Wednesday, 20 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

Kebun Kopi Sibarasok Peninggalan Penjajahan Kolonial Belanda di Agam

Sabtu, 16 Maret 2019 - 08:56:38 WIB - 601
Kebun Kopi Sibarasok Peninggalan Penjajahan Kolonial Belanda di Agam
Kebun Kopi Sibarasok dan Pondasi Peniggalan Kolonial Belanda.


AGAM - Sebuah gudang disertai 400 hektar kebun kopi peninggalan penjajahan Kolonial Belanda berdampak pada kehidupan masyarakat hingga saat ini. Kebun kopi tersebut berada di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, (Sumbar).

Menurut Hamidi (62), warga setempat, mengatakan pasca penjajahan berakhir lahan perkebunan tersebut dikembalikan lagi kemasyarakat. Kemudian niniak mamak membagi lahan itu kepada masing-masing kaumnya.

"Perkebunan ini dimulai semenjak tahun 1936. Pasca penjajahan berakhir masyarakat kembali menggarap lahan tersebut secara tradisional walau hanya dengan kemampuan yang sangat sederhana," ujarnya kepada MinangkabauNews.com, Sabtu, (16/3).

Jenis bibit kopi yang ditanam oleh Belanda berupa Rebusta. Masyarakat sempat menukar jenis bibit Arabika, namun tidak cocok dan pemasarannya susah.

"Untuk pengolahan secara modren, kami belum mendapatkan ilmunya seperti pengolahan yang dilakukan oleh belanda, sehingga pengolahan yang kami lakukan masih secara tradisional," ujarnya.

Selain dari perkebunan, peniggalan Belanda berupa bangunan juga terdapat disini, walau hanya menyisakan puluhan tongga dan beberapa pondasi saja.

"Peninggalan Belanda berupa bangunan disini hanya meninggalkan beberpa tongga dan pondasi. Peninggalan ini tidak terawat dan begitu pula dengan peninggalan berupa sisa-sia logam yang sebagian besar sudah banyak yang hilang, namun sebagian kecil masil ada disimpan oleh warga setempat," jelasnya.

Selain dari perkebunan, daerah ini sangat berpotensi dikembangkan sebagai agrowisata dan sejarah Gudang Kopi Peninggaoan Kolonial Belanda.

"Panorama dari Puncak Bukit Kebun Sibarasok dan Puncak Pemancar disini sangat indah. Selain itu, panorama Danau Maninjau dan Pantai tiku sangat jelas dari atas sana," ungkapnya. (JNS)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Pasaman Canangkan Bulan Bakti Dasa Wisma

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Pasaman Canangkan Bulan Bakti Dasa Wisma

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis canangkan bulan Bhakti Dasawisma Kabupaten Pasaman dihalaman kantor Bupati,...

Rumah Sekaligus Warung di Agam Ludes dilahap Sijago Merah

Rumah Sekaligus Warung di Agam Ludes dilahap Sijago Merah

AGAM - Sebuah rumah sekaligus warung ludes dilahap si jago merah di Pulai Mato Aia, Jorong Sungai Jariang, Nagari...

Pedagang Kehilangan Barang Dagangan, Mardison: Kalau Masih Hilang Satpol PP yang Jaga Akan Dipecat

Pedagang Kehilangan Barang Dagangan, Mardison: Kalau Masih Hilang Satpol PP yang Jaga Akan Dipecat

PARIAMAN - Pedagang keluhkan banyaknya terjadi kemalingan di pasar pariaman, disaat proses revitalisasi pasar lama...

Fakultas Pariwisata UMSB Implementasikan Program Kerjasama Dua Kementrian

Fakultas Pariwisata UMSB Implementasikan Program Kerjasama Dua Kementrian

BUKITTINGGI - Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengadakan sosialisasi rencana...

Pendaftaran Calon Anggota Polri Tahun 2019 Dibuka, Polres Mentawai Mendapat 10 Persen Kuota Khusus

Pendaftaran Calon Anggota Polri Tahun 2019 Dibuka, Polres Mentawai Mendapat 10 Persen Kuota Khusus

MENTAWAI - Polisi Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Mentawai membuka kesempatan bagi putra putri Mentawai untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media