Saturday, 18 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang

Senin, 08 April 2019 - 08:00:06 WIB - 823
Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Hadir di Pantai Air Manis Padang
Penyerahan bantuan tong sampah kepada kelompok sadar wisata, Senin, (8/4)


PADANG -- Kementerian Pariwisata RI berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat terus melakukan terobosan untuk menggenjot kunjungan wisatawan. Salah satunya, melalui kampanye Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta, kali Gerakan sadar wisata bersama 200 peserta pokdarwis kab/kota se-Sumbar di Obyek wisata Pantai Air Manis, Senin (8/4/2019).

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi X DPR RI, Endre Syaifoel, Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan. Gerakan sadar wisata ini penyelenggaraan berasal Kemenpar RI bekerjasama dengan Dinpar Sumbar dan didukung anggota komisi X DPR RI.

Kepala bidang pengembangan masyarakat pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dra. Ambar Rukmi M.Pd, mengatakan Kegiatan ini dilakukan kepada masyarakat yang dekat destinasi wisata. Agar, mereka bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan.

Menurutnya, Provinsi Sumbar saat ini sedang giat-giatnya mengembangkan sektor untuk menciptakan peluang, peluang kerja bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia menilai, potensi Pariwisata Sumbar sangatlah besar. Terutama untuk mendongkrat perekonomian masyarakatnya. "Masyarakatnya belum sadar benar bahwa pariwisata itu akan menguntungkan," ucapnya.

Olehnya itu, sambung Ambar Rukmi, kebersihan yang telah ada harus dijaga. Dia meminta masyarakat lebih meningkatkan kesadaran pentingnya kebersihan lingkungan wisata.

"Gerakan ini, dapat mencetak agen perubahan wisata. Sehingga kita nanti bisa memberikan pelayanan yang ramah, senyum dan lain sebagainya terhadap para wisatawan. Nantinya, wisata Padang bisa menjadi sektor utama diberbagai daerah kabupaten lainnya se-Sumbar," ujarnya.

Ia mengajak warga Sumbar untuk mensukseskan pariwisata Sumbar dengan menjadi tuan rumah yang baik. Ada 50 daerah tujuan wisata di Sumbar terdapat tiga yang harus dipersiapkan what to do (apa yang harus disiapkan) kepada wisatawan mulai dari transportasi dan akomodasi, what to see apa yang bisa dilihat) dari segi destinasi dan what to buy (ole-ole khas yang bisa dibawa pulang).

Lanjutnya, Rendang telah menjadi Ikon kuliner tradisional Indonesia. Ada lima destinasi di Sumbar mirip luar negeri mirip padang mangate mirip di New Zealand dan jam gadang mirip bigband di Inggris, tembok cina di Bukittinggi, ombak surfing di Mentawai sama dengan Hawai dan Lembah Arau serupa dengan Green Canyon.

"Secara potensi Sumbar tidak kalah dengan destinasi lain di Indonesia cuman perlu pemolesan dan dukungan seluruh stage holder pariwisata di Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Anggota komisi X DPR RI, Endre Syaifoel menjelaskan, kegiatan ini difasilitasi oleh Kementrian Pariwisata, Gerakan Sadar Pariwisata.

Endre berharap melalui kegiatan gerakan sadar wisata ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Lamsel dan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah destinasi wisata pantai untuk bangkit.

"Pemerintah sudah bekerja keras untuk memenuhui apa yang disebut 3A, yakni Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi," ungkap Endre Anggota Komisi X DPR RI.

Diungkapkannya juga, lebih penting juga bagaimana kesiapan masyarakat lokal.

Bagaimana kesiapan masyarakat yang ada di tujuan destinasi itu.

"Sumbar memiliki potensi wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner dan atraksi kesenian, kerajinan dan tenunan, tinggal lagi memilihara dan menjaganya dengan baik. Tamu adalah raja perlakukanlah dengan baik," pungkasnya.

Sekretaris Dinpar Sumbar, Taufiq Ramadhan mengatakan Upaya meningkatkan pariwisafa dengan menjadi tuan rumah yang baik dengan semangat Gerakan sapta pesona terdiri dari Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

"Masyarakat bisa menjadi ujung tombak bagi destinasi. Mereka harus bisa menjaga destinasi agar terus menjadi pilihan wisatawan. Masyarakat bisa menjadi agen wisata. Oleh karena itu mereka harus diberdayakan," paparnya.

Tambahnya, Dinas pariwisata Sumbar menargetkan tahum 2019 57 ribu wisatawan asing dan 8,1 juta wisatawan lokal. (RI)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ini Keunikan yang Dimiliki, Pondok Baca Saiyo Padang Panjang

Ini Keunikan yang Dimiliki, Pondok Baca Saiyo Padang Panjang

PADANG PANJANG -- Pojok Baca Saiyo yang terletak di Jalan Ransam memiliki keunikan sendiri, selain untuk menggeliatkan...

Ditinjau Kementerian PUPR RI, Normalisasi Bantaran Batang Lembang Dilanjutkan

Ditinjau Kementerian PUPR RI, Normalisasi Bantaran Batang Lembang Dilanjutkan

SOLOK -- Dihapadapan Wawako Solok Reinier, ST, MM, Dt. Mangkuto Alam, Afrizal, Kadis PUPR Kota Solok, Jusmardi, Kadis...

inDriver, Inovasi Terbaru Aplikasi Transportasi Online Hadir di Padang

inDriver, Inovasi Terbaru Aplikasi Transportasi Online Hadir di Padang

PADANG - inDriver sebuah aplikasi transportasi online yang berkantor pusat di Mountain View, California, kini hadir dan...

Breaking News: Longboat Bawa 7 Orang Hilang Kontak di Perairan Mentawai

Breaking News: Longboat Bawa 7 Orang Hilang Kontak di Perairan Mentawai

MENTAWAI - Basarnas gabungan Kabupaten Kepulauan Mentawai melakukan pencarian dan pertolongan terhadap satu unit...

PAUD Adalah Ujung Tombak Terbentuknya Karakter Anak

PAUD Adalah Ujung Tombak Terbentuknya Karakter Anak

SOLOK -- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan ujung tombak terbentuknya karakter anak. Karakter yang menghargai...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media