Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Event Berburu Babi Akan Diadakan Lagi di Pariaman

Sabtu, 16 Maret 2019 - 01:02:42 WIB - 1699
Event Berburu Babi Akan Diadakan Lagi di Pariaman
Event Berburu Babi


PARIAMAN - Berdasarkan hasil kesepakatan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman bersama dengan pengurus Forum Olah Raga Buru Babi (FORBI) Kota Pariaman dan juga melibatkan Kabupaten Padang Pariaman akan kembali mengadakan iven berburu babi di Kota Tabuik.

Kadis Pariwisata Kota Pariaman Elvis Candra mengatakan, tujuan diadakannya iven berburu babi ini adalah untuk mempromosikan wisata yang ada di Kota Pariaman selain itu juga dalam upaya membantu masyarakat membasmi hama babi yang selama ini menjadi hama tanaman bagi perkebunan atau ladang milik masyarakat.

"Iven berburu babi ini untuk yang ke-3 kalinya di adakan di Kota Pariaman semenjak diaktifkannya kembali acaranya ini di tahun 2017, karena ini adalah merupakan kegiatan pariwisata yang mencampurkan olah raga dengan pariwisata," ujar Elvis Jumat (15/03).

Rencananya iven buru babi ini akan didakan pada tanggal 31 Maret 2019 yang berlokasi di Desa Padang Cakua Kecamatan Pariaman Selatan.

"Wilayah buruannya meliputi 9 Desa dan Kelurahan, diantaranya yaitu Marunggi, Sunua, Padang Cakua, Batang Tajongkek, Desa Taluak, Karan Aur, Taratak, Ujuang Batuang, Cimparuah dan beberapa desa lainnya, jadi dalam acara ini ada dua Kecamatan yang menjadi wilayah buruan," jelasnya.

Untuk persiapan sendiri beliau mengatakan Disparbud sudah melakukan koordinasi dengan kepala desa, niniak mamak, tokoh masyarakat Desa Padang Cakua dan sudah dilakukan sebanyak tiga kali yang juga dihadiri oleh ketua dan pengurus FORBI Kota Pariaman di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman beberapa waktu lalu.

"Untuk saat ini hanya tinggal persiapan pelaksanaan secara teknis saja yang harus dilakukan. Iven berburu babi ini wilayahnya cukup luas dan butuh persiapan yang matang dan juga dibutuhkan partisipasi dari unsur pemerintah dan masyarakat. Selain itu persiapan dari segi lokasi dan pengamanan yang meliputi pengamanan masyarakat, hewan dan juga tumbuhan dan tanaman petani atau masyarakat juga dilakukan supaya tidak rusak," ujarnya.

Kegiatan buru babi ini memakan waktu satu hari dimulai pembukaan pada pagi harinya dan selesai sore hari. Prosesnya dimulai pada tanggal 30 Maret didahului dengan rapat niniak mamak setempat pada malam harinya, dan tanggal 31 Maret 2019 diadakan acara pembukaan pada pukul tujuh pagi kemudian dilanjutkan dengan acara penggalangan dana dari masyarakat dengan melelang kue-kue yang mereka buat, kemudian menampilkan atraksi seni budaya, dan terakhir pembukaan secara resmi oleh Ketua FORBI Kota pariaman Genius Umar, setelah itu baru acara berburu babi dimulai sampai dengan selesai di sore harinya, lanjut Elvis.

"Kegiatan buru babi ini melibatkan tim dari dinas kesehatan, dari pihak pengamanan ada Kepolisian, TNI, Satpol PP, termasuk juga para Dubalang Desa setempat," sebutnya.

Beliau berharap kegiatan tersebut akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, karena dengan acara ini selain bisa menjalin tali silaturahmi juga bisa mempromosikan wisata Kota Pariaman dan hobi dari para peburupun tersalurkan. Selain itu bantuan kepada masyarakat pun bisa dilakukan dengan memberantas hama babi yang selama ini mengganggu kebun ataupun ladang masyarakat. (war/mas)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ustaz Abdul Somad: Anak-Anak Muda Bukittinggi Wajib Pandai Menunggang Kuda

Ustaz Abdul Somad: Anak-Anak Muda Bukittinggi Wajib Pandai Menunggang Kuda

BUKITTINGGI - Ribuan jemaah se-Sumatera Barat dan Kereta Kencana atau lebih dikenal Bendi sambut kedatangan Ustaz Abdul...

Tingkatkan Kapasitas, PMI Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Spesialisasi Pertolongan Pertama

Tingkatkan Kapasitas, PMI Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Spesialisasi Pertolongan Pertama

...

Longsor Terjang Rumah di Tanah Datar, Seorang Bocah Tewas Tertimbun

Longsor Terjang Rumah di Tanah Datar, Seorang Bocah Tewas Tertimbun

TANAH DATAR - Hujan yang mengguyur wilayah Jorong Padang Datar, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Tanah Datar...

Tidak Ada WNA Masuk DPT, KPU Padang Pariaman Targetkan 77,5% Partisipasi Pemilih

Tidak Ada WNA Masuk DPT, KPU Padang Pariaman Targetkan 77,5% Partisipasi Pemilih

PARIAMAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman Zulnaidi targetkan partisipasi pemilih sebagaiman arahan...

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

MENTAWAI - Jainuddin berusia 67 tahun adalah salah satu keluarga kurang mampu, yang ada di Dusun Bukit Subur Desa Bukit...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media