Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Pakar Hukum: Kontraktor dan Pemprov Sumbar Bisa Dipidana Jika terjadi Kecelakaan Akibat Jalan Rusak

Senin, 20 Mei 2019 - 13:12:14 WIB - 519
Pakar Hukum: Kontraktor dan Pemprov Sumbar Bisa Dipidana Jika terjadi Kecelakaan Akibat Jalan Rusak
Ilustrasi


SOLOK - Pakar hukum Samsuardi Nofrizal SH, mengingatkan kontraktor dan Pemprov Sumbar akan sanksi pidana jika mengabaikan jalan rusak dan mengakibatkan kecelakaan.

"Pasal 24 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas Dan Angkutan Jalan, pemerintah wajib dan patut untuk segera memperbaiki jalan yang rusak agar terjadi kecelakaan lalu lintas dan merusak lingkungan. Pada Pasal 273, menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta," Samsuardi Nofrizal SH, Senin (20/5/19).

Kemudian kalau sampai mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp24 juta. Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp120.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau denda bayar maksimal Rp1,5 juta.

"Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan rusak. Jika korban atau keluarga korban sadar hukum, pasti penyelenggara jakan yang abai bisa terkena sanksi hukum," kata Nofrizal.

Saat ini, pengendara yang menuju Kota Bukittinggi atau menuju Kota Padang, baik dari arah Solok maupun sebaliknya diminta hati-hati. Jalur tersebut terdapat lubang dikiri kanannya. Sebagian besar lubang tersebut adalah lubang buatan oleh Pemerintah Propinsi Sumbar.

"Lubang tersebut sengaja digali untuk dilakukan perbaikan, dan banyak diantara lubang tersebut tidak memiliki rambu-rambu atau marka untuk pemberitahuan pada pengemudi bahwa jalur tersebut sedang perbaikan. Bahkan ada lubang tersebut terletak ditempat yang tidak terlihat pengemudi, sehingga sering mengecoh pengemudi apalagi pada malam hari," ucapnya.

Ari, seorang pengemudi ditemui MinangkabauNews.com, Senin (20/5) mengungkapkan kekecewaannya pada pemerintah Propinsi Sumbar karena terlalu lama membiarkan jalan berlubang, bahkan tanpa rambu-rambu.

"Padahal lubang tersebut merupakan lubang buatan oleh kontraktor untuk perbaikan. Seharusnya, jalan tersebut seusai dilubangi langsung ditambal dan tidak dibairkan terlalu lama menganga sehingga dikawatirkan akan memakan korban, baik roda dua maupun empat," katanya.

Selain itu, kenderaan akan cepat rusak jika tanpan sengaja menabrak lubang tersebut. Kontraktor atau dinas terkait juga harus profesional dalam bekerja agar dalam perbaikan langsung ditambal dan tidak ditunggu lama, lanjutnya.

"Kami bukan tidak suka perbaikan, tapi kontraktor dan Pemprof Sumbar harus profesional. Jika seperti ini akan terjadi kecelakaan terutama bagi pengendara dari luar daerah," katanya.

Sementara, AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, Dt. Pandeka Rajo Mudo Kapolres Solok Kota meminta pengendara untuk hati-hati jika melewati jalur disepanjang Danau Singkarak. Selain terdapat lubang jalur tersebut juga terban didekat Biteh Kacang. Dan jalur tersebut hanya satu jalur dan besar kemungkinan mengalami kemacetan apalagi saat ramdhan jelang lebaran ini.

"Kita menghimbau pengendara untuk hati-hati dan mengurangi kecepatannya dijalur Danau Singkarak karena jalur tersebut terban dan berlubang. Begitu juga sore hari jelang berbuka kawasan tersebut agak ramai oleh warga setempat," pesan Dony. (Zfk)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: hukum,metro,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

PADANG -- PW Muhammadiyah Sumbar terus berupaya membantu warga terdampak korban kerusuhan Wamena. Caranya dengan...

Meriahkan Hari Jadi ke 74, Pemkab Pasaman Gelar Festival Kesenian Multi Etnis

Meriahkan Hari Jadi ke 74, Pemkab Pasaman Gelar Festival Kesenian Multi Etnis

...

Dua Kapolsek dan Satu Kabag Polres Arosuka Dimutasi,Kapolres: Mutasi Bukan Berarti Berhenti Berkarir

Dua Kapolsek dan Satu Kabag Polres Arosuka Dimutasi,Kapolres: Mutasi Bukan Berarti Berhenti Berkarir

SOLOK - Kapolres Arosuka, Kabupaten Solok, AKBP Ferry Iriawan, SIK, melakukan mutasi dua Kapolsek dan satu Kabag Sumda...

Gelar Diskusi Literasi Media di Padang, Lawan Hoax dan Propaganda Radikalisme

Gelar Diskusi Literasi Media di Padang, Lawan Hoax dan Propaganda Radikalisme

...

Tarmizi, Warga Negara Thailand Bersepeda Keliling Indonesia Mampir di Padang Panjang

Tarmizi, Warga Negara Thailand Bersepeda Keliling Indonesia Mampir di Padang Panjang

PADANG PANJANG --Tarmizi, seorang warga Thailand telah mengelilingi Indonesia dengan sepeda selama 2 tahun lebih....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media