Thursday, 19 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

Selasa, 02 April 2019 - 16:56:11 WIB - 8596
SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi
Salah seorang wanita yang terjaring tim SK4 di tempat hiburan kafe


 BUKITTINGGI -- Kota wisata bukanlah identik dengan berbagai macam tempat hiburan dan lainnya yang mengarah pada maksiat, Kota Bukittinggi sebagai Kota wisata yang berlandaskan pada Kota "Berbudaya, Beradat dan Beragama" memberantas penyakit masyarakat, Tim Satuan Kerja Keamanan dan Ketertiban Kota (SK4) Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Dodi Andresia, tak henti-hentinya melakukan penertiban pelanggar Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 3 Tahun 2015.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Kota Bukittinggi sesuai Perda Nomor 3 tahun 2015 tidak mengijinkan adanya tempat hiburan berupa diskotik, Pub, kafe dan hiburan lainnya yang mengarah pada maksiat. Tempat maksiat adalah lokasi yang diduga atau dipandang sebagai sarana untuk melakukan transaksi atau negosiasi ke arah perbuatan maksiat maupun sarana untuk melakukan perbuatan maksiat itu sendiri.

Dijelaskannya, setiap orang atau badan dilarang mengadakan pub, diskotik dan/atau yang sejenisnya, setiap orang dilarang beraksi erotis, berpakaian seksi dan mempertontonkan keindahan tubuhnya secara langsung yang dapat membangkitkan nafsu birahi pada acara konser atau pertunjukan di atas panggung, dan setiap orang atau badan dilarang mengadakan hiburan kafe yang mengarah pada perbuatan asusila yang tidak dapat diterima oleh budaya masyarakat.

Terkait tempat karaoke yang diizinkan, lanjutnya, karaoke keluarga yang tergabung dalam usaha Kafe, Restoran, Rumah makan, Hotel/penginapan dengan izin secara terpisah, dan jam beroperasinya dari jam 10.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Dan tempat karaoke tersebut harus mematuhi Perda yang telah ditentukan, seperti tidak menyediakan atau menerima PSK atau WTS dan tidak menyediakan minuman keras. Kemudian dilarang memfasilitasi untuk terjadinya perbuatan maksiat, membuat sekat-sekat dalam ruangan karaoke sehingga memungkinkan terjadinya perbuatan maksiat, memakai lampu remang-remang, mengganggu lingkungan sekitarnya dan menyediakan wanita pemandu karaoke untuk pengunjung, kata Ramlan Nurmatias kepada MinangkabauNews.com, Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian SK4 Dodi Andresia, Selasa (2/4/2019) di ruang kerjanya 

Dodi Andresia menjelaakan Tim SK4 pada Senin malam (1/4/2019) melakukan penertiban sebuah tempat hiburan kafe bernama SANI di jalan A.Yani, Dari hasil penertiban tersebut tim mengamankan 4 orang wanita berinisial SR usia 45 tahun, L usia 43 tahun, Y usia 45 tahun dan MA usia 20 tahun diduga sebagai WTS yang sedang berada di dalam kafe tersebut.

"Ketika Tim menuju lokasi keempat orang wanita tersebut sempat lari dan bersembunyi didalam kafe, wanita yang terjaring selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan penyelidikan serta penerapan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku," ucap Dodi. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua Umum Gerakan Cinta Indonesia: Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi Isu Rasisme

Ketua Umum Gerakan Cinta Indonesia: Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi Isu Rasisme

NASIONAL - Menyikapi kondisi terkini di tanah Papua, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta (Gercin)...

Liburan Bersama Keluarga, Pemuda Asal Lubuk Begalung ini Ditemukan Tewas di Bukittinggi

Liburan Bersama Keluarga, Pemuda Asal Lubuk Begalung ini Ditemukan Tewas di Bukittinggi

BUKITTINGGI - Telah ditemukan seorang mayat pemuda asal Lubuk Begalung Padang di dalam selokan pengendalian banjir di...

Mariza Ilfani Siswi Ranah Batahan Harumkan Nama Sumbar di Lomba Bercerita Perpusnas RI 2019

Mariza Ilfani Siswi Ranah Batahan Harumkan Nama Sumbar di Lomba Bercerita Perpusnas RI 2019

PADANG - Mariza Ilfani utusan dari SDN 02 Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat berhasil...

Heboh Disertasi Seks Di Luar Nikah Halal, Abdul Aziz Sampaikan Ini

Heboh Disertasi Seks Di Luar Nikah Halal, Abdul Aziz Sampaikan Ini

YOGYAKARTA -- Disertasi Abdul Aziz Mahasiswa program doktor UIN Sunan Kalijaga Jogja menuai kontroversial dan kecaman...

Gabungan Aktivis Minta Organisasi Jaringan Asing Pendukung Referendum Papua Dibubarkan

Gabungan Aktivis Minta Organisasi Jaringan Asing Pendukung Referendum Papua Dibubarkan

NASIONAL - Ratusan massa tergabung dalam Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98, DPP BIMA dan Gerakan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media