Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sawahlunto

Keluhkan Asap Aktivitas PLTU, Warga Demo PLTU Sijantang Sawahlunto

Kamis, 09 Mei 2019 - 15:33:20 WIB - 719
Keluhkan Asap Aktivitas PLTU, Warga  Demo PLTU Sijantang Sawahlunto
Warga demo akibat asap pltu


SAWAHLUNTO -- Ratusan Warga Nagari sijantang yang terdiri dari Desa Salak dan Desa Sijantang serta pelajar SDN 19 Sijantang menggelar aksi demo Pembangkit Listrik Tenaga Uap milik Negara Sijantang.

Minah selaku warga Sijantang mengatakan awalnya asap buang yang mengeluarkan debu bertebaran dimana mana ujar ibu minah salah seorang warga Sijantang.

Kemudian pada hari Rabu, 9 Mei 2019 mulai pukul 09.00 tadi pagi hingga sekarang masih belum ada perkembangan atas masuknya beberapa orang pemuka masyarakat dalam penyelesaian kasus ini.

"Awalnya tahun lalu sudah di demo warga, setelah itu pihak PLTU meredam dan berusaha mengamankan masyarakat,dan ibarat kucing-kucingan dengan warga kata ujang juga warga sijantang. Soalnya kalau malam terlihat parah sekali hitam asapnya dan kalau siang seperti tidak ada abu atau asap," kata Minah

Pemuka Masyarakat yang ikut dalam pertemuan dengan PLTU yang enggan namanya disebut mengatakan Adanya keraguan atas semua utusan yang masuk ada beberapa orang atau kelompok warga yang memiliki kepentingan dalam hal ini dan mengkambing hitamkan masyarakat.

"Setelah dilihat dari surat perjanjian ada enam poin persetujuan yaitu :
Pertama, Abu yang bertebaran seperti sekarang ini tidak akan kita temui lagi untuk kedepannya. Kedua, tumpukan abu PLTU akan di pindahkan segera,dan kita tidak mau tau aka di buang kemana. Ketiga, untuk jalan alternatif harus di kerja samakan melalui pihak terkait. Keempat Pembuatan jembatan untuk alternatif pembawa batu bara. Kelima, Kita menunggu selama dua bulan apa bila tidak terealisasi kita akan tuntut perusahan ini (PLTU). Keenam, Pihak PTBA akan merealisasi surat tuntuta warga Desa Sijantang dan Salak atau se nagari sijantang," ucapnya.

Ia juga menyayangkan surat perjanjian ini di buat dengan kedua pihak hanya menggunakan Materai atau tidak melalui akta Notaris yang jelas memiliki legalitas yang sah.

Hingga berita ini diturunkan pertemuan antara kedua belah pihak belum menemui hasil. (ATRA)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Unit Rumah di Limapuluh Kota Terbakar, Seorang Balita Alami Luka Bakar Serius

Dua Unit Rumah di Limapuluh Kota Terbakar, Seorang Balita Alami Luka Bakar Serius

LIMAPULUH KOTA - Dua unit rumah semi permanen yang terbakar di di Jorong Kociak, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan...

Sejumlah Kendaraan Balantak Banyak di Pasaman

Sejumlah Kendaraan Balantak Banyak di Pasaman

PASAMAN - Sejumlah kendaraan roda empat terlibat tabrakan beruntun saat melintas di Jalan Lintas Sumatera Pasar Inpres...

Dengan Program Satu Jorong Satu PAUD, Pertumbuhan PAUD di Pasaman Semakin Meningkat

Dengan Program Satu Jorong Satu PAUD, Pertumbuhan PAUD di Pasaman Semakin Meningkat

PASAMAN - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Rao menggelar Gebyar...

Anak Jadi Korban Kerusuhan Mei, KPAI Ingatkan Agar Anak Tidak Jadi Korban Kedua Kali

Anak Jadi Korban Kerusuhan Mei, KPAI Ingatkan Agar Anak Tidak Jadi Korban Kedua Kali

JAKARTA -- Pasca kerusuhan Mei 2019, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan kembali anak Indonesia...

Akulturasi Duo Etnis Minang dan China, Festival 10 Ribu Bakcang dan Lamang Baluo Resmi Ditabuh

Akulturasi Duo Etnis Minang dan China, Festival 10 Ribu Bakcang dan Lamang Baluo Resmi Ditabuh

PADANG -- Menyambut lebaran 2019, Walikota Padang Mahyeldi resmi menabuh gendrang Festival 10 Ribu Bakcang Ayam dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media