Thursday, 23 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang

Senin, 08 April 2019 - 08:00:06 WIB - 414
Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang
Penyerahan bantuan tong sampah kepada kelompok sadar wisata, Senin, (8/4)


PADANG -- Kementerian Pariwisata RI berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat terus melakukan terobosan untuk menggenjot kunjungan wisatawan. Salah satunya, melalui kampanye Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta, kali Gerakan sadar wisata bersama 200 peserta pokdarwis kab/kota se-Sumbar di Obyek wisata Pantai Air Manis, Senin (8/4/2019).

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi X DPR RI, Endre Syaifoel, Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan. Gerakan sadar wisata ini penyelenggaraan berasal Kemenpar RI bekerjasama dengan Dinpar Sumbar dan didukung anggota komisi X DPR RI.

Kepala bidang pengembangan masyarakat pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dra. Ambar Rukmi M.Pd, mengatakan Kegiatan ini dilakukan kepada masyarakat yang dekat destinasi wisata. Agar, mereka bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan.

Menurutnya, Provinsi Sumbar saat ini sedang giat-giatnya mengembangkan sektor untuk menciptakan peluang, peluang kerja bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia menilai, potensi Pariwisata Sumbar sangatlah besar. Terutama untuk mendongkrat perekonomian masyarakatnya. "Masyarakatnya belum sadar benar bahwa pariwisata itu akan menguntungkan," ucapnya.

Olehnya itu, sambung Ambar Rukmi, kebersihan yang telah ada harus dijaga. Dia meminta masyarakat lebih meningkatkan kesadaran pentingnya kebersihan lingkungan wisata.

"Gerakan ini, dapat mencetak agen perubahan wisata. Sehingga kita nanti bisa memberikan pelayanan yang ramah, senyum dan lain sebagainya terhadap para wisatawan. Nantinya, wisata Padang bisa menjadi sektor utama diberbagai daerah kabupaten lainnya se-Sumbar," ujarnya.

Ia mengajak warga Sumbar untuk mensukseskan pariwisata Sumbar dengan menjadi tuan rumah yang baik. Ada 50 daerah tujuan wisata di Sumbar terdapat tiga yang harus dipersiapkan what to do (apa yang harus disiapkan) kepada wisatawan mulai dari transportasi dan akomodasi, what to see apa yang bisa dilihat) dari segi destinasi dan what to buy (ole-ole khas yang bisa dibawa pulang).

Lanjutnya, Rendang telah menjadi Ikon kuliner tradisional Indonesia. Ada lima destinasi di Sumbar mirip luar negeri mirip padang mangate mirip di New Zealand dan jam gadang mirip bigband di Inggris, tembok cina di Bukittinggi, ombak surfing di Mentawai sama dengan Hawai dan Lembah Arau serupa dengan Green Canyon.

"Secara potensi Sumbar tidak kalah dengan destinasi lain di Indonesia cuman perlu pemolesan dan dukungan seluruh stage holder pariwisata di Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Anggota komisi X DPR RI, Endre Syaifoel menjelaskan, kegiatan ini difasilitasi oleh Kementrian Pariwisata, Gerakan Sadar Pariwisata.

Endre berharap melalui kegiatan gerakan sadar wisata ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Lamsel dan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah destinasi wisata pantai untuk bangkit.

"Pemerintah sudah bekerja keras untuk memenuhui apa yang disebut 3A, yakni Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi," ungkap Endre Anggota Komisi X DPR RI.

Diungkapkannya juga, lebih penting juga bagaimana kesiapan masyarakat lokal.

Bagaimana kesiapan masyarakat yang ada di tujuan destinasi itu.

"Sumbar memiliki potensi wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner dan atraksi kesenian, kerajinan dan tenunan, tinggal lagi memilihara dan menjaganya dengan baik. Tamu adalah raja perlakukanlah dengan baik," pungkasnya.

Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan mengatakan Upaya meningkatkan pariwisafa dengan menjadi tuan rumah yang baik dengan semangat Gerakan sapta pesona terdiri dari Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

"Masyarakat bisa menjadi ujung tombak bagi destinasi. Mereka harus bisa menjaga destinasi agar terus menjadi pilihan wisatawan. Masyarakat bisa menjadi agen wisata. Oleh karena itu mereka harus diberdayakan," paparnya.

Tambahnya, Dinas pariwisata Sumbar menargetkan tahum 2019 57 ribu wisatawan asing dan 8,1 juta wisatawan lokal. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Taqwa, Ketentraman dan Kesehatan Jiwa

Taqwa, Ketentraman dan Kesehatan Jiwa

Oleh: dr. Hardisman, MHID, PhD Kita Ummat Islam kembali bertemu dengan Bulan Suci Ramadhan. Pada bulan ini kita...

DPRD Kota Pariaman Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Walikota Tahun 2018

DPRD Kota Pariaman Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Walikota Tahun 2018

PARIAMAN - DPRD Kota Pariaman menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD mengenai LKPJ (Laporan Keterangan...

Berkah Ramadhan Bagi Pedagang Bunga

Berkah Ramadhan Bagi Pedagang Bunga

FEATURE - Bulan Suci Ramadhan 1440 H hanya tinggal menghitung hari saja, dan menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan...

Sambut Ramadhan, Inilah Pesan Ketua Karang Taruna Padang Kepada Kadernya

Sambut Ramadhan, Inilah Pesan Ketua Karang Taruna Padang Kepada Kadernya

PADANG - Bulan suci ramadhan adalah bulan yang di tunggu tunggu oleh seluruh umat muslim, karena dibulan ini adalah...

Ciptakan Pemilu Aman dan Musaraina, Polres Mentawai Kawal Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten

Ciptakan Pemilu Aman dan Musaraina, Polres Mentawai Kawal Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten

MENTAWAI - Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai turunkan personil untuk mengawal proses perhitungan suara tingkat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media