Sunday, 19 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

BPN Prabowo-Sandi: Tim Pencari Fakta Pemilu 2019 Harus Dibentuk

Jumat, 26 April 2019 - 15:19:57 WIB - 242
BPN Prabowo-Sandi: Tim Pencari Fakta Pemilu 2019 Harus Dibentuk
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi (Foto: Dok. Istimewa)


JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sangat mendukung wacana pembentukan tim pencari fakta yang diusulkan masyarakat luas guna meluruskan segala bentuk kejanggalan yang mengganggu kelancaran proses pemilihan presiden 2019.

Menurut Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said, pihaknya selain mendukung wacana ini juga menyarankan agar tim yang nantinya akan bekerja mencari kejanggalan pemilu tersebut diisi oleh tokoh-tokoh yang memiliki integritas tinggi dan independen dalam bekerja.

"Ketika ada civil society mengusulkan perlunya dibuat TPF (tim pencari fakta) kami menyambut sangat baik. Karena akan baik kalau tim itu diselenggarakan oleh pihak independen yang bisa diberi akses dalam mencari akses," ujar Sudirman Said dalam diskusi di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

"Dengan senang hati kami akan mendukung tim ini. Kami ingin mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi siapapun untuk menolak gagasan ini," imbuhnya.

Sudirman juga mengungkapkan bahwa wacana pembentukan TPF tersebut sejuah ini sudah mendapat lampu hijau dari sejumlah lembaga yang terlibat dalam Pemilu 2019 seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Bawaslu sudah mengamini. KPU walaupun belum kompak, tapi sejumlah komisionernya tidak keberatan. Ini demi rakyat, bangsa, negara yang harus segera dibangun. Dan ini juga cara terbaik untuk membuat cleaning house. Kalau tim ini terbentuk, bukan hanya lembaga pemilu terakreditasi, tapi seluruh pihak yang berpartisipassi," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Sudirman juga menegaskan bahwa upaya pembentukan wacana TPF ini tidak ada hubungannya dengan hasil perolehan sementara perhitungan suara pemli 2019 yang saat ini masih berlangsung.

"Concern kita ini kepada berbagai pengembangan kecurangan yang cenderung mengarah ke terstruktur, sistemik dan massif. Dan ini tidak ada hubungan kita menang atau kalah. Ada yang bertanya 02 menang tapi kenapa ribut kecurangan? Itu dua hal yang berbeda, kecurangan iniharus kita address dan benahi, tangani karena kita ingin menjaga kualitas demorkasi kita," tandas Mantan Menteri ESDM tersebut. (rel)

Editor/Sumber: Reza S
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sekda Padang Pastikan Persiapan Pelantikan Wako dan Wawako Padang 2019-2024 Rampung

Sekda Padang Pastikan Persiapan Pelantikan Wako dan Wawako Padang 2019-2024 Rampung

PADANG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Amasrul memastikan semua persiapan pelantikan Wali Kota Padang,...

Pustaka Lurah Silaing Atas Wakili Kota Padang Panjang Dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi

Pustaka Lurah Silaing Atas Wakili Kota Padang Panjang Dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi

PADANG PANJANG - Hari ke 2 Tim Penilaian Perpustakaan tingkat Provinsi Sumatera Barat kembali lakukan penilaian dengan...

TSR Padang Panjang Berikan Bantuan Rp 20 Juta kepada Mesjid Hidayah

TSR Padang Panjang Berikan Bantuan Rp 20 Juta kepada Mesjid Hidayah

PADANG PANJANG - Masjid Nurul Hidayah si Silaing Bawah, mendapatkan bantuan Rp 20 juta dari Tim Safari Ramadan (TSR) 7,...

Pemkab Pasaman Sudah Tetapkan Standart Besaran Zakat Fitrah

Pemkab Pasaman Sudah Tetapkan Standart Besaran Zakat Fitrah

PASAMAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman telah menetapkan standart Zakat Fitrah pada Bulan Ramadhan 1440 H sebesar Rp...

TSR 1440 H Pemkab Tanah Datar Akan Kunjungi 56 Masjid Dan Mushalla

TSR 1440 H Pemkab Tanah Datar Akan Kunjungi 56 Masjid Dan Mushalla

TANAH DATAR -- Sebanyak 56 Masjid dan Mushalla bakal dikunjungi Tim Safari Ramadhan (TSR) 1440 H Kabupaten Tanah Datar....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media