Sunday, 15 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Dua Kali KLA Nindya, Pemko Padang Bertekad Raih Utama

Rabu, 10 April 2019 - 08:34:01 WIB - 332
Dua Kali KLA Nindya, Pemko Padang Bertekad Raih Utama
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3AP2KB) Kota Padang, Hanurawan


PADANG --Setelah mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat Nindya, Kota Padang dua tahun berturut-turut kini berusaha meraih predikat tingkat Utama. Artinya, Kota Padang tengah berusaha menjadi semakin layak untuk anak.

Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3AP2KB) Kota Padang, Hanurawan mengatakan saat ini di Indonesia baru ada dua yang meraih utama yaitu, Surabaya, Jawa Timur dan Solo, Jawa Tengah.

"Padang semakin serius mengupayakan KLA. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kelurahan semua kami dorong untuk mewujudkan target KLA kategori Utama," ujarnya di MC Balaikota Padang, Rabu, (10/4/2019).

Menurutnya, pihaknya meminta dukungan media massa untuk meraih predikat KLA kategori Utama.

"Saat ini Padang baru meraih predikat tingkat Nindya. Tahun ini kami mengejar predikat Utama. Kami masih memproses berbagai persyaratan agar predikat KLA Utama terwujud," katanya.

Diungkapkannya, untuk kasus kekerasan di 2018 ini terhitung sampai akhir Agustus kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang masih tercatat di angka 28 kasus. Sehingga hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi DP3AP2KB ke depan.

"Lima kluster hak-hak anak harus terpenuhi, baik itu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan, mau pun perlindungan," ujarnya.

Lanjut dia, media massa memiliki peran penting untuk mengenalkan Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak.

"Media massa jadi salah satu dari lima pilar pembangunan, sehingga perannya sangat vital," katanya.

Selain itu, saat ini juga sudah ada 14 sekolah dan 23 Puskesmas dengan Predikat Ramah Anak.

"Kami berharap upaya yang sudah dilakukan dapat meluas hingga seluruh lapisan masyarakat. Semua elemen masyarakat Sleman kami harapkan untuk ikut memperjuangkan predikat tersebut," katanya

Kabid perlindungan hak perempuan dan perlindungan khusus anak, Ermiati mengungkapkan, suatu kota berpredikat layak anak jika bisa memberikan rasa aman, nyaman, bebas diskriminasi dan eksploitasi. Jika suatu kota sudah layak anak, kota tersebut bisa layak untuk semua.

Menurutnya, pihaknya bekerjasama dengan instansi dan stakeholder terkait sudah melakukan berbagai program dan upaya. Salah satunya pendirian Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Kemudian juga didukung pembentukan dan pengoptimalan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Padang disertai Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Ia menjelaskan, untuk memenuhi hak anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang terus berupaya memberikan yang terbaik. Pemko Padang telah membuat berbagai kebijakan untuk menghadirkan kota yang nyaman bagi anak.

Kebijakan tersebut mencakup enam klaster tumbuh kembang anak, yakni klaster kelembagaan, klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta klaster perlindungan khusus.

"Pemkot Padang memang memberikan perhatian yang besar bagi anak-anak, karena ini berkaitan dengan masa depan mereka," katanya.

Ermiati menambahkan, anak merupakan mata rantai manusia yang sangat menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa pada masa depan. "Kita berusaha menyiapkan generasi muda yang berkualitas sebagai penerus dan pewaris bangsa." (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Akibat Hujan Disertai Angin Kencang, 85 Unit Rumah di Solsel Rusak

Akibat Hujan Disertai Angin Kencang, 85 Unit Rumah di Solsel Rusak

PADANG ARO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan menyebutkan, sebanyak 85 kepala...

Batajau Seni Piaman Gegerkan Panggung Penutupan SAF 2019

Batajau Seni Piaman Gegerkan Panggung Penutupan SAF 2019

AGAM - Kehadiran tim Batajau Seni Piaman dalam rangka penutupan Festival Silek Art 2019 mengundang decak kagum para...

Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik

Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik

LIMAPULUH KOTA - Dalam mencukupi kebutuhan pangan, pemanfaatan lahan tidur tadah hujan sudah lama dilakukan masyarakat...

Supardi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Sumbar, DPP Gerindra Sudah Turunkan SK

Supardi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Sumbar, DPP Gerindra Sudah Turunkan SK

PADANG -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menunjuk Supardi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Mariza Ilfani Siswi Ranah Batahan Harumkan Nama Sumbar di Lomba Bercerita Perpusnas RI 2019

Mariza Ilfani Siswi Ranah Batahan Harumkan Nama Sumbar di Lomba Bercerita Perpusnas RI 2019

PADANG - Mariza Ilfani utusan dari SDN 02 Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat berhasil...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media