Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Pakar Hukum: Kontraktor dan Pemprov Sumbar Bisa Dipidana Jika terjadi Kecelakaan Akibat Jalan Rusak

Senin, 20 Mei 2019 - 13:12:14 WIB - 440
Pakar Hukum: Kontraktor dan Pemprov Sumbar Bisa Dipidana Jika terjadi Kecelakaan Akibat Jalan Rusak
Ilustrasi


SOLOK - Pakar hukum Samsuardi Nofrizal SH, mengingatkan kontraktor dan Pemprov Sumbar akan sanksi pidana jika mengabaikan jalan rusak dan mengakibatkan kecelakaan.

"Pasal 24 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas Dan Angkutan Jalan, pemerintah wajib dan patut untuk segera memperbaiki jalan yang rusak agar terjadi kecelakaan lalu lintas dan merusak lingkungan. Pada Pasal 273, menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta," Samsuardi Nofrizal SH, Senin (20/5/19).

Kemudian kalau sampai mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp24 juta. Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp120.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau denda bayar maksimal Rp1,5 juta.

"Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan rusak. Jika korban atau keluarga korban sadar hukum, pasti penyelenggara jakan yang abai bisa terkena sanksi hukum," kata Nofrizal.

Saat ini, pengendara yang menuju Kota Bukittinggi atau menuju Kota Padang, baik dari arah Solok maupun sebaliknya diminta hati-hati. Jalur tersebut terdapat lubang dikiri kanannya. Sebagian besar lubang tersebut adalah lubang buatan oleh Pemerintah Propinsi Sumbar.

"Lubang tersebut sengaja digali untuk dilakukan perbaikan, dan banyak diantara lubang tersebut tidak memiliki rambu-rambu atau marka untuk pemberitahuan pada pengemudi bahwa jalur tersebut sedang perbaikan. Bahkan ada lubang tersebut terletak ditempat yang tidak terlihat pengemudi, sehingga sering mengecoh pengemudi apalagi pada malam hari," ucapnya.

Ari, seorang pengemudi ditemui MinangkabauNews.com, Senin (20/5) mengungkapkan kekecewaannya pada pemerintah Propinsi Sumbar karena terlalu lama membiarkan jalan berlubang, bahkan tanpa rambu-rambu.

"Padahal lubang tersebut merupakan lubang buatan oleh kontraktor untuk perbaikan. Seharusnya, jalan tersebut seusai dilubangi langsung ditambal dan tidak dibairkan terlalu lama menganga sehingga dikawatirkan akan memakan korban, baik roda dua maupun empat," katanya.

Selain itu, kenderaan akan cepat rusak jika tanpan sengaja menabrak lubang tersebut. Kontraktor atau dinas terkait juga harus profesional dalam bekerja agar dalam perbaikan langsung ditambal dan tidak ditunggu lama, lanjutnya.

"Kami bukan tidak suka perbaikan, tapi kontraktor dan Pemprof Sumbar harus profesional. Jika seperti ini akan terjadi kecelakaan terutama bagi pengendara dari luar daerah," katanya.

Sementara, AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, Dt. Pandeka Rajo Mudo Kapolres Solok Kota meminta pengendara untuk hati-hati jika melewati jalur disepanjang Danau Singkarak. Selain terdapat lubang jalur tersebut juga terban didekat Biteh Kacang. Dan jalur tersebut hanya satu jalur dan besar kemungkinan mengalami kemacetan apalagi saat ramdhan jelang lebaran ini.

"Kita menghimbau pengendara untuk hati-hati dan mengurangi kecepatannya dijalur Danau Singkarak karena jalur tersebut terban dan berlubang. Begitu juga sore hari jelang berbuka kawasan tersebut agak ramai oleh warga setempat," pesan Dony. (Zfk)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: hukum,metro,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Usai Libur Lebaran, Kakan Kesbang Pol Padang Gelar Sidak Hari Pertama Masuk Kerja

Usai Libur Lebaran, Kakan Kesbang Pol Padang Gelar Sidak Hari Pertama Masuk Kerja

PADANG -- Pemerintahan Kota Padang (Pemko) melalui Kepala Kantor (Kakan) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)...

PMI Kota Bukittinggi Bantu Masyarakat Evakuasi dan Penyelengaraan Jenazah Fahrizal

PMI Kota Bukittinggi Bantu Masyarakat Evakuasi dan Penyelengaraan Jenazah Fahrizal

BUKITTINGGI - Personil relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi dengan hastag "PMI Siap Bantu"...

Zonasi PPDB Banyak Keluhan, Ini Kata Disdik Padang

Zonasi PPDB Banyak Keluhan, Ini Kata Disdik Padang

PADANG -- Dinas Pendidikan Kota Padang membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online zonasi umum tingkat sekolah...

Tak Cukup Anggaran, Dispar Mentawai Tidak Datangkan Artis Ibu Kota di Ajang FPM Tahun 2019

Tak Cukup Anggaran, Dispar Mentawai Tidak Datangkan Artis Ibu Kota di Ajang FPM Tahun 2019

MENTAWAI - Terkait anggaran yang tidak mencukupi, pihak Dinas Pariwisata butuh anggaran Rp 200 - hingga Rp 300 juta...

Solok Heboh, Belasan Kios di Pasar Alahan Panjang Ludes Terbakar Dini Hari

Solok Heboh, Belasan Kios di Pasar Alahan Panjang Ludes Terbakar Dini Hari

SOLOK -- Sedikitnya 18 unit kios di kawasan komplek Pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media