Tuesday, 16 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Parlemen dan Parpol

35 Legislator Pasaman Gelar Study Banding ke DPRD Padang

Senin, 08 April 2019 - 01:11:04 WIB - 459
35 Legislator Pasaman Gelar Study Banding ke DPRD Padang
Kunjungan dprd pasaman


PADANG -- Sebanyak 35 orang anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat yang dipimpin Ketua DPRD Pasaman Barat H. Daliyus K menggelar study banding tentang pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) TA 2018, di Gedung Bundar Sawahan Padang, Senin, (8/4/2018).

Daliyus menyampaikan DPRD sesuai dan tugas dan fungsinya tidak mengenal lelah untuk bekerja sebagai wakil rakyat dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan bersama dengan eksekutif. Dengan melakukan study banding maka mereka bisa menyerap masukan-masukan yang berguna bagi Pasaman Barat.

"Kami berharap kita semua mempunyai persepsi yang sama tentang urgensi pembahasan LKPJ ini sebagai suatu regulasi yang akan menjadi bagian dari pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Untuk itu, kiranya dapat segera kita bahas bersama DPRD sebagai mitra kerja pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah kita yang kita cintai ini," harap Yulianto.

Sebelumnya Panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Pasaman, sampaikan sejumlah masukan terhadap pembahasan (LKPJ) Bupati Pasaman tahun anggaran 2018.

Seperti yang disampaikan Pansus I dalam rapat paripurna ke-9 DPRD setempat, Jumat siang. Lewat juru bicaranya, Suci Yulia mengatakan, bahwa kepala daerah di kabupaten itu inkonsistensi dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. Akibatnya, pembinaan aparatur dalam rangka reformasi birokrasi tidak efektif.

"Ada inkonsistensi kebijakan kepala daerah terhadap regulasi ASN dan pembinaan, penempatan aparatur sesuai bidang tupoksinya. Masih ditemukan ASN yang tidak memiliki inisiatif dan inovasi dalam memberikan pelayanan," ujar kader Golkar ini.

Selain inkonsistensi kebijakan, Pemda setempat, dinilai kurang kreatif dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD), membuat program-program kerja inovatif, sehingga anggaran yang sudah dianggarkan tidak terserap maksimal.

"Kami di Pansus I menyarankan agar Pemda lebih transparan dan akuntabel dalam mewujudkan tata kelola kepemerintahan daerah. Terutama dalam hal rekrutmen personel," kata lulusan Magister Hukum ini.

Dalam LKPJ tersebut, kata dia, Pansus juga menemukan adanya beberapa kesepakatan dalam pembahasan APBD TA 2019 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan OPD terkait, tidak tertuang dalam tubuh APBD, meski sudah disepakati bersama.

"Hal itu sangat bersifat prinsipil, karena menyangkut dengan pokok-pokok pikiran dari DPRD, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya," ujar politisi Golkar ini.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menemukan masih adanya masyarakat miskin dan sangat layak untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni, namun masih belum terakomodir.

Hal ini disebabkan pendataan yang belum maksimal oleh OPD terkait, ujarnya.

Untuk meningkatkan serapan anggaran di daerah itu, Pansus DPRD menyarankan agar Dinas PUTR melaksanakan perencanaan ditahun anggaran sebelumnya, sehingga proses pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan diawal tahun.

Juga kami minta tidak melakukan penganggaran dan pelelangan dalam kegiatan pekerjaan lanjutan, sebelum dilakukan audit oleh lembaga yang berwenang, ujar Jubir Pansus II, Yunelda Asra.

Kurang maksimalnya pengelolaan lokasi pembibitan ternak dan pasar ternak di Tigonagari, masih kurangnya SDM pada aparatur Dinas Pertanian serta kurang diberdayakannya Balai Benih Ikan (BBI) untuk meningkatkan PAD oleh Dinas Perikan juga disorot pansus dewan ini.

Sementara Pansus III menyoroti masih tingginya angka pengangguran (mencari kerja) di daerah itu. Berjumlah 8.914 orang pada 2017-2018. Terjadi peningkatan negatif dibanding tahun 2016 sebesar 5.670 orang. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Salurkan CSR, PT. SEMIL Gelar Khitan Massal Gratis di Solok Selatan

Salurkan CSR, PT. SEMIL Gelar Khitan Massal Gratis di Solok Selatan

...

Gubernur Puji Langkah Strategis MUI Sumbar dalam Penguatan ABS-SBK di Ranah Minang

Gubernur Puji Langkah Strategis MUI Sumbar dalam Penguatan ABS-SBK di Ranah Minang

PADANG -- Gubernur Sumbar, Prof Irwan Prayitno mendukung langkah strategis MUI Sumbar dalam penguatan ABS-SBK di ranah...

IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021

IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021

PESISIR SELATAN - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pesisir Selatan tercatat tempati posisi 12 dari 19...

Bawaslu Pasbar Gelar Kegiatan Fasilitasi, Publikasi, dan Dokumentasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019

Bawaslu Pasbar Gelar Kegiatan Fasilitasi, Publikasi, dan Dokumentasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019

PASAMAN BARAT - Dalam rangka penyampaian tahapan-tahapan pengawasan yang telah dilakukan dalam Pemilu serentak tahun...

Pengurus PWI Tanah Datar Periode 2019 - 2022 Dikukuhkan

Pengurus PWI Tanah Datar Periode 2019 - 2022 Dikukuhkan

TANAH DATAR - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Datar periode 2019 - 2022 dikukuhkan Ketua PWI Sumbar,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media