Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Muhammadiyah

Sambut Bulan Ramadhan, MTT PW Muhammadiyah Sumbar Gelar Sosialisasi Tarjih

Sabtu, 04 Mei 2019 - 08:18:32 WIB - 489
Sambut Bulan Ramadhan, MTT PW Muhammadiyah Sumbar Gelar Sosialisasi Tarjih
Sosialisasi tarjih di asrama haji, jumat (3/5)


PADANG -- Menyambut bulan suci Ramadhan, MTT PP Muhammadiyah bekerjasama dengan MTT PW Muhammadiyah menggelar Sosialisasi ketarjihan bersama MTT PD Muhammadiyah se-Sumbar di aula Asrama Haji embarkasi Padang, Jumat, (3/5/2019).

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Tono Saksono mengatakan sosialisasi atas produk hukum yang dikeluarkan pimpinan Pusat Muhammadiyah, terutama setelah Muktamar Nasional yang masih sangat minim disosialisasikan ke pimpinan Muhammadiyah baik tingkat wilayah, hingga ranting, sehingga pertemuan ini menjadi sangat penting dilakukan oleh PP Muhammadiyah agar dipatuhi warga Muhammadiyah.

"Kita banyak mengeluarkan produk hukum ke-Muhammadiyahan, bukan sekedar menjelang Ramadhan terus kita bahas soal hisab saja, namun bagaimana pekerjaan rumah MTT saat ini, yakni semua produk hukum yang telah dikeluarkan dapat disosialisasikan hingga ke ranting Muhammadiyah secara baik, sehingga semua tindak tanduk dan perbuahan sehari-hari dapat mematuhi aturan Muhammadiyah" tegas Tono Saksono.

Terkait dengan metode hisab, lanjut Tono Jika sudah 0 derajat lebih artinya hilal sudah tampak dengan teknologi berarti 1 Ramadhan telah masul dan besok sudah bisa puasa.

Sementara itu, Ketua MTT PWM Jakarta, KH Endang Mintarja mengatakan Salahsatu agenda wajib Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) PP Muhammadiyah setiap tahun menjelang bulan Ramadhan adalah Kunjungan dan Sosialisasi Ketarjihan di beberapa provinsi di Indonesia. Tentunya dalam kegiatan ini, MTT PP Muhammadiyah juga melibatkan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah setempat guna memperlancar proses sosialisasi. Seperti biasa, perwakilan dari MTT PP Muhammadiyah kali ini juga mengutus dua orang untuk mengunjungi wilayah Sumbar. Kedua utusan tersebut adalah Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Tono Saksono dan Ketua MTT PWM Jakarta, KH Endang Mintarja, Kunjungan dilakukan selama dua hari mulai tanggal 3 Mei hingga 5 Mei 2019.

"Kegiatan ini setiap tahun kita helat, karena mengalihkan Ramadhan ini anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah akan pergi ke daerah-daerah dalam rangka sosialisasi tarjih. Untuk itu, mereka mengeluarkan pertanyaan yang diajukan ke masyarakat. Lalu kita diskusikan di sini sebagai penyamaan persepsi sekaligus pendalaman materi," tutur Ketua MTT PWM Jakarta, KH Endang Mintarja.

Setiap tahunnya, kata endang, tim dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah melaksanakan tour ke 10 hingga dengan 15 wilayah. Sehingga kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat memperoleh persetujuan dan pemahaman yang mendalam tentang materi-materi ketarjihan, serta secara bersamaan persiapan yang efektif dan efisien bagi masyarakat luas.

Endang mengharapkan acara pendalaman materi ketarjihan ini memberi pendapat positif dan menambah wawasan peserta yang akan terjun ke wilayah dan daerah.

Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah bermaksud menyelenggarakan kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini akan fokus pada tiga aspek, yaitu: mengenai permasalahan ibadah mahdhah di bulan Ramadhan, metode penentuan awal bulan hijriah dan kalender hijriah global. Selain menyampaikan putusan dan fatwa Tarjih terkait, sosialisasi ini juga akan menyampaikan mengenai aspek istidlal-nya, yaitu: landasan fikih, usul fikih, ilmu hadis dan astronomi.

Majelis Tarjih & Tajdid PP Muhammadiyah berharap melalui kegiatan ini masyarakat dan warga Muhammadiyah yang dikunjungi memiliki pemahaman tidak saja mengenai substansi putusan dan fatwa Muhammadiyah terkait ibadah-ibadah di bulan Ramadhan, tetapi juga aspek istidlal-nya serta argumen-argumen syari, fikih dan astronomi mengapa Muhammadiyah menggunakan metode hisab dalam penentuan awal bulan hijriah. Kemudian selain hal tersebut, warga Muhammadiyah yang dikunjungi juga dapat memahami mengenai upaya dan perlunya penyatuan kalender hijriah secara global.

Terkait dengan HPT, Endang Mintaharja menyampaikan spirit tarjih pembaruan jangan sampai hilang, putusan tarjih tidak dilakukan serampangan melainkan dengan asas dan prinsip.

"Putusan tarjih boleh saja dikaji ulang, jika ada revisi sampaikan dalam munas tarjih, contohnya saja revisi pedoman hisab yang mengadaptasi metode hisap Turki," katanya.

Tambahnya, Muhammadiyah tidak berafiliasi dengan mazhab tertentu dan bukan juga anti mazhab, melainkan berafiliasi dengan seluruh seluruh mazhab mana yang lebih dekat dengan Alquran.

"Berdakwah dengan mengembirakan urusan muamlah tekhnisnya boleh didinamisasikan tetapi semangatnya tidak boleh menyimpang contohnya Riba masalah aqidah Muhammadiyah menyadarkan pada Alquran dan hadits Mutawatir," ujarnya.

Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Prof Edi Syafri mengungkapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 hijriah.

Dalam maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dijelaskan penentapan 1 Ramadhan 1440 jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019.

Berdasarkan ijtimak jelang Ramadan 1440 H yang terjadi pada hari Ahad 5 Mei 2019 pukul 05.48.25 WIB.

Katanya, Sosialisasi tarjih penting bertujuan untuk memperkenalkan kaidah tarjih kepada warga persyarikatan. Putusan Tarjih hanya berobah melalui Munas Tarjih.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajid PW Muhammadiyah Sumbar, Zulkarnaini
menyambut baik kunjungan dan Sosialisasi tarjih yang diberikan majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, hal ini mengingat disadari betul setiap Ilmu agama yang dimiliki harus terus disegarkan, agar dalam bermuamalah tepat sesuai dengan ajaran Rasulullah.

"Yang namanya majelis Ilmu seperti ini kan akan banyak manfaatnya, bisa jadi kita memerlukan penyegaran atas pengetahuan yang kita miliki, sehingga kita harapkan pengalaman yang dimiliki pemateri dapat diaplikasikan di Sumbar," jelas Zulkarnaini. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,muhammadiyah,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sekdaprov Sumbar : Pasca Pemilu Situasi Keamanan Aman dan Kondusif

Sekdaprov Sumbar : Pasca Pemilu Situasi Keamanan Aman dan Kondusif

SIJUNJUNG -- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Alwis mengajak semua pihak merajut silaturahim pasca Pemilu...

Bupati Pessel: Pemilu 2019, di Pessel Aman dan Kondusif

Bupati Pessel: Pemilu 2019, di Pessel Aman dan Kondusif

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni menyebutkan selama masa kampanye Pemilu 2019. Pessel aman...

Walikota Pariaman: Berwisata di Monumen AL Sambil Mengenang Sejarah

Walikota Pariaman: Berwisata di Monumen AL Sambil Mengenang Sejarah

PARIAMAN - Tercatat dalam sejarah perjuangan ALRI pada masa kemerdekaan, kota Pariaman mempunyai peran yang sangat...

Enam Orang Murid SD di Mentawai Positif Idap Penyakit Kaki Gajah

Enam Orang Murid SD di Mentawai Positif Idap Penyakit Kaki Gajah

MENTAWAI - Dari 1.496 sampel yang telah dilakukan pemeriksaan terhadap penyakit kaki gajah (Filarisis), telah di...

Peringatan 70 Tahun Indonesia dan Amerika Serikat, Dubes AS Sambangi Diniyyah Puteri

Peringatan 70 Tahun Indonesia dan Amerika Serikat, Dubes AS Sambangi Diniyyah Puteri

PADANG PANJANG -- Duta Besar Amerika Serikat Joseph Donovan melakukan lawatan ke Perguruan Diniyyah Puteri Padang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media