Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Pol PP Pariaman Bongkar Bangunan di Atas Reruntuhan Pasar Lama, Pedagang Protes

Selasa, 16 April 2019 - 07:56:02 WIB - 383
Pol PP Pariaman Bongkar Bangunan di Atas Reruntuhan Pasar Lama, Pedagang Protes
Satpol PP beserta aparat TNI dan Polri bongkar kembali bangunan yang akan didirikan oleh pedagang diatas lahan pasar lama yang akan direvitalisasi.


PARIAMAN - Satpol PP Pariaman bersama tim gabungan dari unsur TNI dan Polri yang berjumlah 50 personil bongkar bangunan pedagang di atas reruntuhan pasar lama, Selasa (16/04).

Kadis Damkar dan Pol PP Kota Pariaman Handrizal Fitri mengatakan, penertibkan dilakukan terhadap pedagang dikarenakan mendirikan bangunan tanpa izin di atas reruntuhan pasar lama yang akan di revitalisasi.

"Bangunan pedagang ini dibongkar karena didirikan tanpa izin, di atas lahan pasar lama yang akan dibangun. Memang beberapa hari yang lalu pedagang meminta izin pada Diskoperindag, namun tidak diberikan izin," ujar Handrizal.

Menurut Handrizal fitiri bangunan yang akan didirikan oleh pedagang itu sudah berlangsung selama tiga hari dengan ukuran 10 m, karena sudah dilantai dengan papan dengan tiang yang sudah berdiri.

Terpisah Kadis Koperindagkop Gusniyetti Zaunit mengatakan, meskipun tidak diberitahu pada pedagang untuk tidak membangun kios di atas lahan pasar lama yang akan direvitalisasi, namun seharusnya pedagang sudah paham karena sosialisasi sudah sering diberikan pada pedagang.

"Sebelum pasar lama ini kita robohkan, kita juga sudah sering melakukan pertemuan bersama pedagang, tentang pembangunan pasar, untuk itu seharusnya pedagang sudah paham. Apalagi kita juga sudah menyediakan pasar penampungan untuk mereka," ujar Yet melalui Hpnya.

Meskipun pada mulanya mendapat penghadangan dari pedagang yang membangun kios, namun pada akhirnya aparat gabungan dan Pol PP berhasil juga membongkar bangunan tersebut.

Sedangkan salah seorang pedagang yang bangunannya dibongkar Pol. PP Emi mengatakan, ia nekat membangun kios diatas laham pasar lama yang sudah dirobohkan itu karena sepinya pembeli di kios pasar penampungan sementara.

"Saya tidak bersedia ditempatkan di lokasi kios pasar penampungan, karena letaknya terlalu dipojok sehingga tidak berjual beli," ungkap Emi

Emi juga mengungkapkan, telah menyerahkan kembali kunci kios tersebut kepada Dinas. Koperindag.

Sehingga ia nekat mendirikan bangunan diatas lokasi pembangunan pasar lama yang telah dirobohkan. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

12 TSR Kota Bukittintgi Jalin Silahturrahmi Dengan Pengurus Masjid dan Masyarakat

12 TSR Kota Bukittintgi Jalin Silahturrahmi Dengan Pengurus Masjid dan Masyarakat

BUKITTINGGI - Setiap tahun Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi membentuk tim Safari Ramadhan dalam rangka menjalin tali...

Ketua TSR VIII Solok: Serambi Medinah Jangan Tinggal Moto Saja, Bertobat dan Ramaikan Masjid

Ketua TSR VIII Solok: Serambi Medinah Jangan Tinggal Moto Saja, Bertobat dan Ramaikan Masjid

SOLOK - Sebagai sebuah Kota yang mengusung visi Kota Solok Kota Beras Serambi Medinah, memberikan kepada kita semua...

Bupati Sijunjung: Safari Ramadan Juga Untuk Menyampaikan Kondisi Akhir Pembangunan Kepada Masyarakat

Bupati Sijunjung: Safari Ramadan Juga Untuk Menyampaikan Kondisi Akhir Pembangunan Kepada Masyarakat

SIJUNJUNG - Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengatakan Safari Ramadhan selain untuk memperkuat silaturahmi dengan...

Seorang Pria di Solok Mengamuk dan Bakar Kantor KAN Nagari Talang

Seorang Pria di Solok Mengamuk dan Bakar Kantor KAN Nagari Talang

SOLOK - Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talang, hangus dilalap sijago merah. Rumah bagonjong yang menjadi simbol...

Menutup Tahun Ajaran 2018, Himpaudi Kota Pariaman Adakan Kegiatan Seni Kreatifitas Anak

Menutup Tahun Ajaran 2018, Himpaudi Kota Pariaman Adakan Kegiatan Seni Kreatifitas Anak

PASAMAN - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Pariaman mengadakan acara pentas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media