Wednesday, 21 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Pemangku Adat dan Niniak Mamak di Tanah Datar Himbau Masyarakat, Untuk Tidak Ikut Aksi People Power

Senin, 20 Mei 2019 - 13:27:28 WIB - 8493
Pemangku Adat dan Niniak Mamak di Tanah Datar Himbau Masyarakat, Untuk Tidak Ikut Aksi People Power
Para ninik mamak dan bundo kanduang menolak people power tanah datar (20/05).


TANAH DATAR - Aksi kekuatan massa atau people power sebenarnya bukan solusi memecahkan masalah. Apalagi gerakan people power ditujukan menolak hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019 mendatang.

Menghalau rencana aksi tersebut, gerakan penolakan people powerpun mengalir di sejumlah pelosok Nusantara, tak terkecuali dari Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat, Senin (20/05/2019).

Dalam aksi tersebut turut hadir Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, alim ulama cadiak pandai beserta Bundo Kanduang, dari beberapa Nagari kompak menyuarakan Penolakan terhadap People Power atau Aksi Kekuatan Masyarakat yang bertujuan untuk mengulingkan pemerintahan.

Ketua Bundo Kanduang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjuang Ameh, Ir. Hartati secara terang-terangan menolak tegas ada nya aksi People power di Tanah Air.

"Saya sebagai ketua Bundo Kanduang Menolak ada nya aksi tersebut, yang akan memecah belah NKRI, saya menghimbau masyarakat Koto Tangah untuk tidak terpancing dan tetap menjaga keamanan serta ketertipan, dan saya berterimakasih kepada polri yang sudah menjaga keamanan dan kerertipan selama pemilu," ujarnya.

Senada dengan Ketua Bundo kanduang Nagari Koto Tangah, Ketua BPRN Benny Asbulah. SE juga menyampaikan hal yang sama kepada seluruh masyarakat di kecamatan Tanjung Emas.

Sementara itu Pemangku adat, Niniak Mamak Dari Nagari Tanjuang Bonay juga ikut serta menghimbau masyarakat, serta Anak Kamanakan untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut.

Ke 5 Nagari yang ada di Tanah Datar ini sudah satu suara untuk tetap mendukung apapun hasil yang akan di keluarkan oleh KPU pusat nanti nya, dan berharap situasi di negara ini akan tetap aman dan terkendali, serta tidak merusak rasa persaudaraan sesama rakyat Indonesia.

Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas dalam Wawancara nya menyampaikan akan tetap menjaga kestabilan keamanan dan ketertiban menjelang pengumuman KPU, dan menghimbau masyarakat agar tidak turut ajakan people power, serta tetap menerima hasil KPU yg sudah sesuai dengan mekanisme.

Beberapa Nagari yang ikut dalam penolakan people power tersebut, Nagari Tabek Patah, Nagari Sumaniak, Nagari Koto Tangah, Nagari Tanjuang Bonay dan Nagari Tanjuang Alam. (pede)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sosialisasi di SMAN 1 Batang Anai, Tim Saber Pungli : Larangan Pungli adalah Perpres

Sosialisasi di SMAN 1 Batang Anai, Tim Saber Pungli : Larangan Pungli adalah Perpres

PADANG PARIAMAN - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan sosialisasi...

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

PADANG -- Menyikapi DPRD Padang periode 2014-2019 yang habis masa Jabatan pada tanggal 6 Agustus 2019 sementara DPRD...

Polres Mentawai Ciduk Pelaku Pencurian, Pelaku Sempat Anianya Korban

Polres Mentawai Ciduk Pelaku Pencurian, Pelaku Sempat Anianya Korban

MENTAWAI - Polisi Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui jajaran Satreskrim akhirnya berhasil meringkus...

Hari Raya Idul Adha Dua Ribu Umat Islam Salat Ied di Lapangan Khatib Sulaiman

Hari Raya Idul Adha Dua Ribu Umat Islam Salat Ied di Lapangan Khatib Sulaiman

...

Nota Kesepakatan KUA - PPAS Kota Padang Panjang Tahun 2020 Ditandatangani

Nota Kesepakatan KUA - PPAS Kota Padang Panjang Tahun 2020 Ditandatangani

PARIWARA - Pemerintah Kota Padang Panjang dan DPRD Kota Padang Panjang menandatangani nota kesepakatan tentang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media