Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Ketua TSR VIII Solok: Serambi Medinah Jangan Tinggal Moto Saja, Bertobat dan Ramaikan Masjid

Kamis, 16 Mei 2019 - 10:49:36 WIB - 183
Ketua TSR VIII Solok: Serambi Medinah Jangan Tinggal Moto Saja, Bertobat dan Ramaikan Masjid
DR. Muhammad Fauzan, SHI, MA, Ketua Pengadilan Agama Kota Solok, yang juha ketua TSR VIII, saat menyerahkan bantuan pada pengurus masjid Nurul Fallah Tanjung Paku, Rabu (15/5).


SOLOK - Sebagai sebuah Kota yang mengusung visi Kota Solok Kota Beras Serambi Medinah, memberikan kepada kita semua sebuah tanggungjawab yang mesti kita jaga dan jalankan bersama. Medinah merupakan sebuah Kota Suci dimana masyarakatnya mencintai islam dan taat beribadah.

Masjid tempatnya beribadah selalu penuh dengan jemaah setiap waktunya. Begitu juga Kota Solok, dengan menyebut diri serambi medinah, diharapkan masyarakatnya taat dan mencintai islam secara kaffah.

"Masyarakat Kota Solok harus berbondong-bondong mendatangi mesjid untuk sholat berjamaah dan membawa serta keluarganya," kata DR. Muhammad Fauzan, SHI, MA, Ketua Pengadilan Agama Kota Solok, yang juha ketua TSR VIII, Rabu (15/5) dimesjid Nurul Fallah Kelurahan Tanjung Paku Kec. Tanjung Harapan Kota Solok.

Untuk diketahui, dengan mengusung visi serambi medinah merupakan pekerjaan berat bagi pemerintah Kota Solok dan masyarakatnya. Mewujudkan sebuah Kota yang religius apalagi Kota Solok berada dipersimpangan dan diperlintasan jalur Sumatera.

"Kota Solok tidak bisa terlepas dari pengaruh maksiat karena semakin majunya sebuah daerah akan semakin besar pengaruh maksiat kepada daerah tersebut," sebutnya.

Maksiat, kata M. Fauzan, banyak jenisnya. Ada maksiat dalam bentuk pergaulan bebas, maksiat dalam bentuk LGBT, dan lain sebagainya. Untuk diketahui LGBT saat ini di Sumatera Barat berjumlah lebih kurang 15.000 orang.

"Jadi bukan perkara mudah menjadikan Kota Solok Kota Beras Serambi Medinah. Semakin giat pemerintah dan masyarakatnya melawan maksiat maka makin kuat pula maksiat melakukan perlawanan. Jangan hanya tinggal moto saja tapi pemerintah Kota Solok dan masyarakatnya setengah hati menjalankan visi Kota Solok serambi Medinah," katanya.

Selain itu, Ustazd Oma Fahmi, S.Pdi, dalam tausyiahnya mengingatkan jemaah agar tidak sombong pada Allah Subahnnallahi Wataalla. Kita harus menyadari setiap nikmat yang hari ini kita pakai merupakan titipan Allah dan akan dipertanggungjawabkan nantinya. Dengan serambi Medinah sudah tepat apa yang dilakukan oleh pemerintah Kota Solok. Visi ini mengingatkan masyarakat untuk terus mendekatkan diri pada Allah dan perbanyak tobat. (Zfk)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Terkait People Power, Duo Kada Kota Solok Ajak Masyarakat Gunakan Akal Sehat

Terkait People Power, Duo Kada Kota Solok Ajak Masyarakat Gunakan Akal Sehat

SOSLOK - People Power yang saat ini menjadi isu hangat secara nasional ditanggapi beragam oleh berbagai pejabat politik...

TSR VIII Pemko Padang Bersilaturahim dan Sosialisasikan Program Pemerintah

TSR VIII Pemko Padang Bersilaturahim dan Sosialisasikan Program Pemerintah

PADANG -- Tim Safari Ramadhan (TSR) VIII yang dipimpin Kadis Harkan Lantamal II Padang, Mayor laut Yudi Setiawan...

Surau Inyiak Syeikh Bantam, Kenangan Masa Lalu

Surau Inyiak Syeikh Bantam, Kenangan Masa Lalu

FEATURE - Surau Inyiak Syeikh Bantam peninggalan Muhammad Kharis Bin Muzafar, merupakan sebuah surau yang ada di jalan...

TSR Pimpinan Dandim 0308 Pariaman Kunjungi Tiga Tujuan

TSR Pimpinan Dandim 0308 Pariaman Kunjungi Tiga Tujuan

PARIAMAN - Sebagaimana setiap tahunnya, Ramadan kali ini Pemkab Padang Pariaman beserta forum komunikasi pimpinan...

Kelurahan Koto Panjang Padang Panjang Gelar Rapat Persiapan Penilaian Kelurahan Berprestasi

Kelurahan Koto Panjang Padang Panjang Gelar Rapat Persiapan Penilaian Kelurahan Berprestasi

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media