Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Caleg Cabuli Anak di Pasaman Barat, Aktivis Garda NKRI Sumbar Soroti lemahnya Kaderisasi di Parpol

Kamis, 14 Maret 2019 - 06:09:12 WIB - 676
Caleg Cabuli Anak di Pasaman Barat, Aktivis Garda NKRI Sumbar Soroti lemahnya Kaderisasi di Parpol
Sekretaris Garda NKRI Sumbar Fikri Haldi


PADANG -- Seorang oknum calon legislatif (caleg) asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan ke polisi terkait dugaan pencabulan. Oknum caleg tersebut disebut mencabuli anak kandungnya sendiri.

Kasus itu juga telah beredar di berbagai pemberitaan media massa lokal hingga nasional menjadi perbincangan, hal tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, karna telah tega mencabuli anak kandung sendiri, Kamis, (14/03/2019).

Kecaman juga di lontarkan oleh aktivis muda Sumatera Barat Fikri Haldi, "Tentu kita sangat prihatin sekali dengan apa yang terjadi, bagaimana bisa seorang ayah kandung tega mencabuli anak sendiri, saya baca di berita laporan yang diterima di Polres Pasaman Parat yang dirilis berita, anak tersebut di cabuli semenjak umur 3 tahun. Tentu saya mengutuk keras hal ini, dan meminta pihak kepolisian segera menangkap terduga pelaku pencabulan ini ditangkap secepatnya," Ungkap aktivis berasal dari Air Bangis ini.

Sekretaris Garda NKRI Sumbar Fikri Haldi juga mengomentari "lemahnya fit and proper test seleksi caleg dan proses kaderisasi partai, seperti kita ketahui kasus caleg cabuli anak-anak bukan kali ini saja, beberapa waktu lalu di Kota Padang caleg dari partai PBB cabuli 2 orang anak perempuan, ini membuktikan ada yang kurang dalam materi penyeleksian, kalo kasusnya sudah seperti ini partai-partai islam namanya akan tercoreng oleh oknum-oknum caleg seperti ini," ujar beliau saat di wawancarai.

Lanjutnya, Ini membuktikan proses kaderisasi dari partai tidak berjalan dengan baik, jangan sampai ada anggapan para caleg ini di ambil di tengah jalan untuk memenuhi kuota dari partai.

Dia mengharapkan "Semoga kasus seperti ini kita dengar untuk terakhir kalinya, kita tidak mau nantinya akibat lemahnya Fit And Proper Test dilakukan partai, kita memilih orang yang bejat mewakili suara dan hak-hak kita, apalagi berasal dari partai yang berbasis islam tentu  dapat merugikan dan menyudutkan umat islam sendiri. Tutup aktivis mahasiswa islam tersebut. (FH)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bedah Buku Pedoman ABS-SBK, Ini Kata Gubernur dan Ketua LKAAM Sumbar

Bedah Buku Pedoman ABS-SBK, Ini Kata Gubernur dan Ketua LKAAM Sumbar

PADANG -- Dinas Kebudayaan Sumbar menggelar Bedah buku Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), di...

Bersaing Menuju Indonesia Smart City Summit 2019, Padang Pariaman Masuk Nominasi

Bersaing Menuju Indonesia Smart City Summit 2019, Padang Pariaman Masuk Nominasi

PADANG PARIAMAN - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai pilot project...

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

MENTAWAI - Jainuddin berusia 67 tahun adalah salah satu keluarga kurang mampu, yang ada di Dusun Bukit Subur Desa Bukit...

Millenial Road Safety Festifal: Gor Rang Agam Penuhi Kaum Millenial

Millenial Road Safety Festifal: Gor Rang Agam Penuhi Kaum Millenial

AGAM -- Gor Rang Agam Lubuk Basung, di penuhi ribuan kaum milenial dalam rangka memeriahkan acara Milenial Road Safety...

Sidang Paripurna ke-9, Jubir Pansus II DPRD Pasaman Minta Kepala OPD Tidak Lakukan Hal ini

Sidang Paripurna ke-9, Jubir Pansus II DPRD Pasaman Minta Kepala OPD Tidak Lakukan Hal ini

PASAMAN - Yunelda Asra, jubir Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Pasaman yang juga merupakan kader Partai Demokrat meminta...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media