Tuesday, 12 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Biadab, Oknum Caleg di Solok Ini Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun

Kamis, 25 April 2019 - 14:37:32 WIB - 734
Biadab, Oknum Caleg di Solok Ini Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun
Tersangka EE (45), oknum Caleg DPRD Kota Solok. (Foto: Dok. Istimewa)


SOLOK - Setubuhi anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri, oknum Calon Legislatif (Caleg) untuk DPRD Kota Solok Fraksi PPP Daerah pemilihan (Dapil) Lubuk Sikarah dengan inisial EE (45) dilaporkan keluarganya dan telah dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian.

EE ditangkap berdasarkan Laporan Polisi no. Pol : LP/109/B/IV/2019 - Polres tanggal 12 April 2019 perkara Menyetubuhi Anak dibawah Umur dan Surat Perintah Penangkapan No. Pol : Sp.Kap/39/IV/2019- Reskrim tanggal 12 April 2019.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, EE melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya sendiri SE (18) sejak korban berusia 10 tahun, atau sejak korban duduk dibangku kelas 5 SD .

Saat dimintai keterangan Rabu (24/4), Kapolres Solok Kota, AKBP. Donny Setiawan, SIK, MH membenarkan kejadian tersebut, Korban yang merupakan pelajar di salah satu SMA Negeri di Kota Solok itu telah disetubuhi sejak tahun 2011 hingga 11 April 2019.

"Kejadian tersebut dilaporkan oleh nenek korban sendiri GE (67). Berdasarkan informasi tersebut kita ketahui bahwa korban telah disetubuhi sejak tahun 2011 saat korban kelas 5 SD sampai 11 April 2019 di rumah tersangka," jelas Donny.

Dalam kurun waktu 8 tahun tersebut, dikatakan Donny, tersangka memaksa korban melakukan hubungan intim. Dan setiap setelah berhubungan, tersangka mengancam korban apabila mengatakan perbuatannya maka korban akan dimarahi dan dipukuli.

"Berdasarkan kasus tersebut EE terjerat Pasal 81 ayat 3 Undang-undang RI no.17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 5 milyar," papar Donny.

Lebih lanjut Donny mengatakan, ancaman hukuman ditambah sepertiga, karena dilakukan oleh orang tua/wali, dengan tambahan hukuman paling lama 15 tahun. (Nal/Del/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/Pasbana
Tag: daerah,hukum,kriminal,metro,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

Oleh : Amalia Hasti Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa...

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

MENTAWAI -- Merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55, Puluhan Kader Posyandu Perwakilan dari 15 Puskesmas di...

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

AGAM - Buncah, ditemukan jasad remaja di tepi aliran sungai sawah, Kampung Dagang Kampung Dagang Jorong Malabur, Nagari...

278 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-65 UMSB, Begini Pesan Rektor

278 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-65 UMSB, Begini Pesan Rektor

PADANG -- Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat menggelar Wisuda ke-65 gelombang II tahun akademik 2018/2019 di...

Diklat CPNS Golongan III Pemprov Sumbar Telah Usai, Guru SMKN 1 Sutera Pessel Jadi Yang Terbaik

Diklat CPNS Golongan III Pemprov Sumbar Telah Usai, Guru SMKN 1 Sutera Pessel Jadi Yang Terbaik

PESISIR SELATAN -- Pendidikan dan Latihan (Diklat) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III angkatan XVI dan XVII...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media