Thursday, 14 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

Jumat, 15 Maret 2019 - 06:40:39 WIB - 522
KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional
Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi saat diwawancarai awak media, Jumat (15/3).


PASAMAN - Tiga Puluh dua hari menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman terus gencarkan Sosialisasi Pemilu kepada segenap lapisan masyarakat. KPU Pasaman menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 80 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 199. 836 jiwa di Pasaman. Persentasi ini lebih tinggi dari target secara nasional yakni 77,5 persen.

"Untuk mencapai target tersebut KPU Pasaman sebagai penyelenggara Pemilu terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dalam satu bulan kedepan," kata Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi pada Minangkabaunews.com, Jumat, 15 Maret 2019.

Menurut Rodi, sosialisasi secara masif terus dilakukan mulai dari tingkat PPK, PPS, serta relawan demokrasi sebanyak 55 orang yang tersebar di Pasaman.

Kemudian, KPU mengharapkan peran pemerintah, Partai Politik peserta pemilu juga ikut mensosialisasikan kepada masyarakat agar datang ke TPS tanggal 17 April 2019 untuk memilih presiden, anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten.

"Kita sangat optimis untuk mencapai target tersebut dengan waktu satu bulan ini. Sebab, semua penyelenggara pemilu bekerja ekstra untuk mengajak warga memilih," ujarnya.

Dijelaskan Rodi, pada Pemilu 2014 lalu target partisipasi KPU 77 persen, realisasinya 74 persen. Waktu itu minat serta kesadaran masyarakat untuk memilih cukup rendah.

Namun pada Pemilu 2019, dengan digabungnya pemilu Presiden saat ini ia memprediksi partipasi pemilih semakin tinggi. Hanya pihak KPU mengkuatirkan tingginya angka suara tidak sah pada pemilu kali ini akan tinggi.

"Sebab, kita mendengar rumor suara-suara dari masyarakat dengan adanya pemilihan presiden ini tingkat suara tidak sah semakin tinggi. Banyak suara dari masyarakat mereka berniat hanya ingin memilih presiden saja," katanya.

Namun, pihaknya terus melakukan sosialisasi serta pendidikan Pemilu agar warga menyadari akan pentingnya memilih kelima kertas suara tersebut. Sehingga mengurangi angka suara tidak sah pada Pemilu 2019 mendatang. (M. Afrizal)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kepala BNPB Kunjungi Monumen Merpati Perdamaian yang Terancam Abrasi

Kepala BNPB Kunjungi Monumen Merpati Perdamaian yang Terancam Abrasi

PADANG -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen (TNI) Doni Monardo mengunjungi Monumen Merpati...

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

PADANG PANJANG --Pemko Padang Panjang mulai gencar sosialisasi Perpres 95 tahun 2018, yakni tentang Sistem Pemerintahan...

KPU Pasaman Gelar Sosialisasi Pemilu dan Audiensi RPP ke SMKN 1 Bonjol

KPU Pasaman Gelar Sosialisasi Pemilu dan Audiensi RPP ke SMKN 1 Bonjol

...

Kabau Sirah Ditahan Imbang Persija Jakarta 2-2 di Kandang

Kabau Sirah Ditahan Imbang Persija Jakarta 2-2 di Kandang

BOLA -- Semen Padang FC hanya meraih satu poin setelah menahan imbang tim tamu, Pearsija FC 2-2 dalam lanjutan Liga 1...

Wali Nagari Diduga Selingkuh Dengan Perangkatnya, Istri Desak Pemkab Pessel Lakukan Penyelidikan

Wali Nagari Diduga Selingkuh Dengan Perangkatnya, Istri Desak Pemkab Pessel Lakukan Penyelidikan

PESISIR SELATAN -- Elisma Wati meminta Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk menyelidiki kasus perselingkuhan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media