Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Lagi, Payakumbuh Jadi Narasumber Nasional Program Rumah Swadaya

Jumat, 17 Mei 2019 - 14:00:21 WIB - 199
Lagi, Payakumbuh Jadi Narasumber Nasional Program Rumah Swadaya
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Marta Minanda menjadi pemateri dalam rangka evaluasi pengembangan program rumah swadaya.


PAYAKUMBUH - Bertempat di Hotel Aria Centra Surabaya, pada 13 hingga 14 Mei 2019 lalu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Marta Minanda dipercaya menjadi pemateri oleh Direktorat Rumah Swadaya, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR dalam rangka Evaluasi Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Program Rumah Swadaya.

Marta Minanda berbicara dihadapan para pejabat Kementerian PUPR, SNVT Perumahan Provinsi, dan Dinas Perkim Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Disamping Marta, turut berbicara Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan, Sekretaris Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Kepala Biro Perencanaan Setjen Kemendes PDT dan Transmigrasi, Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Bappeda Kota Prabumulih.

Martha Minanda saat itu menjadi narasumber mewakili Kota Payakumbuh memaparkan tentang Penyelenggaraan dan Pemanfaatan dana APBD pada Program Perumahan di Kota Payakumbuh.

Payakumbuh dianggap baik dalam komitmen penyelenggaraan program rumah swadaya khususnya peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), termasuk kepala daerah/Walikota yang senantiasa komit menganggarkan dari APBD/DAU untuk mempercepat penuntasan RTLH serta biaya penunjang.

"Kota Payakumbuh aktif mendukung pelaksanaan program perumahan dengan pengupayaan dana sharing APBD pelaksanaan fisik dan penunjang/ pendampingan seperti melakukan perencanaan yang jelas dalam RPJM dan Renstra (kuantitas yang terukur), dukungan dana untuk pendataan dan monev," ujar Martha Minanda saat dihubungi Humas, Kamis (16/5).

Ditambahkan Kota Payakumbuh telah berhasil memanfatkan potensi masyarakat penerima bantuan dan warga sekitar, serta dukungan stake holder lainnya. Sehingga hasil yang diperoleh bisa maksimal dari bantuan yang diterima masyarakat.

"Program RTLH pada tahun 2017 2018, Kota Payakumbuh berhasil memperoleh nilai keswadayaan rata-rata 56%, dan menurunkan jumlah RTLH sebanyak 1,5 % per tahun. Dana Pendamping untuk Tenaga Fasilitator tidak bertumpu pada Dana Alokasi Khusus (DAK) namun dari DAU/APBD," pungkasnya. (Rino/Humas)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: payakumbuh,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kemarau Panjang, Air Sumur dan PAM di Mentawai Mengalami Kekeringan

Kemarau Panjang, Air Sumur dan PAM di Mentawai Mengalami Kekeringan

MENTAWAI - Masyarakat Mentawai khususnya di sekitaran Tuapejat mengalami kekurangan air bersih, sudah beberapa minggu...

Dikunjungi TSR, Wali Nagari KKS : Sejak Saya Kecil Baru Sekali Ini Dandim Datang

Dikunjungi TSR, Wali Nagari KKS : Sejak Saya Kecil Baru Sekali Ini Dandim Datang

PADANG PARIAMAN - Tim Safari Ramadhan 6 Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang dipimpin langsung Dandim 0308...

Baznas Padang Panjang Gelar Khitanan Massal dan Salurkan Zakat

Baznas Padang Panjang Gelar Khitanan Massal dan Salurkan Zakat

PADANG PANJANG -- Baznas Kota Padang Panjang menggelar khitanan massal bagi 140 anak dhuafa di Gedung Pertemuan M...

Sepasang Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Dasar Jurang, Masyarakat Pasaman Buncah

Sepasang Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Dasar Jurang, Masyarakat Pasaman Buncah

PASAMAN - Masyarakat Pasaman geger dengan ditemukan sepasang mayat tanpa identitas di Rimbo Simpang Jorong Simpang Tigo...

TSR Pessel Kunjungi Masjid Al-Furqan Tapan, Bupati : Jangan ada lagi Hujat dan Fitnah Selama Ramadha

TSR Pessel Kunjungi Masjid Al-Furqan Tapan, Bupati : Jangan ada lagi Hujat dan Fitnah Selama Ramadha

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media