Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok Selatan

Pemkab Pessel Terima Bantuan Rp 11,01 Miliyar Dari KKP, Hendrajoni: Ini Lah Kita Harapkan

Rabu, 03 April 2019 - 16:41:32 WIB - 987
Pemkab Pessel Terima Bantuan Rp 11,01 Miliyar Dari KKP, Hendrajoni: Ini Lah Kita Harapkan
Pemkab Pessel menerima bantuan secara simbolis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang di terima langsung oleh Kadis Perikanan Pessel.


PESISIR SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Secara Simbolis menerima bantuan sarana Bidang Kelautan Perikanan dan Bantuan sarana Bidang Pertanian dalam Rangka Kunjungan Kerja Anggota IV BPK RI serta Anggota Komisi V DPR RI. Bertempat di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus (PPSB) Kecamatan Bungus Teluk Kabung ,Kota Padang, Rabu (3/4/2019).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Prof.Ir.Sjarief Widjaja, Ph.D, FRINA mengatakan, sesuai dengan tiga program KKP yaitu Kedaulatan, Berkelanjutan, Kesejahteraan. Maka untuk memastikan bahwa para nelayan berusaha, jadi langkah Pertama adalah Kedaulatan bahwa kapal asing harus di usir dulu setelah diusir pergi maka stok ikan mulai melimpah. Nah, maka langkah ini memastikan bahwa para nelayan mencari ikan dapat dirasakan.

"Kemudian yang kedua kita memberikan sarana dan prasarana berupa kapal nelayan, alat tangkap, pabrik Es," katanya.

Ia menambahkan, khusus untuk para nelayan yang berada di Carocok Painan Kabupaten Pessel, KKP memberikan bantuan Nelayan Bagan yang biasanya memakai lampu sampai 4000 WT digantikan dengan lampu kecil celup yang sampai 400 WT. Tapi sudah mampu menarik ikan datang.

"Nah ini kan upaya kita untuk membantu mereka mengurangi biaya, karena 4000 WT kan terlalu mahal," ujarnya.

Selain itu, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka di Wilayah perairan laut Sumatera Barat bakal dibangun Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SPSDKP) yang bertanggung jawab atas keselamatan ancaman dari kapal-kapal illegal fishing dari luar.

"Alhamdulilah program kita diillegal fishing sudah berhasil. Stok Ikan nasional kita sudah naik. Dari Rp 6,5 juta Ton di Tahun 2013 menjadi Rp 12,4 juta Ton," ujar Sjarief Widjaja.

Sjarief menjelaskan, KKP sudah berkeliling ke permukiman nelayan dan sekarang stok Ikan sudah mulai melimpah, menurutnya, persoalan sekarang bagaimana kami menghadapi pasca panennya.

"Jadi program direalisasi mulai dari menyiapkan pabrik es, perdagangan sampai ekspor ke dunia internasional ini menjadi tantangan kita bersama," ucapnya.

Ia mengatakan untuk saat ini program kedaulatan sudah siap, kemudian program berkelanjutan sudah terjadi.

"Sekarang saatnya kami masuk kedalam program kesejahteraan. Program kesejahteraan nelayan salah satunya, kami telah manyalurkan bantuan sekitar Rp 10,9 miliyar kepada masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.

"Program pertama kita salah satunya adalah program bantuan kepada nelayan untuk kapal-kapal nelayan dibawah 5 GT. Jadi kami memperbanyak bantuan kapal nelayan kecil. Kemudian dari Budidaya, kita menebar stok benih Ikan, peningkatan daya saing kita memberi bantuan Rp 1,4 miliyar untuk Chest Freezer. Ini memang sangat di perlukan untuk nelayan pergi ke laut," ujarnya lagi.

Ia menuturkan, disamping itu pihaknya mempersiapkan program untuk anak-anak generasi muda, serta biaya sekolah gratis. Dari masuk sampai tamat itu sepenuhnya dibiayai oleh Negara.

"Disini mereka para putra putrinya Nelayan bisa mendaftar di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Pariaman. Mulai dari beasiswanya, akomodasinya, baju seragam sampai keterampilannya di biayai oleh negara," katanya.

Lebih jauh Ia mengatakan, KKP menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliyar untuk SUPM di Pariaman, untuk khusus beasiswanya di luar Sarana dan Prasarana dan sebagainnya.

Kemudian atas arahan Bapak Komisi IV BPK RI, pihaknya juga mempersiapkan bantuan permodalan. jadi ada Badan Layanan Umum (BLU) menyiapkan permodalan untuk para nelayan dengan suku bunga yang sangat murah 0,4 persen. Kemudian ada dana bergulir yang akan di serahkan kepada pra KUR ke BLU baru kemudian kredit komersial.

"Mereka yang belum siap secara Administrasi, Agunan, maka mereka bisa mengakses dana dari BLU ini. Kami menyalurkan sekitar Rp 3,2 miliyar kepada para nelayan dan pembudidaya ikan maupun pengelola ikan. Silahkan di akses melalui para nelayan segera menghubungi BLU kami untuk mendapat akses modal murah yang di hasilkan dari dana bergulir pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui KKP yang sudah membantu terutama kepada Nelayan Kabupaten Pesisir Selatan.

"Ini lah kita harapkan. Dengan dibantunya dari pusat sekarang untuk Kabupaten Pessel sangat banyak. Tentu ini semua akan kita kawal. Supaya Perekonomian Masyarakat Sumatera Barat Khususnya Kabupaten Pessel tumbuh dengan di bantunya dengan alat-alat canggih seperti ini," ucap Bupati. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wujudkan Generasi Cerdas, Sehat dan Berintegrasi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

Wujudkan Generasi Cerdas, Sehat dan Berintegrasi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

PADANG PANJANG - Bertemakan "Kita Akselerasikan Pelaksanaan Program TRIAS UKS/M Dalam Mewujudkan Generasi Cerdas,...

Menunjang Pelayanan Pencarian dan Pertolongan, Gedung Basarnas Mentawai Dibangun

Menunjang Pelayanan Pencarian dan Pertolongan, Gedung Basarnas Mentawai Dibangun

MENTAWAI - Untuk menunjang pelayanan Pencarian dan Pertolongan Badan Sar Nasional (Basarnas) Kabupaten Kepulauan...

Bejat, Oknum Guru Honorer di Padang Panjang Cabuli Pelajar 14 Tahun Hingga Hamil

Bejat, Oknum Guru Honorer di Padang Panjang Cabuli Pelajar 14 Tahun Hingga Hamil

PADANG PANJANG -- Sungguh bejat, oknum guru honorer di Kota Padang Panjang dengan inisial ID (51) lakukan pencabulan...

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

JAKARTA -- BPJS akan mengeluarkan intruksi presiden mulai tanggal 1 Januari 2020 penunggak BPJS tidak bisa menikmati...

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

JAKARTA - Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, kembali menggelar Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) pada tahun 2019. Ini...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media