Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Dari Laporan Unaids Pada Akhir Tahun 2017, 940 Ribu Orang di Dunia Meninggal Karena AIDS

Kamis, 28 Maret 2019 - 13:59:01 WIB - 606
Dari Laporan Unaids Pada Akhir Tahun 2017, 940 Ribu Orang di Dunia Meninggal Karena AIDS
Pemateri dr. Rahmiyetti, SPA, tengah memberikan materi tentang Bahaya HIV/AIDS


NASIONAL - Berdasarkan laporan dari UNAIDS, pada akhir tahun 2017, sekitar 36,9 juta orang yang hidup dengan HIV dan sekitar 940.000 orang di dunia meninggal karena penyakit AIDS. Namun, sekitar 75 persen dari penderita yang menyadari bahwa mereka mengidap HIV/AIDS.

"Ini karena HIV merupakan penyakit yang menyerang tanpa menunjukkan gejala apa pun di awal kemunculannya. Kalau pun ditunjukkan, biasanya gejalanya sangat samar, sehingga cenderung sulit dikenali," kata dr. Rahmiyetti, SPA, dalam Sosialisasi Bahaua HIV-AIDS, pada pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi, Rabu (27), di Hall Badan Keuangan Bukittinggi.

Sebagai pemateri, Rahmiyetti, memaparkan, HIV/AIDS merupakan hal yang berbeda, tetapi saling berhubungan. Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus, dan infeksi lainnya menyerang tubuh penderida HIV.

HIV menyerang dan menghancurkan sel CD4 yang melawan infeksi dari sistem kekebalan tubuh. Hilangnya sel CD4 ini menyulitkan tubuh untuk melawan infeksi dan kanker terkait HIV tertentu.

"Tidak seperti virus lainnya, tubuh Anda tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya. Jika Anda terinfeksi HIV, Anda akan memilikinya seumur hidup. Sementara itu, AIDS adalah kondisi penyakit yang parah dari infeksi virus HIV. Bi Biasanya kondisi ini ditandai dengan munculnya penyakit lain seperti kanker dan berbagai infeksi yang muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh Anda," paparnya.

Dikatakan, kendati orang yang mengidap virus HIV tidak menunjukkan gejala apapun, Anda masih dapat menularkan virus ke orang lain. Ini karena HIV dapat memakan waktu hingga 2 sampai 15 tahun sampai bisa memunculkan gejala.

"Oleh sebab itu, Anda mungkin memiliki HIV dan masih terlihat sehat dan bisa berkegiatan secara normal layaknya orang sehat lainnya. Biasanya Anda tidak dapat mengetahui secara pasti apakah memiliki HIV sampai Anda diperiksa atau tidak," ujarnya.

Dijelaskan, HIV tidak akan langsung merusak organ tubuh. Akan tetapi, penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan terjadi berbagai penyakit lainnya, terutama infeksi, untuk kemudian menyerang tubuh.

"Gejala pertama dari HIV mirip dengan infeksi virus lainnya, yaitu: Demam, Sakit kepala, Kelelahan, Nyeri otot, Kehilangan berat badan, Pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha," ujarnya.

Jika HIV dibiarkan, katanya, ondisi ini bisa mengarah pada AIDS dengan gejala yang lebih parah. Berikut berbagai gejala AIDS yang biasanya muncul, yaitu: Sariawan, Penyakit radang panggul kronis, Infeksi parah dan sering mengalami kelelahan ekstrem yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya dan mungkin muncul bersamaan dengan sakit kepala dan atau pusing, Turunnya berat badan lebih dari 5 kg yang tidak disebabkan karena olahraga atau diet, Lebih mudah mengalami memar, Diare yang lebih sering, Sering demam dan berke Lebih mudah mengalami memar, Diare yang lebih sering, Sering demam dan berkeringat di malam hari, Pembengkakan atau mengerasnya kelenjar getah bening yang terletak di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha, Batuk kering yang terus menerus, Sering mengalami sesak napas, Perdarahan pada kulit, mulut, hidung, anus, atau vagina tanpa penyebab yang pasti, Ruam kulit yang sering atau tidak biasa, Mati rasa parah atau nyeri pada tangan dan kaki, Hilangnya kendali otot dan refleks, kelumpuhan, atau hilangnya kekuatan otot dan Kebingungan (linglung) atau perubahan kepribadian.

"AIDS disebabkan oleh virus HIV. HIV ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI) dari orang yang terinfeksi. Sebagai contoh ketika Anda berhubungan seks baik vagina, anal, atau oral seseorang yang memiliki HIV tanpa kondom, virus ini akan sangat mudah menular. Ini karena adanya pertukaran cairan tubuh antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat. Kondisi ini akan meningkat risikonya jika di organ seksual Anda terdapat luka terbuka. Biasanya perempuan remaja sangat rentan terhadap infeksi HIV karena selaput vagina mereka lebih tipis dan lebih rentan terhadap infeksi dibandingkan wanita dewasa," jelasnya.

Dilanjutkan, selain kontak seksual, ada berbagai hal lain yang menyebabkan seseorang terkena penyakit yang melemahkan sistem imun ini, yaitu: Berbagi jarum suntik dan peralatan obat suntik lainnya dengan orang yang terkontaminasi dengan HIV, Menggunakan peralatan tato dan body piercing (termasuk tinta) yang tidak disterilkan dan pernah dipakai oleh orang dengan HIV, Dari seorang ibu dengan HIV kepada bayinya (sebelum atau selama kelahiran) dan saat menyusui, Memiliki penyakit menular seksual (PMS) lainnya seperti klamidia atau gonore karena virus HIV akan sangat mudah masuk saat sistem kekebalan tubuh lemah, Adanya kontak dengan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang yang memiliki infeksi HIV pada luka terbuka yang Anda miliki.

"Namun, jangan salah sangka. Anda tidak dapat tertular HIV melalui kontak sehari-hari seperti: Bersentuhan, Berjabat tangan, Berpelukan atau berciuman, Batu Batuk dan bersin, Mendonorkan darah ke orang yang terinfeksi, Menggunakan kolam renang atau dudukan toilet yang sama, Berbagi sprei, Berbagi peralatan makan atau makanan yang sama, Dari hewan, nyamuk, atau serangga lainnya," katanya.

Dr. Rahmiyetti, SPA, juga memaparkan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar HIV dan jawabannya.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk HIV dan AIDS? AIDS disebabkan oleh HIV dan virus ini ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh dari pasien HIV, termasuk darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu. Untuk itu, berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena HIV/AIDS, yaitu: Melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan seseorang yang positif HIV, Berbagi jarum suntik yang sama dengan orang yang positif HIV, Melakukan seks tanpa kondom dengan seseorang yang memiliki HIV, Melakukan tato tubuh di tempat yang alatnya tidak disterilkan.

Apa komplikasi dari HIV/AIDS? AIDS adalah tahap lanjutan progresif dari infeksi HIV. HIV dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa menyebabkan berbagai infeksi lainnya. Jika Anda memiliki AIDS, Anda mungkin memiliki beberapa komplikasi kondisi yang cukup parah, komplikasi kondisi yang cukup parah, seperti: Infeksi, infeksi yang biasanya muncul yaitu tuberkulosis, infeksi sitomegalovirus, kriptokokus meningitis, toksoplasmosis, dan cryptosporidiosis. Kanker yaitu kanker paru-paru, ginjal, limfoma, dan sarkoma Kaposi. Tuberkulosis (TBC), Sitomegalovirus adalah virus herpes yang biasanya ditularkan dalam bentuk cairan tubuh seperti air liur, darah, urin, air mani, dan air susu ibu. Kandidiasis adalah infeksi jamur yang juga sering terjadi akibat HIV/AIDS. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan menyebabkan lapisan putih dan tebal pada selaput lendir mulut, lidah, kerongkongan, atau vagina.

"Kriptokokus meningitis, adalah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Meningitis kriptokokal adalah infeksi sistem saraf umum pusat akibat HIV/AIDS yang disebabkan oleh jamur di dalam tanah. Toksoplasmosis, Infeksi yang mematikan ini disebabkan oleh Toxoplasma gondii, parasit yang menyebar terutama melalui kucing, Kucing yang terinfeksi biasanya memiliki parasit di dalam tinjanya. Selain infeksi, Anda juga berisiko mengalami kanker dan masalah neurologis, Anda juga berisiko mengalami kanker dan masalah neurologis, dan masalah ginjal ketika Anda memiliki AIDS," katanya.

Bagaimana mendiagnosis HIV dan AIDS? Tes darah memungkinkan dokter untuk menentukan apakah Anda terinfeksi virus HIV. Keakuratan tes tergantung pada waktu paparan terakhir untuk HIV (hubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum). Jika Anda pernah melakukan berbagai tindakan yang berisiko HIV, Anda bisa terinfeksi virus setiap saat. Bagaimana cara mengobati HIV dan AIDS? Terapi antiretoviral (ART) merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengobati infeksi akibat HIV. Orang yang memakai ART menggunakan kombinasi obat HIV (rejimen HIV) setiap harinya. ART tidak dapat menyembuhkan tetapi bisa membantu orang dengan HIV hidup lebih lama dan lebih sehat. Selain itu, ART juga membantu mengurangi risiko penularan HIV.

Tujuan utama ART yaitu mencegah dan mengurangi HIV berkembang biak dan membuat salinannya sendiri. Dengan begitu, jumlah virusnya di dalam tubuh tidak terus bertambah. Berkurangnya virus HIV memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk bisa pulih dan cukup kuat untuk melawan infeksi dan kanker. Selain itu, ketika jumlah virus re Selain itu, ketika jumlah virus rendah dan tidak terdeteksi, kemungkinan untuk menularkan human immunodeficiency virus ini ke orang lain pun berkurang.

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi HIV dan AIDS? Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi HIV/AIDS: Makan makanan dengan gizi seimbang dan memperbanyak sayur, buah, biji-bijian, dan protein tanpa lemak, Cukup istirahat, Rutin berolahraga, Menghindari obat-obatan terlarang termasuk alcohol, Berhenti merokok, Melakukan berbagai cara untuk mengelola stres seperti meditasi atau yoga, Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun setiap habis memegang hewan peliharaan, Menghindari daging mentah, telur mentah, susu yang tidak dipasteurisasi, dan makanan laut mentah, Melakukan vaksin yang tepat untuk mencegah infeksi seperti radang paru dan flu.

Jika Anda positif HIV, Anda dapat menularkan virus ke orang lain meski tubuh tidak menunjukkan gejala apapun. Untuk itu, lindungi diri Anda dan orang lain dan cegah penyebaran HIV deng Untuk itu, lindungi diri Anda dan orang lain dan cegah penyebaran HIV dengan cara: Selalu menggunakan kondom saat berhubungan seks vagina, oral, atau anal, Tidak berbagi jarum atau peralatan obat lainnya. Jika Anda memiliki HIV dan hamil, berkonsultasilah dengan dokter yang memiliki pengalaman tentang pengobatan HIV. Tanpa pengobatan, sekitar 25 dari 100 bayi yang lahir dari ibu dengan HIV juga terinfeksi. Namun, penggunaan obat-obatan HIV, operasi caesar, dan tidak menyusui secara langsung dapat mengurangi risiko penularan.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi Ny. Muchlisah Yuen Karnova, menilai, materi ini sangat menarik. Makanya, pihaknya sengaja mengambil tema Bahaya Penularan HIV-AIDS ini diambil untuk mengingatkan kembali akan bahaya HIV-AIDS. Apalagi akhir-akhir ini LGBT sangat marak. Mengingatkn kita untuk antisipasi dn menjaga diri dan keluarga kita dari tertular nya penyakit HIV AIDS. (rul)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,indonesia,internasional,kesehatan,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Festival Permainan Anak Nagari Tingkat Sumbar, Solsel Raih Juara I Kategori Permainan Egrang

Festival Permainan Anak Nagari Tingkat Sumbar, Solsel Raih Juara I Kategori Permainan Egrang

PADANG ARO -- Solok Selatan berhasil keluar sebagai Juara I pada Festival permainan anak nagari, kategori permainan...

Wiranto Ditusuk Jadi Headline Media Asing dari AFP Hingga Straitstimes

Wiranto Ditusuk Jadi Headline Media Asing dari AFP Hingga Straitstimes

JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto diserang oleh pasangan suami istri saat...

Yuk Ramaikan International Gowes Siti Nurbaya III 2019, Catat Tanggalnya

Yuk Ramaikan International Gowes Siti Nurbaya III 2019, Catat Tanggalnya

PADANG -- Pemko Padang kembali menggelar International Gowes Siti Nurbaya Adventure (IGSNA) III, Minggu, 27 Oktober...

Untuk Tanah Datar Lebih Baik, DPC Demokrat Membuka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati

Untuk Tanah Datar Lebih Baik, DPC Demokrat Membuka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati

TANAH DATAR - DPC Demokrat Tanah datar membuka penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar...

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

LUBUK SIKAPING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis yang didampingi Sekretaris Daerah, Mara Ondak menyerahkan secara resmi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media