Friday, 10 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

Selasa, 02 April 2019 - 16:56:11 WIB - 9584
SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi
Salah seorang wanita yang terjaring tim SK4 di tempat hiburan kafe


 BUKITTINGGI -- Kota wisata bukanlah identik dengan berbagai macam tempat hiburan dan lainnya yang mengarah pada maksiat, Kota Bukittinggi sebagai Kota wisata yang berlandaskan pada Kota "Berbudaya, Beradat dan Beragama" memberantas penyakit masyarakat, Tim Satuan Kerja Keamanan dan Ketertiban Kota (SK4) Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Dodi Andresia, tak henti-hentinya melakukan penertiban pelanggar Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 3 Tahun 2015.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Kota Bukittinggi sesuai Perda Nomor 3 tahun 2015 tidak mengijinkan adanya tempat hiburan berupa diskotik, Pub, kafe dan hiburan lainnya yang mengarah pada maksiat. Tempat maksiat adalah lokasi yang diduga atau dipandang sebagai sarana untuk melakukan transaksi atau negosiasi ke arah perbuatan maksiat maupun sarana untuk melakukan perbuatan maksiat itu sendiri.

Dijelaskannya, setiap orang atau badan dilarang mengadakan pub, diskotik dan/atau yang sejenisnya, setiap orang dilarang beraksi erotis, berpakaian seksi dan mempertontonkan keindahan tubuhnya secara langsung yang dapat membangkitkan nafsu birahi pada acara konser atau pertunjukan di atas panggung, dan setiap orang atau badan dilarang mengadakan hiburan kafe yang mengarah pada perbuatan asusila yang tidak dapat diterima oleh budaya masyarakat.

Terkait tempat karaoke yang diizinkan, lanjutnya, karaoke keluarga yang tergabung dalam usaha Kafe, Restoran, Rumah makan, Hotel/penginapan dengan izin secara terpisah, dan jam beroperasinya dari jam 10.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Dan tempat karaoke tersebut harus mematuhi Perda yang telah ditentukan, seperti tidak menyediakan atau menerima PSK atau WTS dan tidak menyediakan minuman keras. Kemudian dilarang memfasilitasi untuk terjadinya perbuatan maksiat, membuat sekat-sekat dalam ruangan karaoke sehingga memungkinkan terjadinya perbuatan maksiat, memakai lampu remang-remang, mengganggu lingkungan sekitarnya dan menyediakan wanita pemandu karaoke untuk pengunjung, kata Ramlan Nurmatias kepada MinangkabauNews.com, Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian SK4 Dodi Andresia, Selasa (2/4/2019) di ruang kerjanya 

Dodi Andresia menjelaakan Tim SK4 pada Senin malam (1/4/2019) melakukan penertiban sebuah tempat hiburan kafe bernama SANI di jalan A.Yani, Dari hasil penertiban tersebut tim mengamankan 4 orang wanita berinisial SR usia 45 tahun, L usia 43 tahun, Y usia 45 tahun dan MA usia 20 tahun diduga sebagai WTS yang sedang berada di dalam kafe tersebut.

"Ketika Tim menuju lokasi keempat orang wanita tersebut sempat lari dan bersembunyi didalam kafe, wanita yang terjaring selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan penyelidikan serta penerapan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku," ucap Dodi. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Situs PPDB Sumbar Diretas, Kata-kata Caruik Pungkang Sempat Muncul

Situs PPDB Sumbar Diretas, Kata-kata Caruik Pungkang Sempat Muncul

PADANG -- Situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sumbar (ppdbsumbar.id) diretas (hack). Di situs itu sempat...

Padang Pariaman Targetkan Tak Ada Lagi Buang Besar Sembarangan

Padang Pariaman Targetkan Tak Ada Lagi Buang Besar Sembarangan

PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman yang diwakili Asisten Sekretariat Daerah Bidang Pembangunan Netty Warni...

Kisruh Sistem Zonasi: Bukti Kegagalan Negara Beri Layanan Pendidikan?

Kisruh Sistem Zonasi: Bukti Kegagalan Negara Beri Layanan Pendidikan?

Oleh: Nelly, M.Pd, Pemerhati Dunia Pendidikan Kembali dunia pendidikan dihebohkan dengan adanya aturan dan kebijakan...

Tempat Wisata Mulai Dibuka, Sudah Nyamankah?

Tempat Wisata Mulai Dibuka, Sudah Nyamankah?

Oleh: Dr. Nofi Yendri Sudiar Beberapa tempat wisata di berbagai wilayah di Indonesia telah mulai dibuka. Alasan...

Bupati Lakukan Kunjungan di Mapolsek Sikakap, Pantau Kinerja dan Pelaku Pelecehan Seksual

Bupati Lakukan Kunjungan di Mapolsek Sikakap, Pantau Kinerja dan Pelaku Pelecehan Seksual

MENTAWAI - Dalam rangka kunjungan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabagalet di Sikakap, tak lupa ia menyempatkan diri...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu