Thursday, 18 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Memiliki Lahan yang Subur, Pasbar Dilirik Investor Dari Negara Korea Untuk Menanam Kenaf

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:41:17 WIB - 342
Memiliki Lahan yang Subur, Pasbar Dilirik Investor Dari Negara Korea Untuk Menanam Kenaf
Tim investor dari Negara Korea foto bersama Wakik Bupati Pasbar dan Ketua GOW, Rabu (20/3).


PASAMAN BARAT - Kabupaten Pasaman Barat (pasbar) dilirik oleh investor dari Negara Korea untuk menanam Kenaf di wilayah penghasil sawit tersebut. Tanaman sejuta manfaat tersebut siap untuk mendukung perekonomian masyarakat Pasbar. Pasalnya, seluruh tanaman itu berguna mulai dari akar hingga daun.

Kunjungan investor tersebut disambut oleh Wakil Bupati Pasbar Yulianto bersama dengan Ketua GOW Sifrowati Yulianto dikediaman beliau pada Rabu (20/3). Kunjungan itu diketuai oleh Mr. Myungwan Shing bersama beberapa anggota yang didampingi oleh Apriadi Lubis salah seorang putra Pasbar.

Menurut Yulianto, Pasbar memang memiliki lahan yang subur, malah ada satu wilayah di Pasbar memiliki kualitas tanah terbaik di dunia. Jika ada investor yang ingin berinvestasi di Pasbar boleh saja. Asal apa yang dilakukan oleh investor itu bermanfaat bagi masyarakat banyak.

"Atas nama Pemerintah Daerah, kami siap memfasilitasi dan menerima investor di Pasbar. Dengan catatan investasi tersebut memang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta meningkatkan perekonomian masyarakat," jelas Yulianto.

Selain itu, papar Yulianto apa yang dilakukan oleh investor juga harus berdasarkan peninjauan lapangan. Karena, Pasbar sudah dipenuhi oleh perkebunan sawit.

"Dari penjelasan Bapak semua, wilayah kami sudah dipenuhi oleh sawit dan pada umumnya lahan juga milik masyarakat. Kalau menanam tanaman lagi, diharapkan tanaman tersebut bisa berinteraksi dengan tanaman lainnya," papar Yulianto.

Tidak hanya itu saja, jelas Yulianto, investor juga diharapkan memahami kondisi masyarakat Pasbar. Karena, masyarakat Pasbar adalah masyarakat Multi Etnis yang terdiri dari tiga etnis yakni Minangkabau Mandailing dan Jawa.

Sementara itu, Mr. Myungwan Shing memaparkan jika tanaman Kenaf tidak membutuhkan lahan yang terlalu subur. Sebab, tanaman tersebut tidak jauh berbeda dengan tanaman ubi.

"Yang menonjol sekali dari tanaman Kenaf ini adalah manfaatnya. Tanaman Kenaf, bermanfaat seluruh strukturnya. Bisa dibuat obatan, masker, dan sejuta manfaat lainnya. Selain itu, tanaman ini juga cepat panen yakni sekali empat bulan panen," papar Mr. Myungwan Shing.

Mr. Myungwan Shing menambahkan, kerjasama tanaman Kenaf ini sudah dimulai penjajakan dari Kabupaten Pasaman. Dipilihnya kedua wilayah ini karena lahannya masih luas.

"Di Kabupaten Pasaman kami sudah melakukana penandatanganan MoU. Sekarang kami ingin melakukan hal yang sama dengan Pasbar," tutup Mr. Myungwan Shing. (EL/mas)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: ekonomi,kesehatan,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Bupati Hendrajoni Akan Laporkan Sejumlah Akun ke Polda Sumbar

Terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Bupati Hendrajoni Akan Laporkan Sejumlah Akun ke Polda Sumbar

...

Bawaslu Kota Bukittinggi Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

Bawaslu Kota Bukittinggi Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

...

Yayasan Al Aziz Akan Berangkatkan 40 Orang Untuk Umroh Akhir Tahun Ini

Yayasan Al Aziz Akan Berangkatkan 40 Orang Untuk Umroh Akhir Tahun Ini

PADANG PARIAMAN - Sebanyak 40 orang hasil MTQ ke-2 tingkat Kota dan Kabupaten Padang Pariaman yang diangkatkan oleh...

Gerakan Suluh Kebangsaan yang Dipimpin Mahfud MD Sampai di Padang

Gerakan Suluh Kebangsaan yang Dipimpin Mahfud MD Sampai di Padang

PADANG -- Gerakan Suluh Kebangsaan yang dipimpin Mahfud MD dan rombongan menyambangi Kota Padang, Sumbar. Kali ini...

Sekolah Keluarga Ubggulan TP PKK Kota Bukittinggi Menggelar Kuliah Umum

Sekolah Keluarga Ubggulan TP PKK Kota Bukittinggi Menggelar Kuliah Umum

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media