inisial Z (49) yang merupakan suami tante korban berprofesi sebagai buruh angkut dan inisial A (46) ayah kandung korban pekerjaan pemulung terungkap ketika paman korban Maswir (48) pulang kampung dari Jakarta.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menyebutkan kasus pencabulan ini terjadi dalam rentang waktu 2016 s/d 2019.

"Pertama kali terungkap dan diketahuinya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini, ketika paman korban Maswir pulang dari rantau dan mencurigai sikap dan tingkah polah keponakannya itu yang cenderung murung dan pendiam," ujar Kapolres AKBP Andry Kurniawan saat jumpa pers Jumat (8/03) di Mapolres Pariaman.

Setelah ditanya lanjut Kapolres, maka korban menceritakan kejadian pencabulan yang dialaminya. Setelah mendengarkan keterangan korban maka dilaporkanlah kedua tersangka ini, oleh Paman korban ke Polres Pariaman pada 26 Februari lalu.

"Bahwa kejadian yang dialaminya itu berlangsung semenjak tahun 2016, korban pertama kali dicabuli oleh Z yang merupakan suami tantenya, dan yang sangat memprihatinkan di tahun 2018 kemarin ayah kandung korban juga ikut menggauli anaknya itu, sebanyak dua kali," ungkap Andry.

Akibat kejadian itu, hingga saat ini korban masih trauma yang sangat mendalam.

"Jika korban melihat seseorang yang badannya besar, maka korban berteriak-teriak ketakutan," ulas Andry.

"Antara rumah korban dengan tersangka Z berdekatan. Pada mulanya korban sudah melapor ke orang tua korban, namun tidak disikapi, entah karena pengaduan anaknya ini yang memunculkan niat pelaku atau bagaimana masih kita lakukan pendalaman," tutur Andry.

Pelaku Z sendiri melakukan pencabulan terhadap korban sudah puluhan kali dilakukan di rumah tersangka dan rumah korban.

"Para pelaku diancam hukuman undang-undang perlindungan anak dengan hukuman minimal 5 tahun kurungan dan maksimal 15 tahun kurungan," tutup Andry. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,kriminal,metro,pariaman,perempuan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Shalat Ied di Pessel Akan Dipusatkan di Stadion H. Ilyas Yakoub Painan

Shalat Ied di Pessel Akan Dipusatkan di Stadion H. Ilyas Yakoub Painan

PESISIR SELATAN - Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1440 H bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan bakal dipusatkan...

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Pesisir Selatan Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Pesisir Selatan Hangus Terbakar

PESISIR SELATAN - Satu unit rumah permanen milik masyarakat di Kanagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten...

20 Pejabat Eselon II Kota Padang Panjang Ikuti Uji Kompetensi, Ketua Pansel Jelaskan Hal Ini

20 Pejabat Eselon II Kota Padang Panjang Ikuti Uji Kompetensi, Ketua Pansel Jelaskan Hal Ini

PADANG PANJANG - Sebanyak 20 Pejabat Eselon II pada Pemerintah Kota Padang Panjang mengikuti uji Kompentensi Pejabat...

Wali Kota Padang Mahyeldi Apresiasi Pegawainya yang Tidak Menambah Hari Libur

Wali Kota Padang Mahyeldi Apresiasi Pegawainya yang Tidak Menambah Hari Libur

PADANG -- Hari pertama kerja, Wako Padang Mahyeldi dan Wawako Hendri Septa langsung melakukan sidak. Walikota melakukan...

H+4 Libur Lebaran, Wisatawan Luar Daerah Serbu Kawasan Mandeh

H+4 Libur Lebaran, Wisatawan Luar Daerah Serbu Kawasan Mandeh

PESISIR SELATAN -- Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media