Wednesday, 21 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Dugaan Surat Suara yang Tercecer di Kabupaten Kampar, KPU Tanah Datar Surati KPU Provinsi Sumbar

Selasa, 16 April 2019 - 01:17:29 WIB - 1044
Dugaan Surat Suara yang Tercecer di Kabupaten Kampar, KPU Tanah Datar Surati KPU Provinsi Sumbar
Surat suara tambahan untuk KPU Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumbar ditemukan di bawah jembatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (14/4/19) yang lalu. (istimewa)


TANAH DATAR - Surat suara yang ditemukan tercecer di bawah jembatan di Kabupaten Kampar Riau yang sempat viral di media sosial, diduga milik KPU Tanah Datar. Saat ditemui awak media, Ketua Bawaslu Tanah Datar, Hamdan mengatakan surat suara yang menyasar tersebut merupakan kekurangan surat suara di KPU Tanah Datar, yang mana suarat suara tersebut dikirimkan oleh percetakan pada 9 april lalu.

"Pada tanggal 9 April surat suara dikirim melalui ekspedisi oleh percetakan, tetapi KPU Tanah Datar hanya menerima sebanyak lima jenis surat suara dari delapan jenis surat suara yang kurang, tiga jenis lagi tidak diterima," ujar Hamdan, Senin (15/4/19).

Hamdan juga menambahkan berdasarkan dari informasi Bawaslu Sumbar, diketahui ada tiga jenis surat suara yang telah diamankan oleh Bawaslu Kampar, dan setelah dicocokan dengan surat jalan dan berita acara KPU. Bawaslu Sumbar menduga kuat jika surat suara yang tercecer tersebut merupakan milik KPU Tanah Datar.

"Dari tanggal 9 tersebut, entah tidak turun (surat suara), entah nyasar ke truk lain. Meski demikian Bawaslu Kabupaten Kampar akan melakukan penyelidikan dan investigasinya, karena lokasinya berada di Kampar," ungkapnya kembali.

Dari ungkapan Hamdan, berdasarkan pengamatan Bawaslu Tanah Datar, dengan adaya selisih penerimaan pada tanggal 9 April tersebut, Bawaslu menduga jika surat suara tersebut tercecer diperuntukan untuk KPU Tanah Datar.

"Untuk memastikan benar atau tidaknya surat suara tersebut milik KPU Tanah Datar, saat ini Bawaslu tengah menunggu proses penyidikan dari pihak yang berwenang," kata Hamdan.

Bawaslu juga menyatakan, jika saat ini ketersedian surat suara yang kurang, KPU Tanah Datar telah melaporkan ke KPU Provinsi telah terpenuhi. Dimana sebelumnya, pada tanggal 9 April 2019, sebagian kekurangan tersebut telah tiba melalui jasa ekspedisi, dan pada tanggal 13 April lalu, pihak KPU Tanah Datar juga menjemput langsung surat suara yang kurang itu ke KPU Provinsi Sumbar.

"Sebelum tanggal 9 April yang lalu, KPU telah mengeluarkan berita acara kekurangan surat suara, pada tanggal 1 April kemaren berdasarkan berita acara kekurangan surat suara tersebut, KPU Provinsi menyampaikannya laporan ke KPU RI untuk dicetak. Makanya dikirimlah oleh percetakan melalui ekspedisi, dan sampailah pada 9 April sebanyak lima jenis surat suara," katanya.

Lima jenis surat suara yang sampai di KPU Tanah Datar Pada 9 april tersebut diantaranya, surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, surat suara DPRD dapil Tanah Datar 1, DPRD Tanah Datar dapil 2, DPRD Tanah Datar dapil 3, dan DPRD Tanah Datar dapil 4.

Sementara, 3 jenis surat suara yang tidak diterima oleh KPU Tanah Datar pada tanggal 9 adalah surat suara DPD RI daerah pemilihan Sumatera Barat, surat suara DPR RI daerah pemilihan Sumbar 1 dan surat suara DPRD Provinsi daerah pemilihan 6.

Ketua KPU Tanah Datar, Fahrul Rozi mengatakan kepada beberapa awak media, surat suara tambahan pemilu untuk dapil Sumatera Barat satu yang ditemukan di Kabupaten Kampar Riau Minggu yang lalu bukanlah milik KPU Tanah Datar.

"Jika dilihat dari kotak surat suara yang ditemukan tersebut jelas ditujukan untuk Tanah Datar. Namun setelah kami melakukan peninjauan dan melakukan penghitungan kembali surat suara untuk Tanah Datar sudah lengkap dan sudah diterima KPU pada 13 April," kata Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi di Batusangkar, Senin (15/4/19).

Ia kembali menjelaskanke awak media, kalau KPU Tanah Datar sebelumnya telah melaporkan kekurangan suarat suara kepada KPU RI melalui KPU Provinsi pada 20 Maret lalu. Karena tidak juga kunjung tiba, KPU Tanah Datar kembali melaporkan kekurangan surat suara tersebut pada 1 April. Kemudian pada 9 April KPU Tanah Datar sudah menerima kekurangan surat suara tersebut namun hanya sebahagian dari surat suara kurang yang telah dilaporkan tersebut.

Pada 13 April 2019 KPU Tanah Datar menjemput surat surat suara yang kurang tersebut bersama dengan KPU Provinsi ke pusat dan sudah dibawa langsung ke kantor KPU di Batusangkar.

"Dari dugaan kami sementara surat suara tersebut mungkin diperuntukannya untuk Tanah Datar, tapi belum sampai ke KPU Tanah Datar. Karena belum sampai surat suara itu berarti masih punya perusahaan pengadaan yang ditunjuk oleh KPU RI itu," jelasnya Fahrul Rozi. (Fernando Stroom)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

PESIAIR SELATAN - Sebanyak 40 orang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Painan memperoleh remisi saat hari...

Sangketa Tanah Pusaka,   Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

Sangketa Tanah Pusaka, Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

PADANG PARIAMAN - Kakak Calon Pengantin (Catin) wanita dibacok berlumuran darah hingga pergelangan tangan nyaris putus...

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

MENTAWAI - Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara yang terletak...

Taklukan Persela 2-0, Semen Padang FC Kembali ke Tren Positif

Taklukan Persela 2-0, Semen Padang FC Kembali ke Tren Positif

...

Unik, Bursa Inovasi Desa Solok Selatan Digelar di Dalam Goa

Unik, Bursa Inovasi Desa Solok Selatan Digelar di Dalam Goa

SOLOK SELATAN -- Menarik, jika biasanya kegiatan-kegiatan dilakukan di gedung-gedung, tapi kali ini berbeda. Kegiatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media