Sunday, 18 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Ribuan Warga Kota Padang Sholat Ied di Lapangan Imam Bonjol

Rabu, 05 Juni 2019 - 21:57:04 WIB - 363
Ribuan Warga Kota Padang Sholat Ied di Lapangan Imam Bonjol
Warga sholat ied di lapangan imam bonjol, Rabu (5/6)


PADANG -- Ribuan warga Kota Padang Rabu (5/6/2019) ke Lapangan Imam Bonjol Padang untuk menunaikan ibadah sunah sholat Idulfitri hari pertama.

Bertindak sebagai khotib dan imam sholat Id, prof Duski Samad Ketua MUI Kota Padang dan Dosen UIN Imam Bonjol.

Dalam ceramahnya, Ketua MUI Padang, Prof Duski Samad mengatakan Taqwa sebagai capaian Ramadhan mestilah diwujudkan dalam semua bidang kehidupan. Visi kota Padang sebagai kota religius, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata adalah komitmen bersama menjadikan kota dan warganya sejahtera lahir dan bathin.

Masyarakatnya taat beragama, terdidik, kuat ekonominya dengan hidup bahagia itulah yang disebut baldatun thayyibatun warabun ghafur.

Dikatakannya, visi, misi, program dan orientasi RPJMD yang lahir dari tekad kepemimpinan dalam memenuhi kebutuhan warga adalah sekaligus cita-cita luhur semua warga kota. Potensi sumber daya insani, realitas budaya sosial keagamaan dan kemasyarakatan telah mewariskan tatanan kehidupan beradat, beragama.

"Ini semua merupakan modal sosial yang dapat dijadikan spirit percepatan dan sekaligus sebagai katup pengaman gesekan dari perubahan sosial yang begitu deras dan mendasar," sebut Guru Besar UIN Imam Bonjol.

Lebih lanjut Duski Samad, kinerja kolektif pimpinan kota dan warganya sangat diperlukan dalam mencapai visi kota Padang.

Pemimpin dan warganya sejatinya akan terus berikhtiar dan kerja keras dalam mewujudkan visi religius (ketaqwaan) melalui pembangunan kota masyarakat metropolis.

"Metropolis itu sebangun artinya dengan madani, maju, moderen, beradat dan berperadaban," sebut Prof Duski Samad yang juga ketua MUI Padang.

Ada lima prinsip dasar dalam mewujudkan warga kota yang metropolis.

Pertama, metropolis beragama (hifzu Al-Diin) yang merupakan hak dasar paling awal kepastian dalam beraqidah. Ini merupakan kebutuhan yang harus dijaga, dilindungi dan dikembangkan. Menjaga martabat dan harga diri sebagai tegak dan jalannya agama dalam semua sistem kehidupan warga kosmopolitan.

Agama adalah frame dan ruh semua sisi kehidupan. Iman dan taqwa adalah komitmen setiap insan jauh sebelum ia diciptakan. Alastu berabbikum, qalu bala syahidna (QS:7:172).

Agama adalah fitrah dasar yang tak dapat ditolak oleh siapapun. Agama adalah norma, ajaran, pemahaman dan sikap yang harus ada pada semua warga termasuk aparatnya. Negara menjamin kehidupan beragama yang berdasar pada nilai nilai ketaqwaan. "Oleh karena itu komunis musuh utama warga kota Padang karena komunis tidak beragama," jelas Duski Samad.

Kedua, metropolis berkemanusiaan-hifzu nafs merupakan hak dasar yang hendak diwujudkan islam adalah menerima, menghargai dan menjamin hak hak hidup setiap orang. Islam melarang keras san mengutuk pembunuhan dalam bentuk apapun. Membunuh satu orang sama azabnya membunuh umat sejagad.

"Perlindungan nyawa, martabat dan hak kemanusiaan adalah menjadi oerhatian utama Islam. Menzolimi siapapun dengan alasan yang dibenarjan syarii adalah dosa besar," tegas guru besar UIN IB ini.

Ketiga, metropolis berkecerdasan-hifzu Aqal, maksudnya adalah tingginya kemajyan berfimur, budaya dan peradaban. Pendidikan yang mebcerahkan hati, mencerdaskan pikiran serta memahirkan keterampilan adalah hak dasar tujuan adanya syariat.

Pendidikan maju, budaya bermartabat dengan peradaban mulia adalah visi utama penciptaan manusia sebagai khalifah.

Keempat, metropolis dalam keluarga-hifzul nasal yakni terbangunnya keluarga bahagia, sakinah, mawadah.

"Hidup berkeluarga adalah sunnatullah yang wajib adanya yang tidak boleh dilawan dan diingkari," sebut Duski seraya melanjutkan suami adalah pihak yang bertanggungjawab terhadap kebaikan keluarganya.

"Metropolis untuk sejahtera. Ini merupakan tugas kolektif membangun kehidupan sejahtera melalui dukungan ekonomi yang kuat dari perwujudan visi religius itu sendiri," kata Duski. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kisah Perjuangan Bapak Sepuluh Anak Mengais Rezeki dari Merah Putih

Kisah Perjuangan Bapak Sepuluh Anak Mengais Rezeki dari Merah Putih

FEATURE - Menjelang perayaan HUT RI biasanya banyak kita temui para pedagang atribut bendera musiman di pinggir jalan....

Diduga Depresi, Seorang Pria di Agam Ditemukan Tewas Tergantung

Diduga Depresi, Seorang Pria di Agam Ditemukan Tewas Tergantung

AGAM - Diduga depresi, warga Jorong Padang Galanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi...

Begini Persiapan Pelantikan 45 Anggota DPRD Padang

Begini Persiapan Pelantikan 45 Anggota DPRD Padang

PADANG -- Sebanyak 45 anggota DPRD Padang terpilih periode 2019-2024, bakal dilantik dalam waktu dekat. Pelantikan...

Buya Syamsul Bahri Khatib: Idul Adha 1440 H sebagai Momentum Merajut Ukhuwah

Buya Syamsul Bahri Khatib: Idul Adha 1440 H sebagai Momentum Merajut Ukhuwah

PADANG -- Mantan Ketum MUI Sumbar, Prof. Buya Syamsul Bahri Khatib mengungkapkan umat Islam menjadikan Hari Raya Idul...

Hebat, ACT Launching Humanity School di Acara Syukuran Qurban

Hebat, ACT Launching Humanity School di Acara Syukuran Qurban

PADANG -- Organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sumatera Barat mendirikan sekolah gratis Humanity...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media