Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Biadap, Bocah SD di Pariaman Dicabuli Selama 3 Tahun oleh Suami Tante dan Ayah Kandungnya

Jumat, 08 Maret 2019 - 17:10:34 WIB - 3057
Biadap, Bocah SD di Pariaman Dicabuli Selama 3 Tahun oleh Suami Tante dan Ayah Kandungnya
Kapolres Pariaman Andry Kurniawan saat menginterogasi pelaku cabul terhadap anak di bawah umur, Jumat (8/03) di Mapolres Pariaman.


PARIAMAN - Kasus pedofilia terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini siswa salah satu Sekolah Dasar (SD) di Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sebut saja namanya, Bunga (12) menjadi korban kekejian orang dekat yang tidak beradab.

Perbuatan tersangka inisial Z (49) yang merupakan suami tante korban berprofesi sebagai buruh angkut dan inisial A (46) ayah kandung korban pekerjaan pemulung terungkap ketika paman korban Maswir (48) pulang kampung dari Jakarta.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menyebutkan kasus pencabulan ini terjadi dalam rentang waktu 2016 s/d 2019.

"Pertama kali terungkap dan diketahuinya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini, ketika paman korban Maswir pulang dari rantau dan mencurigai sikap dan tingkah polah keponakannya itu yang cenderung murung dan pendiam," ujar Kapolres AKBP Andry Kurniawan saat jumpa pers Jumat (8/03) di Mapolres Pariaman.

Setelah ditanya lanjut Kapolres, maka korban menceritakan kejadian pencabulan yang dialaminya. Setelah mendengarkan keterangan korban maka dilaporkanlah kedua tersangka ini, oleh Paman korban ke Polres Pariaman pada 26 Februari lalu.

"Bahwa kejadian yang dialaminya itu berlangsung semenjak tahun 2016, korban pertama kali dicabuli oleh Z yang merupakan suami tantenya, dan yang sangat memprihatinkan di tahun 2018 kemarin ayah kandung korban juga ikut menggauli anaknya itu, sebanyak dua kali," ungkap Andry.

Akibat kejadian itu, hingga saat ini korban masih trauma yang sangat mendalam.

"Jika korban melihat seseorang yang badannya besar, maka korban berteriak-teriak ketakutan," ulas Andry.

"Antara rumah korban dengan tersangka Z berdekatan. Pada mulanya korban sudah melapor ke orang tua korban, namun tidak disikapi, entah karena pengaduan anaknya ini yang memunculkan niat pelaku atau bagaimana masih kita lakukan pendalaman," tutur Andry.

Pelaku Z sendiri melakukan pencabulan terhadap korban sudah puluhan kali dilakukan di rumah tersangka dan rumah korban.

"Para pelaku diancam hukuman undang-undang perlindungan anak dengan hukuman minimal 5 tahun kurungan dan maksimal 15 tahun kurungan," tutup Andry. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,kriminal,metro,pariaman,perempuan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

270 CPNS di Pariaman Terima SK, Kepala BKSDM: Jumlah Kuota yang Diinginkan Belum Terpenuhi

270 CPNS di Pariaman Terima SK, Kepala BKSDM: Jumlah Kuota yang Diinginkan Belum Terpenuhi

PARIAMAN - Walikota Pariaman, Genius Umar melalui Badan Kepegawaian Dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serahkan 270 SK...

Sapa Masyarakat Hingga Daerah Pelosok, Polres Mentawai Gelar Talk Show di Radio

Sapa Masyarakat Hingga Daerah Pelosok, Polres Mentawai Gelar Talk Show di Radio

MENTAWAI - Tidak cukup hanya informasi di sekitaran Tuapejat, Polres Mentawai lakukan talk show di Radio Sasaraina...

Gubernur Sumbar Resmikan SPBU di Nagari Air Bangis Pasbar

Gubernur Sumbar Resmikan SPBU di Nagari Air Bangis Pasbar

PASAMAN BARAT - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), H. Irwan Prayitno resmikan SPBU di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai...

Satgas TMMD ke 104 Kodim 0319/Mentawai Tanami Pohon Mangrove di Pesisir Pantai

Satgas TMMD ke 104 Kodim 0319/Mentawai Tanami Pohon Mangrove di Pesisir Pantai

MENTAWAI - Menanam mangrove dapat mencegah bencana alam. Sebab, salah satu fungsi utama hutan bakau atau mangrove untuk...

Razia Miras di Padang, Ratusan Botol Disita Petugas

Razia Miras di Padang, Ratusan Botol Disita Petugas

PADANG - Ratusan botol minuman beralkohol (minol) kembali disita petugas Operasi Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media