Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Film Berkonten LGBT, Wako Padang Surati LSF dan Mendikbud Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku

Rabu, 08 Mei 2019 - 11:19:46 WIB - 1171
Film Berkonten LGBT, Wako Padang Surati LSF dan Mendikbud Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku
Walikota padang, mahyeldi


PADANG -- Film besutan sutradara Garin Nugraha Kucumbu Tubuh Indahku disebut-sebut sebagai film tentang LGBT yang menuai kontroversi dan mulai ditolak pemutarannya di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya adalah Kota Padang

Film yang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang penari lengger Lanang (Laki-laki) yang diklaim diangkat dari nyata kaum marjinal yang sejak kecil berekspresi menjadi penari, lengkap dengan orientasi seksual yang berbeda dari lelaki normal.

Walhasil, film ini pun menuai kontroversi karena memuat adegan percintaan kaum homo, seperti adegan pelukan antara lelaki sambil tidur di ranjang; Meskipun tidak bugil, namun tetap saja berekspresi homo dan terlarang bagi norma-norma masyarakat normal di Indonesia.

Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan
Kenapa kita tolak film Kucumbu Tubuh Indahku karena content film ini bertentangan dengan norma agama, sosial dan norma budaya apalagi di Padang, menganut falsafah ABS-SBK.

Lanjutnya, Film ini akan mempengaruhi cara berfikir dan cara pandangan terhadap LGBT menjadi sesuatu hal yang biasa. "Penayangan film ini dinilai menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban. Dengan kita kirimkan surat penolakan kepada KPI, pempov, KPI pusat, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta lembaga sensor film menjadi hal yang disikapi secara nasional," ujarnya.

"Kami harapkan kemenkominfo diharapkan bisa sikapi film ini agar tidak bisa diakses di youtube. Makanya film ini harus disikapi secara nasional," tuturnya

Pemerintah Kota Padang melarang film tersebut ditayangkan di bioskop seluruh wilayah Kota Padang karena menilai konten yang disajikan dalam film tersebut melanggar norma agama.

Walikota Padang, Mahyeldi melarang film Kucumbu Tubuh Indahku ditayangkan di bioskop di Padang. Film tersebut dinilai kental dengan unsur hubungan seksualitas sesama jenis.

Mahyeldi juga mempertanyakan kenapa film yang menyoal LGBT itu bisa lulus sensor.

"Apakah ini bukti LGBT Sudah dibebaskan di negeri Ini? Kenapa film rusak begini bisa lolos sensor?," tegas Mahyeldi kepada wartawan di media center, Rabu (8/5/2019).

Mahyeldi menilai film tersebut trlah menciderai nilai ABS-SBk tak ada manfaatnya bagi masyarakat Indonesia. Dengan tegas, dia pun meminta bagi kaum Muslimin menolak film tersebut.

"Apa guna film begini dalam pembinaan moral di negara Pancasila dan negara berketuhanan yang Maha Esa? Padang menolak !," tegasnya.

Mahyeldi mengharapkan kepada orang tua memberikan pengawasan intens terhadap anak persoalan LGBT dan dampak dari pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku.

"Kepada masyarakat aktif terhadap perilaku jika temukan silahkan lapor," tutupnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh

BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh

PESISIR SELATAN -- Masih kurangnya sosialisasi yang harus dilakukan BPJS Kesehatan, membuat masyarakat mengeluh....

Bupati Pessel: OPD, Camat dan Walinagari Harus Transparan Dalam Pengelolaan Anggaran

Bupati Pessel: OPD, Camat dan Walinagari Harus Transparan Dalam Pengelolaan Anggaran

PESISIR SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan gelar Rapat Koordinasi (Rakor), Pejabat Pengelola Informasi...

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

PASAMAN BARAT - Sebanyak 200 orang peserta yang berasal dari Empat Nagari prioritas penanganan stunting yang ada di...

Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemko Solok Liburkan Peserta Didik

Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemko Solok Liburkan Peserta Didik

SOLOK - Kabut asap di Solok dianggap berbahaya pada kesehatan masyarakat, pemerintah Kota Solok memilih meliburkan...

Jam Karet, Main Gadget dan Ngantuk Hiasi Parlemen Tanah Datar Saat Paripurna

Jam Karet, Main Gadget dan Ngantuk Hiasi Parlemen Tanah Datar Saat Paripurna

TANAH DATAR --Sidang Paripurna Pelantikan ketua DPRD dan Wakil ketua DPRD Tanah Datar masih dihiasi dengan "jam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media