Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Pedagang Pabukoan Kota Solok Demo Tolak Ditempatkan di Istiqlal Park

Rabu, 01 Mei 2019 - 10:05:49 WIB - 792
Pedagang Pabukoan Kota Solok Demo Tolak Ditempatkan di Istiqlal Park
Pedagang Pabukoan Kota Solok saat berdialok dengan Wakik Wali Kota Solok, Selasa (30/4).


SOLOK - Pedagang pabukoan yang tergabung dalam solidaritas pedagang pabukoan Kota Solok menolak ditempatkan diarea parkir lapangan merdeka atau dibawah tribun dan saat ini bernama Istiqlal Park. Ditolaknya lokasi baru yang disediakan oleh Dinas Koperindag Kota Solok ini karena pedagang pabukoan kawatir kurangnya pengunjung yang datang. Sehingga dagangan tidak laku dan terancam basi karena pada umumnya dagangan pabukoan merupakan makanan siap saji seperti cendol, gorengan, gulai, ikan bakar, cande, lopi, dan lainnya.

Iwan, salah seorang pedagang cendol dan selalu berdagang pabukoan setiap ramadhan, mengaku tidak terima jika pasar pabukoan ditempatkan di Istiqlal Park. Masalahnya, kata Iwan, lokasi tempat berdagang merupakan area yang sepi dan jauh dari pasar raya Solok. Jika pedagang pabukoan dipaksakan diarea tersebut dikawatirkan akan mengalami kerugian karena dagangan yang dijajakan tidak laku.

"Untuk diketahui, yang dijual oleh pedagang pabukoan merupakan dagangan yang mudah basi. Jika dagangan tidak laku, besoknya tidak dapat dimanfaatkan lagi. Sementara biaya untuk membuat dagangan ini ada yang berasal dari pinjaman," Katanya, Selasa (30/4).

Karena itu, Iwan berharap pemko Solok memikirkan dampak akibat dipindahkannya pedagang ke Istiqlal Park. Ada baiknya, ujar Iwan, pedagang ditempatkan ditempat lama, disamping pasar modern.

Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah Wawako Solok menyebutkan dipindahkanya pedagang ke Istiqlal Park adalah menjaga kondisi pasar pabukoan yang bersih dan higienies. Karena pada umumnya yang dijual adalah makanan dan minuman. Untuk diketahui tidak ada niat pemko Solok untuk "mencampakan" pedagang dengan dipindahkanya pedagang pabukoan ke Istiqlal Park. BP POM RI sudah memberi teguran kepada pemko Solok terkait tidak higieniesnya lokasi berdagang di pasar modern dipasar raya Solok. Kemudian, untuk jalan lingkar tetap tidak bisa dijadikan pasar pabukoan.

Riki, perwakilan pedagang meminta pemko Solok mencarikan solusi, dimanapun, asalkan tempat tersebut ramai dan mudah dikunjungi oleh pembeli. Pada intinya, kami ingin berdagang dipasar raya Solok bukan jauh dari pasar raya Solok. Dimanapun di pasar raya Solok tidak persoalkan asalkan lokasinya tidak diluar area pasar raya Solok dan tetap dilingkaran pasar raya Solok. (zfk)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kuliner,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

HUT RI ke-74, Buya Gusrizal : Kemerdekaan Diantara Iyyaaka Nabudu dan Iyyaaka Nastain

HUT RI ke-74, Buya Gusrizal : Kemerdekaan Diantara Iyyaaka Nabudu dan Iyyaaka Nastain

PADANG -- PADA tanggal 17 Agustus tahun 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno dan Muh. Hatta telah memproklamirkan...

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

PARIAMAN - Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pariaman adakan sosialisasi Perda (Peraturan Daerah) di Ruang Pertemuan...

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

MENTAWAI - Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara yang terletak...

Tinjau Pelaksananaan Penyembelihan Hewan Qurban, Wawako Pariaman: Sampaikan Ini

Tinjau Pelaksananaan Penyembelihan Hewan Qurban, Wawako Pariaman: Sampaikan Ini

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin setelah selesai mengadakan open house di rumah dinasnya bersama...

Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Home Stay Mentawai Akan Segera Dimulai

Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Home Stay Mentawai Akan Segera Dimulai

MENTAWAI - Pembangunan jembatan Mapaddegat - Home Stay yang terkontrak, 7 Mei hingga 17 Desember 2019 pengerjaannya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media