Sunday, 25 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang

Senin, 08 April 2019 - 08:00:06 WIB - 587
Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang
Penyerahan bantuan tong sampah kepada kelompok sadar wisata, Senin, (8/4)


PADANG -- Kementerian Pariwisata RI berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat terus melakukan terobosan untuk menggenjot kunjungan wisatawan. Salah satunya, melalui kampanye Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta, kali Gerakan sadar wisata bersama 200 peserta pokdarwis kab/kota se-Sumbar di Obyek wisata Pantai Air Manis, Senin (8/4/2019).

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi X DPR RI, Endre Syaifoel, Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan. Gerakan sadar wisata ini penyelenggaraan berasal Kemenpar RI bekerjasama dengan Dinpar Sumbar dan didukung anggota komisi X DPR RI.

Kepala bidang pengembangan masyarakat pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dra. Ambar Rukmi M.Pd, mengatakan Kegiatan ini dilakukan kepada masyarakat yang dekat destinasi wisata. Agar, mereka bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan.

Menurutnya, Provinsi Sumbar saat ini sedang giat-giatnya mengembangkan sektor untuk menciptakan peluang, peluang kerja bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia menilai, potensi Pariwisata Sumbar sangatlah besar. Terutama untuk mendongkrat perekonomian masyarakatnya. "Masyarakatnya belum sadar benar bahwa pariwisata itu akan menguntungkan," ucapnya.

Olehnya itu, sambung Ambar Rukmi, kebersihan yang telah ada harus dijaga. Dia meminta masyarakat lebih meningkatkan kesadaran pentingnya kebersihan lingkungan wisata.

"Gerakan ini, dapat mencetak agen perubahan wisata. Sehingga kita nanti bisa memberikan pelayanan yang ramah, senyum dan lain sebagainya terhadap para wisatawan. Nantinya, wisata Padang bisa menjadi sektor utama diberbagai daerah kabupaten lainnya se-Sumbar," ujarnya.

Ia mengajak warga Sumbar untuk mensukseskan pariwisata Sumbar dengan menjadi tuan rumah yang baik. Ada 50 daerah tujuan wisata di Sumbar terdapat tiga yang harus dipersiapkan what to do (apa yang harus disiapkan) kepada wisatawan mulai dari transportasi dan akomodasi, what to see apa yang bisa dilihat) dari segi destinasi dan what to buy (ole-ole khas yang bisa dibawa pulang).

Lanjutnya, Rendang telah menjadi Ikon kuliner tradisional Indonesia. Ada lima destinasi di Sumbar mirip luar negeri mirip padang mangate mirip di New Zealand dan jam gadang mirip bigband di Inggris, tembok cina di Bukittinggi, ombak surfing di Mentawai sama dengan Hawai dan Lembah Arau serupa dengan Green Canyon.

"Secara potensi Sumbar tidak kalah dengan destinasi lain di Indonesia cuman perlu pemolesan dan dukungan seluruh stage holder pariwisata di Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Anggota komisi X DPR RI, Endre Syaifoel menjelaskan, kegiatan ini difasilitasi oleh Kementrian Pariwisata, Gerakan Sadar Pariwisata.

Endre berharap melalui kegiatan gerakan sadar wisata ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Lamsel dan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah destinasi wisata pantai untuk bangkit.

"Pemerintah sudah bekerja keras untuk memenuhui apa yang disebut 3A, yakni Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi," ungkap Endre Anggota Komisi X DPR RI.

Diungkapkannya juga, lebih penting juga bagaimana kesiapan masyarakat lokal.

Bagaimana kesiapan masyarakat yang ada di tujuan destinasi itu.

"Sumbar memiliki potensi wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner dan atraksi kesenian, kerajinan dan tenunan, tinggal lagi memilihara dan menjaganya dengan baik. Tamu adalah raja perlakukanlah dengan baik," pungkasnya.

Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan mengatakan Upaya meningkatkan pariwisafa dengan menjadi tuan rumah yang baik dengan semangat Gerakan sapta pesona terdiri dari Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

"Masyarakat bisa menjadi ujung tombak bagi destinasi. Mereka harus bisa menjaga destinasi agar terus menjadi pilihan wisatawan. Masyarakat bisa menjadi agen wisata. Oleh karena itu mereka harus diberdayakan," paparnya.

Tambahnya, Dinas pariwisata Sumbar menargetkan tahum 2019 57 ribu wisatawan asing dan 8,1 juta wisatawan lokal. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Sakit Asam Lambung, Seorang Pendaki Gunung Kerinci Asal Sumut Meninggal Dunia

Diduga Sakit Asam Lambung, Seorang Pendaki Gunung Kerinci Asal Sumut Meninggal Dunia

SOLOK SELATAN -- Satu orang pendaki Gunung Kerinci, Iglesias Julio Sinaga (26) asal Pematang Siantar, Sumatera Utara,...

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,...

Ini Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT RI ke-74 di Sijunjung, Sumbar

Ini Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT RI ke-74 di Sijunjung, Sumbar

SIJUNJUNG - Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Kmerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 Tahun 2019 di...

Edo Pratama dan Rani Fadila Terpilih Sebagai Uda dan Uni Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019

Edo Pratama dan Rani Fadila Terpilih Sebagai Uda dan Uni Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019

PASAMAN BARAT -- Edo Pratama dan Rani Fadila yang berasal dari Kecamatan Kinali terpilih sebagai Uda dan Uni Duta...

35 Anggota DPRD Pasaman Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

35 Anggota DPRD Pasaman Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

PASAMAN - Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping Cut Karnelia SH, MM. mengambil Sumpah/Janji 35 orang anggota Dewan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media