Thursday, 19 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Mantan Dirut RSJ Berserta Rekannya Dituntut JPU Selama 20 Bulan Penjara

Jumat, 12 April 2019 - 13:39:01 WIB - 434
Mantan Dirut RSJ Berserta Rekannya Dituntut JPU Selama 20 Bulan Penjara
JPU saat membacakan tuntutannya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Padang, kemaren.


PADANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, menuntut enam terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan fisik, berupa turap dan penguat tebing lahan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang, Jumat (12/4).

Keenam terdakwa yang dituntut adalah mantan Direktur RSJ, Kurniawan Sedjahtera selaku Pengguna Anggaran (PA), Erizal menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Bentoniwarman selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Asmardi selaku konsultan pengawas, Haris Wibowo dan Syafri Yunanda selaku rekanan yang mengerjakan proyek.

Dalam sidang tersebut, keenam terdakwa dituntut masing-masing dengan hukuman pidana selama satu tahun dan delapan bulan kurungan penjara. Tak sampai disana,  para terdakwa juga diwajibkan membayar denda masing-masing sebesar Rp 50 juta dan subsider tiga bulan penjara.

"Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Hal-hal yang meringankan terdakwa telah mengembalikan kerugian negara," kata JPU Muhasnan, Budi Prihalda, bersama tim.

JPU juga menambahkan, perbuatan para terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 55 Undang-Undang Nomor 31 tahun 2009 tentang pemberantasan korupsi.

Tak hanya itu, JPU menyebutkan terdakwa Kurniawan, dinilai bersalah. Pasalnya pada pengerjaannya masih terdapat kekurangan.

"Bahwa pekerjaan tersebut seolah-olah telah selesai dilakukan," sebut JPU saat membacakan tuntutannya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Padang, kemaren.

JPU menuturkan, terdakwa Kurniawan selaku KPA, tidak melakukan pekerjaannya sehingga menimbulkan kerugian negara.

"Kurangnya volume pengerjaan dan tidak sesuai dengan kontrak, menimbulkan kerugian pada negara. Hal ini bersesuaian dengan keterangan para ahli yang dihadirkan di persidangan," ujar JPU.

Para terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum (PH), Desmon Ramadhan, Putri Deyesi Rizki, bersama tim akan mengajukan nota pembelaan (pleidoi) secara tertulis.

Sidang yang diketuai oleh Sri Hartati beranggotakan M.Takdir dan Emria, memberikan waktu kepada PH terdakwa, mengajukan pleidoi selama dua minggu. " Sidang ini kita tunda dan dilanjutkan kembali pada 22 April mendatang, sidang ditutup," tegas hakim ketua sidang sambil memukulkan palu.

Dari pantauan awak media terlihat, banyaknya keluarga terdakwa yang datang melihat proses persidangan. Usai sidang para terdakwa dibawa oleh pengawal tahanan, ke dalam mobil untuk dibawa kerumah tahanan Anak Air, Kota Padang.

Sebelumnya, dari dakwaan JPU diketahui kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp124.044.739, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan investigatif BPK nomor:42/LHP/XVIII.PDG/08/2017 tertanggal 2017.

Proyek yang dikerjakan adalah pekerjaan pembangunan turap dan penguatan dinding atau tebing lahan pada Rumah Sakit Jiwa HB Saanin pada 2013.

Diketahui kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp316.231.561, pekerjaan tidak sesuai kontrak senilai Rp16.939.852, dan pekerjaan yang tidak dikerjakan senilai Rp16.300.000.

Namun demikian jumlah kerugian tersebut dikalkulasikan dengan kelebihan volume pekerjaan sebesar Rp225.426.673, sehingga tersisa Rp124.044.739 yang dihitung sebagai kerugian keuangan. Kini para terdakwa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. (put)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

UMSB Resmi Pecat Oknum Dosen Terlibat Hubungan Sejenis dengan Mahasiswa di Padang

UMSB Resmi Pecat Oknum Dosen Terlibat Hubungan Sejenis dengan Mahasiswa di Padang

PADANG -- Menyikapi viralnya pemberitaan dosen dan mahasiswa LGBT yang digereberk warga di Padang, Rektor Universitas...

Pembangunan Jembatan Mapaddegat -  Homestay Mentawai Sudah 55 Persen

Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Homestay Mentawai Sudah 55 Persen

MENTAWAI - Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Homestay yang saat ini dikerjakan PT Wasaka Tomo Engineering sudah...

Dibantu Alat Pernafasan, Kivlan Zen Dibezuk Andre Rosiade

Dibantu Alat Pernafasan, Kivlan Zen Dibezuk Andre Rosiade

JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade membezuk Mantan Kepala Staf Komando Cadangan...

KPAI Berharap Audisi Bulutangis PB Djarum Terus Berlanjut, Tapi..

KPAI Berharap Audisi Bulutangis PB Djarum Terus Berlanjut, Tapi..

NASIONAL - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI), Susanto, menegaskan, pihaknya tidak berniat meminta...

Peringati Haornas 2019, Wabup Pasaman: Ayo Olah Raga di Mana Saja dan Kapan Saja

Peringati Haornas 2019, Wabup Pasaman: Ayo Olah Raga di Mana Saja dan Kapan Saja

LUBUK SIKAPING -- Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama memimpin langsung upacara dalam rangka memperingati Hari Olah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media