Monday, 26 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Update Terkini Kasus Penembakan di Selandia Baru yang Dirilis KBRI di Wellington

Jumat, 15 Maret 2019 - 17:53:58 WIB - 536
Update Terkini Kasus Penembakan di Selandia Baru yang Dirilis KBRI di Wellington
Korban penembakan jemaah masjid di wellington


WELLINGTON -- KBRI Wellington mengadakan monitoring dan menyiapkan bantuan kekonsuleran terhadap peristiwa penembakan yang terjadi di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood, Christchurh, Jumat, (15/3/2019).

Berdasarkan Press Rilis KBRI Wellington, pada pukul 23.30 waktu Selandia Baru:
KBRI Wellington terus melakukan monitoring dan menyiapkan bantuan kekonsuleran terhadap peristiwa penembakan yang terjadi di Christchurh pada hari ini, Jum’at, 15 Maret 2019 di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood.

Dari 6 (enam) WNI yang diketahui berada di Masjid Al-Noor pada saat kejadian penembakan hari ini, 5 (lima) orang telah melaporkan ke KBRI Wellington dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara 1 (satu) orang a.n. Muhammad Abdul Hamid masih belum diketahui keberadaannya.

Sementara dari Masjid Linwood, KBRI Wellington menerima bahwa terdapat 2 (dua) WNI (seorang ayah dan anaknya) yang tertembak. Kondisi sang ayah a.n. Zulfirmansyah masih kritis dan dirawat di ICU RS Christchurch Public Hospital. Sementara anaknya dalam keadaan yang lebih stabil.

Pihak Kepolisian SB telah mengeluarkan informasi terdapat 49 korban meninggal dunia. 41 orang meninggal di Masjid Al-Noor, 7 orang meninggal di Masjid Linwood, dan seorang meninggal di RS Christchurch Public Hospital.

Pemerintah SB membuka hotline untuk keluarga korban pada nomor 0800-115-019.

Pihak Kepolisian SB telah menetapkan seorang tersangka penembakan hari ini dan akan segera dituntut ke pengadilan SB.

Pemerintah SB melalui PM Jacinda Ardern telah mengutuk aksi penembakan tersebut dan menyebut tindakan keji ini sebagai aksi terorisme.

Airport di Christchurch sejak sore hari ini ditutup oleh otoritas setempat demi alasan keamanan.

Langkah yang telah dilakukan KBRI Wellington:

Mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh masyarakat WNI di SB tetap dalam keadaan tenang dan waspada, serta mematuhi himbauan dari pihak keamanan SB.

WNI di Christchurch serta sejumlah kota lain yang informasinya terdaftar di KBRI Wellington telah dihubungi untuk diketahui keadaannya.

KBRI Wellington terus memonitor keadaan di lokasi kejadian, termasuk kondisi di airport Christchurch, dalam rangka pengiriman bantuan dan tim konsuler ke Christchurch.

KBRI Wellington tetap membuka nomor hotline dengan nomor +64211950980, +6421366754, dan +64223812065. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: internasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kapal Goyang Kapten Tayang Perdana di Padang

Kapal Goyang Kapten Tayang Perdana di Padang

PADANG -- "Kapal Goyang Kapten" akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 September 2019....

Akibat Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah di Solsel Terancam Gagal Panen

Akibat Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah di Solsel Terancam Gagal Panen

PADANG ARO -- Lebih kurang 100 hektare sawah masyarakat di Padang tangah, Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan,...

Dua Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Warga Pasbar Buncah

Dua Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Warga Pasbar Buncah

PASAMAN BARAT - Bambang Saputra (25) ditemukan tergantung di ruang dapur dan kakaknya Hendri (38) terggeletak bersimbah...

Meski Listrik Mati, Rakor Persiapan Hoyak Tabuik Tetap Digelar, Ini Hasilnya

Meski Listrik Mati, Rakor Persiapan Hoyak Tabuik Tetap Digelar, Ini Hasilnya

PARIAMAN -- Meskipun listrik mati, Dinas Pariwisata Pariaman tetap menggelar Rakor (Rapat Koordinasi) persiapan pesta...

Hebat, Siswa SD di Padang Panjang ini Tuangkan Imajinasinya Menjadi Sebuah Komik

Hebat, Siswa SD di Padang Panjang ini Tuangkan Imajinasinya Menjadi Sebuah Komik

PADANG PANJANG - Suatu gebrakan membanggakan yang berhasil diukirnya, berbekal imajinasi yang hadir dia tuangkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media