Tuesday, 14 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Taqwa, Ketentraman dan Kesehatan Jiwa

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:25:24 WIB - 1913
Taqwa, Ketentraman dan Kesehatan Jiwa
Ilustrasi (foto: dok. istimewa)


Oleh: dr. Hardisman, MHID, PhD

Kita Ummat Islam kembali bertemu dengan Bulan Suci Ramadhan. Pada bulan ini kita meningkatkan penghambaan diri kita kepada Allah SWT dengan ibadah puasa di siang, mendirikan ibadah malamnya, dan memperbanyak kebaikan lainnya. Kebaikan atau amal shalah yang ditingkatkan itu mencakup ibadah mahdah dan ibadah personal, serta ibadah ghairu mahdah dan ibadah sosial.

Tujuan akhir dari semua ibadah yang dilakukan itu adalah untuk mencapai taqwa (sebagaimana QS Al-baqarah [2]:183). Seorang mukmin yang taqwa adalah yang paling mulia disisi Allah SWT itu (QS Al-Hujurat [49]:13).

Oleh karena itu, derajat inilah yang harus diraih oleh setiap mukmin. Sehingga Allah SWT juga memerintahkan setiap mukmin untuk bertaqwa dengan sebenar-benarnya (QS Ali Imran [3]:102). Taqwa yang sebenarnya itu tentu dengan melakukan ibadah dan amal shaleh pribadi dan sosial (muamalah) dengan penuh keikhlasan dengan megharap Ridha-Nya semata.

Orang yang bettqwa, akan mulia disisi yang Maha Kuasa, tentu akan mendapat Ridha-Nya. Bila Ridha Allah SWT itu yang telah didapatkan, maka semua permintaan dan doanya akan diberikan-Nya, dan kepangangan hidup atau rezkinya. Ia akan dijauhkan dari kesempitan dan bahaya (QS At-Thalaq [65]:2-4).

Bagi orang yang taqwa itu akan diberikan keterbukaan hati-sanubarinya dalam melihat kebenaran dan mampumenjauhkan diri dari kemaksiatan (Furqan). Lalu baginya ada pengampunan dan karunia yang sangat besar (QS Al-Anfal [8]:29 dan Al-Hadid [57]: 28).

Ketaqwaan itu akan menjadi solusi terhadap Kontrol syahwat terhadap kesenangan dunia (QS Ali-Imran [3]:14-15). Manusia yang pada dasarnya mempunyai naluriah kesenangan dan kecintaan kepada dunia ini, baik terhadap keluarga ataupun harta. Namun, rahmat dan karunia Allah SWT ini haruslah disyukuri dan digunakan sesuai yang dikehandaki oleh yang memberikannya, dikontrol dengan petunjuk-Nya, yakni melalui jalan Taqwa.

Jika manusia XE "manusia" tidak mampu menggunakan segala karunia yang diberikan Yang Maha Kuasa kepadanya maka ia akan hanyut dalam kegelapan duniawi. Jika manusia dalam mencari kehidupan dunia, XE "dunia" jauh dari kebenaran, senang kepada yang haram XE "haram" , berbuat kerusakan, menyakiti nilai-nilai kemanusian dan berbuat kemaksiatan, maka secara perlahan tapi pasti ia akan jatuh kedalam kebinasaan.

Orang yang jatuh kedalam jurang kehancuran ini adalah orang-orang yang yang jauh dari nilai ketaqwaan dan tidak menghadirkan Allah SWT dalam hidupnya. Maka akan sesat dan semakin jauh dari kebenaran (Al-Hasyr [59):19; Az-Zukruf [43]:36-37; Az-Zumar [39]:22), mendapatkan kesempitan dalam hidup dan jauh dari ketenteraman (QS Thaha [20]:124; Az-Zumar [39]:22).

Orang yang bertaqwa melakukan setiap amal shalehnya dengan ikhlas. Ikhlas beribadah adalah penghambaan diri atas dasar Iman dengan keyakinan dekat dan selalu bersama dengan Allah SWT (muraqabah) sehingga setiap yang dilakukan bagaikan melihat-Nya dengan nyata (ihsan). Keyakinan itu dilandasi dan dilakukan dengan tauhid yang murni tanpa noda kesyirikan tersembunyi dan nyata. Sehingga pengharapan dan permohonan (doa) dan menyerahkan diri secar totalitas (tawakal) hanya kepadanya di akhir segala rencana dan ikhtiar (azzam). Semuanya itu tidak lain adalah mengharapkan kemuliaan disisi Allah SWT itu dengan tempat (maqam) taqwa itu XE "taqwa".

Bila seseorang ikhlas dalam beramal, makai ia hanya akan mengaharap Ridha Allah SWT dari setiap amal shaleh yang dilakukannya. Ia tidak mengharapkan pujian, dikenal, ataupun disebut oleh orang lain atas segala yang dilakukannya.

Kebaikan sosial kepada orang lain, juga tidak mengharapkan balasan yang sama. Sehingga ia akan menjalani hidup dengan lapang dada. Ia tidak akan merasa gundah, gelisah, apalagi sakit hati bila kebaikannya terhadap orang lain tidak mendapatkan kebaikan yang terlihat mata bagi dirinya. Hanya dengan taqwa XE "taqwa" yang demikian itulah sesorang akan mendapatkan kemuliaan, ketenangan dan ketenteraman. Sebagaimana yang dijanjikan dalam QS Al-Araf [7]:35.

Iman yang ikhlas akan menghantarkan seseorang mampu mengendalikan dirinya, berprilaku yang baik dalam lingungan sosial, ibadah yang terperlihara, dan dengan qalbu yang senantisa berzikir. Keserasian antara hubungan muamalah adalam lingkungan sosial dan dengan Sang Pencipta menjadikan jiwa yang tenang dan tenteram. Secara langsung sebagaimana dalil-dalil dalam Al-Quran, bahwa orang yang taqwa akan senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan.

Secara tidak langsung, orang yang hubungan muamalah dalam lingkungan sosial baik akan merasa teang dalam kesehariannya. Perasaan was-was dan curiga dan ketakutan akan terhindar bila dengan tentangga dan sejawat tempat kerja selalu baik dan terpelihara. Yang semuanya itu menghantarkan dirinya mendapatkan keteangan dan ketenteraman dalam hidup.

Ketenteraman jiwa akan menghasilkan jiwa yang kuat yang tidak rentan terhadap permasahan hidup (stress psikososial XE "stress psikososial" ) karena dia yakin dengan ikhlas ada rahmat dan pertolongan Allah SWT selalu ada bersamanya. Kekuatan terhadap stresor psikososial tersebut menjadikan seseorang tidak mudah jatuh kedalam stres yang tidak terkompensasi (distres XE "distres"), kecemasan berlebihan, atau bahkan gangguan yang lebih berat.


Penulis adalah Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-UNAND), Padang.

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,opini,padang,reliji,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ciptakan Pilkada Aman, Gerakan Nagari Sadar Memilih Dilaunching

Ciptakan Pilkada Aman, Gerakan Nagari Sadar Memilih Dilaunching

KABUPATEN SOLOK - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 13 Desember 2020 mesti berjalan...

Plt Bupati Pimpinan DPRD Solok Selatan Teken Ranperda Pembentukan Nagari

Plt Bupati Pimpinan DPRD Solok Selatan Teken Ranperda Pembentukan Nagari

SOLOK SELATAN - Plt Bupati Solok Selatan (Solsel) H. Abdul Rahman bersama Pimpinan DPRD Solsel menandatangani rancangan...

Warganet Heboh, Seorang Pengendara Motor Kejar-Kejaran dengan Mobil Ambulans di Depok

Warganet Heboh, Seorang Pengendara Motor Kejar-Kejaran dengan Mobil Ambulans di Depok

DEPOK -- Sebuah video viral seorang pengendara motor yang mengadang ambulans yang tengah membawa pasien, di Depok, Jawa...

Takut Digertak Iran, Israel Luncurkan Satelit Mata-mata Canggih Baru ke Orbit

Takut Digertak Iran, Israel Luncurkan Satelit Mata-mata Canggih Baru ke Orbit

INTERNASIONAL - Rupanya Israel juga mempersiapkan diri untuk mengantisipasi pecahnya perdang di Timur Tengah. Hal itu...

Maling Gondol Duit BOS Rp 40 Juta di Pariaman

Maling Gondol Duit BOS Rp 40 Juta di Pariaman

PARIAMAN -- Kepala Sekolah SMP N1 Kampung Dalam Yurnalis terpaksa menelan pil pahit akibat uang Bantuan Operasional...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu