Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Minggu, 14 April 2019 - 15:51:42 WIB - 474
Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman


POLITIK - Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Arief Budiman mengaku belum bisa mengambil kesimpulan mengenai dugaan kecurangan yang terjadi di Selangor Malaysia. Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa puluhan ribu surat suara sudah tercoblos, yakni untuk pasangan capres-cawapres 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan caleg Partai Nasdem.

Arief mengatakan, pihaknya sudah mengirim tim. Setelah saat kejadian, mengutus dua komisioner KPU dan melaporkan hasilnya. Kini, sudah berangkat lagi satu komisioner.

"Memang agak repot untuk mengambil kesimpulan yang detail dan rinci. Karena, KPU tidak bisa mengakses lokasi tempat keberadaan barang-barang itu. Itu sudah di Police Line," kata Arief, usai menghadiri Apel Siaga Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019, di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (14/4/2019).

Dengan kondisi seperti itu, menurutnya, maka susah untuk pihaknya memastikan apakah surat suara itu benar-benar dari KPU. Juga susah dicari kebenarannya, apakah jumlahnya sesuai dengan yang ada di video beredar tersebut.

"Karena informasi yang disampaikan tim yang berangkat ke sana, ketika ditanya berapa jumlahnya, ya tidak ada yang bisa memastikan. Padahal, itu perkiraan saja. Mestinya, kita harus punya informasi yang jelas. Itu barang produksinya siapa," katanya.

Arief mengaku tidak tahu pasti, kenapa tidak diizinkan. Walau pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri dan Kepolisian Diraja Malaysia. Padahal, lanjutnya, untuk memastikan persoalan itu, pihaknya harus diberi akses untuk bisa masuk ke surat suara yang diduga sudah tercoblos itu.

"Kalau toh tidak diizinkan, saya berharap proses pemeriksaannya itu bisa cepat. Sehingga, KPU segera bisa mengambil kesimpulan ini harus diapakan," katanya. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

PASAMAN - Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama membuka secara resmi Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI)...

BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh

BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh

PESISIR SELATAN -- Masih kurangnya sosialisasi yang harus dilakukan BPJS Kesehatan, membuat masyarakat mengeluh....

Wiranto Ditusuk Jadi Headline Media Asing dari AFP Hingga Straitstimes

Wiranto Ditusuk Jadi Headline Media Asing dari AFP Hingga Straitstimes

JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto diserang oleh pasangan suami istri saat...

Pemkab Pessel Percepat Layanan Pendidikan Anak Korban Wamena

Pemkab Pessel Percepat Layanan Pendidikan Anak Korban Wamena

PESISIR SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bakal mempercepat pelayanan pendidikan bagi anak-anak perantau...

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

PADANG --Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menghapus peredaran minyak curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media