Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

Jumat, 15 Maret 2019 - 06:40:39 WIB - 456
KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional
Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi saat diwawancarai awak media, Jumat (15/3).


PASAMAN - Tiga Puluh dua hari menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman terus gencarkan Sosialisasi Pemilu kepada segenap lapisan masyarakat. KPU Pasaman menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 80 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 199. 836 jiwa di Pasaman. Persentasi ini lebih tinggi dari target secara nasional yakni 77,5 persen.

"Untuk mencapai target tersebut KPU Pasaman sebagai penyelenggara Pemilu terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dalam satu bulan kedepan," kata Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi pada Minangkabaunews.com, Jumat, 15 Maret 2019.

Menurut Rodi, sosialisasi secara masif terus dilakukan mulai dari tingkat PPK, PPS, serta relawan demokrasi sebanyak 55 orang yang tersebar di Pasaman.

Kemudian, KPU mengharapkan peran pemerintah, Partai Politik peserta pemilu juga ikut mensosialisasikan kepada masyarakat agar datang ke TPS tanggal 17 April 2019 untuk memilih presiden, anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten.

"Kita sangat optimis untuk mencapai target tersebut dengan waktu satu bulan ini. Sebab, semua penyelenggara pemilu bekerja ekstra untuk mengajak warga memilih," ujarnya.

Dijelaskan Rodi, pada Pemilu 2014 lalu target partisipasi KPU 77 persen, realisasinya 74 persen. Waktu itu minat serta kesadaran masyarakat untuk memilih cukup rendah.

Namun pada Pemilu 2019, dengan digabungnya pemilu Presiden saat ini ia memprediksi partipasi pemilih semakin tinggi. Hanya pihak KPU mengkuatirkan tingginya angka suara tidak sah pada pemilu kali ini akan tinggi.

"Sebab, kita mendengar rumor suara-suara dari masyarakat dengan adanya pemilihan presiden ini tingkat suara tidak sah semakin tinggi. Banyak suara dari masyarakat mereka berniat hanya ingin memilih presiden saja," katanya.

Namun, pihaknya terus melakukan sosialisasi serta pendidikan Pemilu agar warga menyadari akan pentingnya memilih kelima kertas suara tersebut. Sehingga mengurangi angka suara tidak sah pada Pemilu 2019 mendatang. (M. Afrizal)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Menghadapi Hari Raya Idul Fitri, Bank Nagari Padang Panjang Berikan Layanan Ekstra

Menghadapi Hari Raya Idul Fitri, Bank Nagari Padang Panjang Berikan Layanan Ekstra

PADANG PANJANG - Menghadapi hari raya Idul Fitri tahun ini, Bank Nagari Cabang Padang Panjang memberikan layanan...

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Setelah sekian lama kandang harimau di Taman Satwa Kandi kosong tak berpenghuni akibat harimau yang lama...

Melanjutkan Studi di Timur Tengah, 241 Alumni MAN dan Ponpes se-Sumbar Ikuti Tes Kualifikasi Bahasa

Melanjutkan Studi di Timur Tengah, 241 Alumni MAN dan Ponpes se-Sumbar Ikuti Tes Kualifikasi Bahasa

PADANG - Alumni Madrasah Aliyah Negeri dan sederajat serta pondok pesantaren se Sumatra Barat, yang akan melanjutkan...

Pasca Pemilu Tahun 2019, MB Dt. Basa Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Menolak Kerusuhan

Pasca Pemilu Tahun 2019, MB Dt. Basa Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Menolak Kerusuhan

SOLOK - Tokoh masyarakat Kota Solok Mirwan B Datuak Basa menyerukan agar masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan...

Satu Unit Mini Bus Masuk Sungai di Jalan Lintas Padang-Painan, Sumbar

Satu Unit Mini Bus Masuk Sungai di Jalan Lintas Padang-Painan, Sumbar

PESISIR SELATAN - Sebuah mobil Toyota Rush berwarna putih tercebur di sungai berada tepat di jalan Nagari Siguntur Tuo,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media