Tuesday, 14 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Berniat Menebang Pohon di Hutan Lindung, 3 Orang Warga Padang Pariaman Dikejar Harimau

Senin, 06 Mei 2019 - 04:57:36 WIB - 32345
Berniat Menebang Pohon di Hutan Lindung, 3 Orang Warga Padang Pariaman Dikejar Harimau
Harimau Sumatera.


PADANG PARIAMAN - 3 Orang penebang kayu di kejar Harimau Sumatera di kawasan cagar alam hutang lindung Nagari Asam Pulau Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam pada Sabtu (4/05).

Ketiga orang tersebut merupakan warga Lubuk Cukam Asam Pulau Nagari Anduriang Kecamatan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho melalui sambungan telpon meluruskan informasi yang sempat simpang siur pada Sabtu malam bahwasanya ada warga setempat yang dikejar-kejar oleh harimau di pemukiman penduduk.

"Perlu kita luruskan bahwa yang dikejar-kejar oleh harimau itu memang penduduk setempat, namun bukan diperkampungan, melainkan di dalam hutan lindung, yang mana mereka ini merupakan para penebang kayu yang berniat menebang pohon di kawasan hutan yang dilindungi itu," ujar Kapolres pada Minggu (5/05)

Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui Polsek Sicincin yang turun ke lokasi, Kapolres menuturkan tiga orang tersebut masuk kedalam hutan pada Sabtu (4/05) sekira pukul 14:30 sore.

"Namun karena terlalu dalam masuk ke hutan, akhirnya para penebang kayu ini sampai ke dalam hutan lindung sekira pukul 17:00 WIB," ulas Rizki.

Di saat para penebang kayu ini, akan memulai pekerjaannya tiba-tiba mereka dikagetkan dengan suara auman yang menuju arah mereka, yang rupanya seekor harimau berlari menuju ke tempat mereka berdiri.

"Tentu saja ketiganya dengan spontan berlarian keluar hutan, bahkan alat kerjanyapun tinggal di dalam kawasan hutan lindung tadi," tutur Kapolres.

Ketiganya dikejar oleh satwa liar yang dilindungi dengan nama latin Panthera tigris sondaica itu, di sekitar lokasi PLTA Asam Pulau.

Terpisah Kepala Seksi Konservasi BKSDA wilayah II Eka Dhamayanti mengatakan, Meski sudah mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut, hingga kini Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah II masih belum bisa memastikan secara pasti apakah itu serangan dari Harimau Sumatera atau bukan.

"Info yang masuk ke kita, tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, belum kita konfirmasi apakah itu betul Harimau Sumatera atau bukan. Kalau berdasarkan laporan warga, wujud penampakan itu Harimau Sumatera. Besok akan kita cek lagi di Lapangan untuk memastikan itu," kata Eka.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang ada, warga setempat sejak tiga hari lalu sudah melihat penampakan dari Harimau Sumatera. Lokasi PLTA Asam Pulau ini, meski berada lokasi hutan Bukit Barisan, namun areanya cukup terbuka. Dan banyak aktivitas warga di sana.

"Kawasan PLTA ini berada di kawasan hutan Bukit Barisan. Statusnya hak pakai, izin dari Dinas Kehutanan. Areanya cukup terbuka," tutup Eka. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tiga Hari Kunjungan di Pasaman, Wagub Sumbar Tinjau Hasil Pembangunan

Tiga Hari Kunjungan di Pasaman, Wagub Sumbar Tinjau Hasil Pembangunan

PASAMAN - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (NA) menjadwalkan kunjungan kerjanya tiga hari di Kabupaten Pasaman, mulai...

Remaja yang Pernah Viral Gegara Ancam Tembak Jokowi Kembali Bikin Ulah

Remaja yang Pernah Viral Gegara Ancam Tembak Jokowi Kembali Bikin Ulah

NASIONAL - Seorang pemuda di Kembangan, Jakarta Barat yang pernah viral di tahun 2018 lalu karena menghina Presiden...

Agen e-Warong di Nagari Panti Selatan Pasaman Diduga Melanggar Aturan

Agen e-Warong di Nagari Panti Selatan Pasaman Diduga Melanggar Aturan

PASAMAN - Salah satu syarat untuk menjadi agen e-Warong yang biasa disampaikan pendamping Kemensos dan pihak perbankkan...

Legislator Guspardi Gaus: Penolakan Masyarakat Jadi Alasan Kuat Penghentian Pembahasan RUU HIP

Legislator Guspardi Gaus: Penolakan Masyarakat Jadi Alasan Kuat Penghentian Pembahasan RUU HIP

JAKARTA -- Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus, menolak melanjutkan pembahasan RUU...

Aksi Pencabulan oleh Pria di Mentawai Ini Gagal, Korban Teriak Lalu Diketahui Warga

Aksi Pencabulan oleh Pria di Mentawai Ini Gagal, Korban Teriak Lalu Diketahui Warga

MENTAWAI - HP (40) warga Dusun Sabiret Desa Malakkopak Kecamatan Pagai Selatan ditangkap Jajaran Polsek Sikakap karena...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu