Wednesday, 15 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Bahas Kecurangan Pemilu 2019, Prabowo Kumpulkan Dubes dan Media International

Selasa, 07 Mei 2019 - 15:12:31 WIB - 730
Bahas Kecurangan Pemilu 2019, Prabowo Kumpulkan Dubes dan Media International
Prabowo subianto


JAKARTA -- Kabar terkini Prabowo dan BPN di tengah sorotan media hasil penghitungan Pemilu sementara.

Prabowo Subianto mengajak pertemuan tertutup dengan para wartawan dari duta besar dan khusus bagi wartawan dari media asing di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). Namun, wartawan media nasional atau lokal dilarang ikut dalam pertemuan tersebut.

Dilansir dari Suara.com mitra dari MinangkabauNews, satu persatu wartawan media asing mulai memasuki kediaman Prabowo. Terlihat penjaga keamanan rumah Prabowo mendata wartawan tersebut.

Saat wartawan media nasional hendak ikut masuk, ternyata tidak diperbolehkan karena yang berkenan masuk hanya yang tertulis di dalam daftar.

"Begitu fakta terungkap, seorang pemimpin yang mengambil alih kekuasaan lewat pemilihan yang curang, dianggap tidak sah oleh rakyat dan karenanya kehilangan kemampuannya untuk memerintah secara efektif," bunyi penggalan poin pertama Prabowo.

Pertemuan itu dihadiri oleh Prabowo, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Sudirman Said, Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso, Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Amien Rais, Ekonom Rizal Ramli, dan Direktur Kampanye BPN Prabowo - Sandiaga Sugiono.

Sudirman Said sempat menyampaikan alasan tidak diperkenankannya media nasional untuk ikut dalam pertemuan tersebut. Sudirman mengatakan bahwa pertemuan itu diadakan lantaran adanya dari permintaan dari wartawan media asing

Sudirman juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut ada pembicaraan soal kecurangan yang terjadi selama Pemilu 2019.

"Menjelaskan berbagai penyimpangan-penyimpangan kecurangan-kecurangan dan kekeliruan-kekeliruan yang selama ini sudah menjadi pengetahuan kalian semua," tandasnya. (Suara/RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,internasional,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Disdikbud Padang Panjang Siapkan Posko Bantu Masyarakat Lakukan Pendaftaran PPDB Online

Disdikbud Padang Panjang Siapkan Posko Bantu Masyarakat Lakukan Pendaftaran PPDB Online

PADANG PANJANG -- Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), memfasilitasi...

Balas Hagia Sophia jadi Masjid, Yunani Ancam Turki Ubah Rumah Ataturk jadi Museum Genosida

Balas Hagia Sophia jadi Masjid, Yunani Ancam Turki Ubah Rumah Ataturk jadi Museum Genosida

INTERNASIONAL - Yunani merespons keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memfungsikan kembali Hagia Sophia...

Sampaikan Aspirasi, PWI Bukittinggi Temui DPRD

Sampaikan Aspirasi, PWI Bukittinggi Temui DPRD

BUKITTINGGI -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan...

Gawat! Pakai Cara Hitung WHO Ini, Ternyata Angka Kematian COVID-19 di Indonesia Lebih Tinggi

Gawat! Pakai Cara Hitung WHO Ini, Ternyata Angka Kematian COVID-19 di Indonesia Lebih Tinggi

NASIONAL - Sampai hari Kamis (02/07), angka kematian pasien positif Corona atau COVID-19 yang diumumkan Pemerintah...

Soal PPDB Online SMA di Padang Panjang, Begini Solusi Gubernur

Soal PPDB Online SMA di Padang Panjang, Begini Solusi Gubernur

...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu