Wednesday, 21 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Berniat Menebang Pohon di Hutan Lindung, 3 Orang Warga Padang Pariaman Dikejar Harimau

Senin, 06 Mei 2019 - 04:57:36 WIB - 31486
Berniat Menebang Pohon di Hutan Lindung, 3 Orang Warga Padang Pariaman Dikejar Harimau
Harimau Sumatera.


PADANG PARIAMAN - 3 Orang penebang kayu di kejar Harimau Sumatera di kawasan cagar alam hutang lindung Nagari Asam Pulau Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam pada Sabtu (4/05).

Ketiga orang tersebut merupakan warga Lubuk Cukam Asam Pulau Nagari Anduriang Kecamatan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho melalui sambungan telpon meluruskan informasi yang sempat simpang siur pada Sabtu malam bahwasanya ada warga setempat yang dikejar-kejar oleh harimau di pemukiman penduduk.

"Perlu kita luruskan bahwa yang dikejar-kejar oleh harimau itu memang penduduk setempat, namun bukan diperkampungan, melainkan di dalam hutan lindung, yang mana mereka ini merupakan para penebang kayu yang berniat menebang pohon di kawasan hutan yang dilindungi itu," ujar Kapolres pada Minggu (5/05)

Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui Polsek Sicincin yang turun ke lokasi, Kapolres menuturkan tiga orang tersebut masuk kedalam hutan pada Sabtu (4/05) sekira pukul 14:30 sore.

"Namun karena terlalu dalam masuk ke hutan, akhirnya para penebang kayu ini sampai ke dalam hutan lindung sekira pukul 17:00 WIB," ulas Rizki.

Di saat para penebang kayu ini, akan memulai pekerjaannya tiba-tiba mereka dikagetkan dengan suara auman yang menuju arah mereka, yang rupanya seekor harimau berlari menuju ke tempat mereka berdiri.

"Tentu saja ketiganya dengan spontan berlarian keluar hutan, bahkan alat kerjanyapun tinggal di dalam kawasan hutan lindung tadi," tutur Kapolres.

Ketiganya dikejar oleh satwa liar yang dilindungi dengan nama latin Panthera tigris sondaica itu, di sekitar lokasi PLTA Asam Pulau.

Terpisah Kepala Seksi Konservasi BKSDA wilayah II Eka Dhamayanti mengatakan, Meski sudah mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut, hingga kini Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah II masih belum bisa memastikan secara pasti apakah itu serangan dari Harimau Sumatera atau bukan.

"Info yang masuk ke kita, tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, belum kita konfirmasi apakah itu betul Harimau Sumatera atau bukan. Kalau berdasarkan laporan warga, wujud penampakan itu Harimau Sumatera. Besok akan kita cek lagi di Lapangan untuk memastikan itu," kata Eka.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang ada, warga setempat sejak tiga hari lalu sudah melihat penampakan dari Harimau Sumatera. Lokasi PLTA Asam Pulau ini, meski berada lokasi hutan Bukit Barisan, namun areanya cukup terbuka. Dan banyak aktivitas warga di sana.

"Kawasan PLTA ini berada di kawasan hutan Bukit Barisan. Statusnya hak pakai, izin dari Dinas Kehutanan. Areanya cukup terbuka," tutup Eka. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,...

Wako Pariaman dan Rektor UNP Lakukan MoU di Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

Wako Pariaman dan Rektor UNP Lakukan MoU di Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

PARIAMAN - Walikota Pariaman Genius Umar membuka kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat sekaligus MoU Pemerintah...

Terkait Pengurusan Sertifikat Prona yang Belum Kunjung Usai, Ini Tanggapan BPN Pessel

Terkait Pengurusan Sertifikat Prona yang Belum Kunjung Usai, Ini Tanggapan BPN Pessel

PESISIR SELATAN - Berikut tanggapan Pihak Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Pesisir Selatan terkait Pemberitaan...

DPRD Pasaman MoU Dengan Kejari Dalam Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

DPRD Pasaman MoU Dengan Kejari Dalam Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

PASAMAN - DPRD Kabupaten Pasaman melakukan penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri...

Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,3 Goyang Pariaman Pagi Ini, Kedalaman 14 Km

Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,3 Goyang Pariaman Pagi Ini, Kedalaman 14 Km

PARIAMAN -- Gempa bumi dengan magnitudo 3,3 mengguncang Kota Pariaman, Sumatera Barat. Gempa ini tidak menimbulkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media