Wednesday, 21 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kisruh Penyegelan Kantor Wali Nagari Salido, Wali Nagari Dinon Aktifkan

Selasa, 02 April 2019 - 11:25:41 WIB - 1252
Kisruh Penyegelan Kantor Wali Nagari Salido, Wali Nagari Dinon Aktifkan
Masyarakat Nagari Salido Kecamatan IV Jurai menyegel Kantor Wali Nagari setempat


PESISIR SELATAN -- Menyikapi kisruh penyegelan kantor Wali Nagari Salido masyarakat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk KB (PMDP2KB) Kabupaten Pesisir Selatan Hamdi mengatakan, Pemkab sedang mendalami proses penyelesaian perkara Wali Nagari Salido Kecamatan IV Jurai, Mar Isnedi yang telah di Non Aktifkan sementara.

"Rekomendasi dari Bamus sudah kami terima dan selanjutnya akan diproses oleh tim dari Kabupaten, tentang temuan dari Bamus," kata kepala dinas PMDP2KB Pessel Hamdi, Kepada MinangKabauNews.Com Selasa, (2/4/2019). 

Ia menyampaikan, bahwa Mar Isnedi sudah satu bulan di non aktifkan sementara dari jabatanya. saat ini sedang dilakukan proses Penanganan Permasalahan Pemerintah Nagari oleh, Inspektorat, Asisten 1, Kabag Hukum sekretariat pessel dan BPM.

"Ya, saat ini walinagarinya udah satu bulan di non aktifkan sementara dari jabatanya. Dan sedang dilakukan penanganan oleh pihak Inpektorat, Asisten 1, BPM dan Kabag Hukum," ungkapnya.

Hamdi Menuturkan, Masyarakat Nagari Salido melakukan penyegelan terhadap kantor Wali setempat, Sebab, Wali Nagari tersebut diduga melakukan perbuatan amoral yang memicu amarah masyarakat setempat.

"Supaya tidak meluas kekisruhan tersebut, makanya kita minta Bamus menyikapi secara professional, dan alhamdulillah telah sampai ditangan kami terhitung dari Jumat (28/3) kemarin," ujarnya.

Ia mengatakan, bahwasanya rekomendasi Bamus yang disampaikan melalui pihak Kecamatan ke pihaknya meminta Wali Nagari setempat diberhentikan dari jabatannya sebagai Wali Nagari Devinitif.

"Alasannya, kalau masih dipertahankan maka akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar dikalangan masyarakat Nagari setempat," ucapnya.

Hamdi menegaskan, pihaknya bakal akan terus mendalami persoalan tersebut."Kita harus berhati-hati mengambil sikap serta keputusan, tapi yang jelas selama dua puluh hari kedepan hasilnya akan jelas," katanya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Workshop Pengelola GSMS, Wabup Suhatri Bur: Jangan Sampai Kepsek Tak Paham

Workshop Pengelola GSMS, Wabup Suhatri Bur: Jangan Sampai Kepsek Tak Paham

PADANG PARIAMAN - Wabup Suhatri Bur, SE, MM membuka acara Workshop Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Hotel Minang...

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemko Padang Panjang Bagi-bagi Hadiah

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemko Padang Panjang Bagi-bagi Hadiah

PADANG PANJANG - Ribuan masyarakat antusias mengikuti senam pagi dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun...

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,...

Pasca Insiden Mahasiswa Papua di Balaikota, Wakil Wali Kota Malang Sampaikan Ini

Pasca Insiden Mahasiswa Papua di Balaikota, Wakil Wali Kota Malang Sampaikan Ini

...

Cita-cita Lahirkan Generasi Seperti Pejuang Kemerdekaan, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Ekskul Jurnalistik

Cita-cita Lahirkan Generasi Seperti Pejuang Kemerdekaan, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Ekskul Jurnalistik

AGAM - SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) membuka program ekstrakurikuler...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media