Wednesday, 21 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Takjil di Pasar Pabukon Pariaman Diperiksa, BBPOM Tidak Temukan Bahan Makanan Berbahaya

Jumat, 10 Mei 2019 - 17:08:04 WIB - 267
Takjil di Pasar Pabukon Pariaman Diperiksa, BBPOM Tidak Temukan Bahan Makanan Berbahaya
Pemeriksaan sampel takjil dari pasar pabukoan di atas mobil labor uji milik BBPOM.


PARIAMAN - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Barat bersama Diskoperindagkop dan UKM Kota Pariaman lakukan pemeriksaan takjil yang dijual di pasar "pabukoan", Kamis (9/05).

Pemeriksaan takjil dari kandungan bahan makanan berbahaya dilakukan di dua tempat yakninya pasar pabukoan pasar Pariaman Jln. Bagindo Azischan dan Pasar Kurai Taji.

Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri mengatakan, di dua pasar pabukoan tersebut, untuk pasar Pariaman mengambil 20 sampel dan Pasar Kurai Taji 6 sampel.

Ia mengatakan, pasar "pabukoan" adalah salah satu pasar yang identik dikunjungi oleh masyarakat pada bulan suci Ramadhan.

"berdasarkan hasil pemeriksaan di mobil laboratorium, takjil yang dijual di kedua pasar itu aman dari penggunaan zat berbahaya," ungkapnya pada sore itu.

Meskipun petugas sempat meragukan dua dari 20 sampel takjil di Pasar Pariaman mengandung zat berbahaya namun setelah diperhatikan dengan saksama pihaknya memastikan takjil tersebut aman dikonsumsi.

"Bila BBPOM ada menemukan makanan mengandung bahan berbahaya, pertma kali kita akan memperingati pedagang untuk tidak menggunakan zat berbahaya lagi dan melarang menjual makanan tersebut, kemudian menelusuri pemasok penjual bahan makanannya," pungkas Suhendri.

Namun jika pedagang masih tetap membandel, berdagang dengan menggunakan zat berbahaya maka akan berhadapan dengan hukum.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga berbelanja penganan di bulan ramadhan.

"Jika terbukti maka ada konsekuensi hukum yang harus dijalani oleh pedagang dan pemasok," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau pada para pedagang agar menggunakan bahan yang aman dalam berjualan dan untuk pembeli ia meminta supaya menjadi konsumen yang cerdas dalam berbelanja.

Pada kesempatan itu juga Kadis. Koperindagkop Gusniyetti Zaunit mengatakan, pihaknya turut memfasilitasi pemeriksaan yang dilakukan oleh BBPOM.

"Untuk labor pemeriksaan uji makanan hanya dimiliki BBPOM, namun jika ada ditemukan pedagang yang menggunakan bahan makanan berbahaya, kita berkewajiban juga membinanya," ujar Yet. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kuliner,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Goa Batu Kapal Solsel Sudah Permanen Untuk Lokasi Upacara Hari-hari Besar

Goa Batu Kapal Solsel Sudah Permanen Untuk Lokasi Upacara Hari-hari Besar

PADANG ARO -- Sudah yang kedua kali Peringatan HUT RI ke 74 yang digelar di Goa Batu Kapal (GBK) Solok Selatan, ini...

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemko Padang Panjang Bagi-bagi Hadiah

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemko Padang Panjang Bagi-bagi Hadiah

PADANG PANJANG - Ribuan masyarakat antusias mengikuti senam pagi dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun...

Peringatan Puncak Hari Anak Nasional tahun 2019, Walikota Pariaman: Ciptakan Anak yang Genius

Peringatan Puncak Hari Anak Nasional tahun 2019, Walikota Pariaman: Ciptakan Anak yang Genius

PARIAMAN - Peringatan Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 dipusatkan di Aula Balaikota Pariaman pada Senin...

Bhayangkara Swimming Club Polres Bukittinggi Juara Umum Renang se Sumatera

Bhayangkara Swimming Club Polres Bukittinggi Juara Umum Renang se Sumatera

BUKITTINGGI - Setelah tim Kesebelasan POP Bukittinggi meraih juara 3 di kejuaraan sepakbola Kapolda Cup HUT Bhayangkara...

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

40 Warga Binaan Rutan Kelas II B Painan Dapat Remisi Usai Upacara Peringatan HUT RI ke 74

PESIAIR SELATAN - Sebanyak 40 orang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Painan memperoleh remisi saat hari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media