Monday, 26 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Biadab, Oknum Caleg di Solok Ini Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun

Kamis, 25 April 2019 - 14:37:32 WIB - 675
Biadab, Oknum Caleg di Solok Ini Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun
Tersangka EE (45), oknum Caleg DPRD Kota Solok. (Foto: Dok. Istimewa)


SOLOK - Setubuhi anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri, oknum Calon Legislatif (Caleg) untuk DPRD Kota Solok Fraksi PPP Daerah pemilihan (Dapil) Lubuk Sikarah dengan inisial EE (45) dilaporkan keluarganya dan telah dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian.

EE ditangkap berdasarkan Laporan Polisi no. Pol : LP/109/B/IV/2019 - Polres tanggal 12 April 2019 perkara Menyetubuhi Anak dibawah Umur dan Surat Perintah Penangkapan No. Pol : Sp.Kap/39/IV/2019- Reskrim tanggal 12 April 2019.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, EE melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya sendiri SE (18) sejak korban berusia 10 tahun, atau sejak korban duduk dibangku kelas 5 SD .

Saat dimintai keterangan Rabu (24/4), Kapolres Solok Kota, AKBP. Donny Setiawan, SIK, MH membenarkan kejadian tersebut, Korban yang merupakan pelajar di salah satu SMA Negeri di Kota Solok itu telah disetubuhi sejak tahun 2011 hingga 11 April 2019.

"Kejadian tersebut dilaporkan oleh nenek korban sendiri GE (67). Berdasarkan informasi tersebut kita ketahui bahwa korban telah disetubuhi sejak tahun 2011 saat korban kelas 5 SD sampai 11 April 2019 di rumah tersangka," jelas Donny.

Dalam kurun waktu 8 tahun tersebut, dikatakan Donny, tersangka memaksa korban melakukan hubungan intim. Dan setiap setelah berhubungan, tersangka mengancam korban apabila mengatakan perbuatannya maka korban akan dimarahi dan dipukuli.

"Berdasarkan kasus tersebut EE terjerat Pasal 81 ayat 3 Undang-undang RI no.17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 5 milyar," papar Donny.

Lebih lanjut Donny mengatakan, ancaman hukuman ditambah sepertiga, karena dilakukan oleh orang tua/wali, dengan tambahan hukuman paling lama 15 tahun. (Nal/Del/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/Pasbana
Tag: daerah,hukum,kriminal,metro,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Ini Pesan Bupati Pessel Hendrajoni

Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Ini Pesan Bupati Pessel Hendrajoni

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan kasus kekerasan seksual terhadap anak masih...

Bimtek Lanjutan Smart City Padang Pariaman, Nagari Harus Ikut Smart

Bimtek Lanjutan Smart City Padang Pariaman, Nagari Harus Ikut Smart

PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka dengan resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) II Gerakan Menuju...

Dua Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Warga Pasbar Buncah

Dua Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Warga Pasbar Buncah

PASAMAN BARAT - Bambang Saputra (25) ditemukan tergantung di ruang dapur dan kakaknya Hendri (38) terggeletak bersimbah...

Subhanallah, Tahun Ini Padang Sembelih 7400 Hewan Kurban

Subhanallah, Tahun Ini Padang Sembelih 7400 Hewan Kurban

PADANG -- Satu hari jelang pelaksanaan Idul Adha 1440H, data sementera hewan kurban dari seluruh kelurahan di Kota...

Fahrezi Resmi Dilantik Jadi PAW Wali Nagari Lingkuang Aua, Wabup: Jaga Amanah Dengan Baik

Fahrezi Resmi Dilantik Jadi PAW Wali Nagari Lingkuang Aua, Wabup: Jaga Amanah Dengan Baik

PASAMAN BARAT - Fahrezi Piliang, SIP. MA resmi dilantik oleh Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto menjadi Pejabat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media