Thursday, 16 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Bagikan 500 Paket Iftar Ramadhan, ACT Tebar Senyum di Palestina

Jumat, 10 Mei 2019 - 22:29:32 WIB - 709
Bagikan 500 Paket Iftar Ramadhan, ACT Tebar Senyum di Palestina
Act bersama anak-anak palestina


GAZA -- Hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan. Senin (6/5/2019) lalu, puluhan anak di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah berkumpul menerima paket iftar Aksi Cepat Tanggap (ACT). Tampak Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadhan ini. 500 paket iftar pun telah didistribusikan kepada 500 warga yang tersebar di sekitar Gaza, yakni di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya.

Pasca serangan yang didaratkan Israel ke Palestina dua malam sebelum Ramadhan, kondisi Ramadhan terasa tidak bersahabat. Walau demikian. Walau kondisi terasa tidak bersahabat, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR)-ACT mengatakan, selama Ramadan akan ada paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahur dan berbuka puasa.

Paket iftar ini kami distribusikan langsung dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. Insya Allah ACT akan terus melakukan rangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paket sahur selama Ramadhan ini di Gaza. Penerima manfaat dari pembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza," ujarnya.

Menurutnya, Paket-paket yang diberikan pada awal Ramadhan itu terdiri dari nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain untuk menunjang nutrisi mereka, seperti buah dan jus. "Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidak mengambil jeda, bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malam menjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan serangan udara di tiga belas titik di Gaza. Selain menyasar penduduk yang sangat membutuhkan, kami juga memberikan sajian sahur ini untuk para lansia di sebuah rumah jompo di Gaza," tambah Faradiba.

Al Jazeera mencatat 26 korban jiwa dalam serangan tersebut, diperkirakan dua orang dari 26 korban jiwa itu merupakan anak-anak yang masih berusia balita. Sementara dilaporkan juga oleh ANTARA, sebanyak 177 orang luka, dan 135 rumah rusak akibat dari serangan lalu. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: internasional,reliji

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Babinramil 03 Pulau Sipora Kawal Penyerahan Sapi Kepada Kelompok Ternak

Babinramil 03 Pulau Sipora Kawal Penyerahan Sapi Kepada Kelompok Ternak

MENTAWAI - Babinramil 03 Pulau Sipora Serka Hotman Adi S. Purba melaksanakan Giat Pendampingan terhadap Dinas Ketahanan...

Pantau Aksi Ganyang Komunis, Komisioner KPAI Jasra Putra: Jangan Lagi Ada Aksi Pelibatan Anak

Pantau Aksi Ganyang Komunis, Komisioner KPAI Jasra Putra: Jangan Lagi Ada Aksi Pelibatan Anak

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti aksi massa ganyang komunis yang diselenggarakan Alumni...

Geram, China Sebut Amerika Sebagai Penghasut Perang di Natuna Utara

Geram, China Sebut Amerika Sebagai Penghasut Perang di Natuna Utara

INTERNASIONAL - Kementerian Pertahanan China dengan tegas menyebut Amerika Serikat (AS) sengaja membuat situasi Laut...

Miliki Narkotika, Polres Agam Ringkus YD di Kontrakan

Miliki Narkotika, Polres Agam Ringkus YD di Kontrakan

AGAM -- Satresnarkoba Polres Agam berhasil mengamankan diduga seorang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di...

Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Beri Kajian Virtual di Kalangan Muhammadiyah

Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Beri Kajian Virtual di Kalangan Muhammadiyah

PADANG -- PW Muhammadiyah Sumbar bekerjasama dengan Lembaga Pengkajian AlIslam Kemuhammadiyahan (LPIK) UMSB kembali...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu